----- Original Message -----
Sent: Friday, July 22, 2005 9:29 AM
Subject: e-ketawa :-) Kisah Sedih di
Malam Pertama PAC
Kisah Sedih
di Malam Pertama PAC
Hari ini adalah hari pernikahan PAC dengan Koko (samaran aja kok bukan
beneran !), dua sejoli dari sebuah dusun. Dua sejoli ini sama - sama gak tahu
yang harus dilakukan pada malam pertama.
Jadi pada malam pertama mereka
tidak diisi dengan "adegan-adegan" yahut, mereka hanya tidur bareng aja.
Esoknya ayah PAC bertanya, "Gimana, PAC ? asyikkan malam
pertamanya?"
Si PAC menjawab polos, "Biasa aja kok Pak ! kita kan hanya
tiduran biasa."
Ayah PAC heran, "Lho jadi kalian nggak gitu - gitu ?"
"Gitu - gitu gimana to Pak ?", tanya PAC
Dengan bijaksana Ayah
PAC menjelaskan, "Gini lho Tole ! kalo malam dalam rumah tangga, kamu
diwajibkan untuk berhubungan intim dengan istri. Caranya 'adek' kamu
dimasukkin ke 'itu' nya istrimu !"
Mendapat penjelasan dari Ayahnya,
PAC langsung mempraktekkan pada malam harinya.
Esoknya Ayah PAC kembali
bertanya, "Gimana ? Asyikkan ?"
Si PAC menjawab dengan polos juga, "Asyik
gimana, kan cuma dimasukin doang !"
Ayah PAC heran lagi, "Cuma dimasukin ?
gak dikeluarin ?"
"Lho gimana to, Pak? katanya dimasukkin kok disuruh
dikeluarin ?", tanya PAC
Dengan bijaksana Ayah PAC memberi
solusi
"Gini aja, Le! nanti malam Bapak ada diluar deket kamar kamu!
Bapak akan bawa kenthongan, nanti kalo kamu denger suara THUNG itu tandanya
dimasukin, kalo denger suara THUNG lagi itu tandanya ditarik ! ok ! "
"Oke deh, Pak ", jawab PAC
Malamnya Ayah PAC sudah bersiap di
luar rumah dekat kamar PAC dan Koko dengan kenthongannya. Si PAC pun udah
bersiap diri.
Pada saat yang tepat Ayah PAC membunyikan 1 bunyi
kenthongan THUNG, mendapat tanda itu si PAC langsung memulai tugasnya untuk
"masuk". Beberapa detik kemudian terdengar suara THUNG lagi, dan PAC langsung
"ditarik". Beberapa detik kemudian terdengar suara THUNG lagi, dan PAC
langsung "masuk", begitu seterusnya hingga suara kenthongan menjadi lebih
cepat dengan tempo sedang
"THUNG...THUNG ...THUNG ...THUNG THUNG...
THUNG... THUNG... THUNG"
PACpun mengikuti irama dan akhirnnya PAC dan
istrinya pun mendapatkan makna yang sesungguh tentang malam
pertama
Tanpa diduga datang segerombolan petugas rondha yang sama -
sama membunyikan kenthongan dengan tempo yang cepat. Suara kenthongan itu
bersatu dengan suara kenthongan Ayah PAC, sehingga tempo dari suara kenthongan
menjadi secepat tempo lagunya Metallica. Tempo inipun diikuti PAC
THAK
THUNG THUNG THUNG TERRR THAK THUNG THUNG THUNG TERRR THAK THUNG THUNG THUNG
TERRR THUNG THUNG THUNG THUNG THUNG THAK THUNG THUNG THUNG TERRR THUNG THUNG
THUNG THUNG THUNG THAK TERRRR THUNG THUNG THUNG THUNG THUTNG THUTNG THUNG
THUNG THUNG THUNG GLERRR
"BAAAAAAAAPPPPPPPAAAAAAAAAKKKKKKKKKKKK................ !!!!
", jerit
PAC
+mohon maaf jika ada kesalahan
nama, ejaan, pangkat, jabatan, titel, lokasi dan peristiwa+