lawan dess masa' takut ama PAC...hehehehe..
"Desy R. Pratiwi" <[EMAIL PROTECTED]> on 05/08/2005 05:02:04 AM Please respond to [email protected] To: [email protected] cc: (bcc: FinalAss'y-Material CD-ROM/MKI) Subject: Re: e-ketawa :-) Ayo Lawan Aborsi !!!! prasaan om PAC sentimen mulu ama desy... ntar tak bilangin lo... On 8/5/05, PAC16 <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > sengaja > > > *From: *"Nugroho, Eko Sasmito" <[EMAIL PROTECTED]> > *Reply-To: [EMAIL PROTECTED] > *Date: *Fri, 5 Aug 2005 10:45:08 +0700 > *To: *<[email protected]> > *Subject: *RE: e-ketawa :-) Ayo Lawan Aborsi !!!! > > > Des , > Firman keburu take off dech ..... > Kamu sich gak nongol2 ..... > sebentar lagi sampai SBY tuh ..... > > -----Original Message----- > *From:* [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Behalf Of *Desy R. Pratiwi > *Sent:* Friday, August 05, 2005 10:43 AM > *To:* [email protected] > *Subject:* Re: e-ketawa :-) Ayo Lawan Aborsi !!!! > > setujuuuuuu !!! > > Desy, > takut... > > > On 8/5/05, *Yvonne Graciella .O.* <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > Ayo Lawan Aborsi!!!! > > Berikut ini adalah gambaran mengenai apa yang terjadi didalam suatu > proses aborsi: > > Pada kehamilan muda (dibawah 1 bulan) > Pada kehamilan muda, dimana usia janin masih sangat kecil, aborsi > dilakukan dengan cara menggunakan alat penghisap (suction). Sang anak > yang masih sangat lembut langsung terhisap dan hancur berantakan. Saat > dikeluarkan, dapat dilihat cairan merah berupa gumpalan-gumpalan darah > dari janin yang baru dibunuh tersebut. > > > Pada kehamilan lebih lanjut (1-3 bulan) > Pada tahap ini, dimana janin baru berusia sekitar beberapa minggu, > bagian-bagian tubuhnya mulai terbentuk. Aborsi dilakukan dengan cara > menusuk anak tersebut kemudian bagian-bagian tubuhnya dipotong-potong > dengan menggunakan > semacam tang khusus untuk aborsi (cunam abortus). Anak dalam kandungan > itu diraih dengan menggunakan tang tersebut, dengan cara menusuk bagian > manapun yang bisa tercapai. Bisa lambung, pinggang, bahu atau leher. > Kemudian setelah > ditusuk, dihancurkan bagian-bagian tubuhnya. Tulang-tulangnya di > remukkan dan seluruh bagian tubuhnya disobek-sobek menjadi bagian > kecil-kecil agar mudah dikeluarkan dari kandungan. > > Dalam klinik aborsi, bisa dilihat potongan-potongan bayi yang > dihancurkan ini. Ada potongan tangan, potongan kaki, potongan kepala dan > bagian-bagian tubuh lain yang mungil. Anak tak berdosa yang masih > sedemikian kecil telah dibunuh dengan cara yang paling mengerikan. > > Aborsi pada kehamilan lanjutan (3 sampai 6 bulan) > Pada tahap ini, bayi sudah semakin besar dan bagian-bagian tubuhnya > sudah terlihat jelas. Jantungnya sudah berdetak, tangannya sudah bisa > menggenggam. Tubuhnya sudah bisa merasakan sakit, karena jaringan > syarafnya sudah terbentuk > dengan baik. > > Aborsi dilakukan dengan terlebih dahulu membunuh bayi ini sebelum > dikeluarkan. Pertama, diberikan suntikan maut (saline) yang langsung > dimasukkan kedalam ketuban bayi. Cairan ini akan membakar kulit bayi > tersebut secara perlahan-lahan, menyesakkan pernafasannya dan akhirnya > setelah menderita selama berjam-jam sampai satu hari bayi itu > akhirnya meninggal. Selama proses ini dilakukan, bayi akan berontak, > mencoba berteriak dan jantungnya berdetak > keras. Aborsi bukan saja merupakan pembunuhan, tetapi pembunuhan secara > amat keji. Setiap wanita harus sadar mengenai hal ini. > > Aborsi pada kehamilan besar (6 sampai 9 bulan) > Pada tahap ini, bayi sudah sangat jelas terbentuk. Wajahnya sudah > kelihatan, termasuk mata, hidung, bibir dan telinganya yang mungil. > Jari-jarinya juga sudah menjadi lebih jelas dan otaknya sudah berfungsi > baik. Untuk kasus seperti ini, proses aborsi dilakukan dengan cara > mengeluarkan bayi tersebut hidup-hidup, kemudian dibunuh. Cara > membunuhnya mudah saja, biasanya langsung dilemparkan ke tempat sampah, > ditenggelamkan kedalam air atau dipukul kepalanya hingga pecah. Sehingga > tangisannya berhenti dan pekerjaan aborsi itu selesai. Selesai dengan > tuntas hanya saja darah bayi itu yang akan mengingatkan orang-orang yang > terlibat didalam aborsi ini bahwa pembunuhan keji > telah terjadi. > > Semua proses ini seringkali tidak disadari oleh para wanita calon ibu > yang melakukan aborsi. Mereka merasa bahwa aborsi itu cepat dan tidak > sakit, mereka tidak sadar karena dibawah pengaruh obat bius. Mereka bisa > segera pulang tidak lama setelah aborsi dilakukan. > > Benar, bagi sang wanita, proses aborsi cepat dan tidak sakit. Tapi bagi > bayi, itu adalah proses yang sangat mengerikan, menyakitkan, dan > benar-benar tidak manusiawi. Kematian bayi yang tidak berdosa itu tidak > disaksikan > oleh sang calon ibu. Seorang wanita yang kelak menjadi ibu yang > seharusnya memeluk dan menggendong bayinya, telah menjadi algojo bagi > anaknya sendiri. > > sluurrrrrpppppppp ;-P~~~~~~~~~~~O)) Mau tebakan sama temannya? Ketik TTH Kirim ke 3911 - IM3, Mentari, Matrix, ProXL, Telkom Fleksi Rp. 1000,-/SMS Ketawa dot Com - http://ketawa.com/ CV Global Intermedia - http://www.g-im.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/e-ketawa/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/prasaan om PAC sentimen mulu ama desy... ntar tak bilangin lo...
On 8/5/05, PAC16 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
sengaja
From: "Nugroho, Eko Sasmito" <[EMAIL PROTECTED] >
Reply-To: [email protected]
Date: Fri, 5 Aug 2005 10:45:08 +0700
To: <[email protected]>
Subject: RE: e-ketawa :-) Ayo Lawan Aborsi !!!!
Des ,
Firman keburu take off dech .....
Kamu sich gak nongol2 .....
sebentar lagi sampai SBY tuh .....
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]]On Behalf Of Desy R. Pratiwi
Sent: Friday, August 05, 2005 10:43 AM
To: [email protected]
Subject: Re: e-ketawa :-) Ayo Lawan Aborsi !!!!
setujuuuuuu !!!
Desy,
takut...
On 8/5/05, Yvonne Graciella .O. <[EMAIL PROTECTED] > wrote:
Ayo Lawan Aborsi!!!!
Berikut ini adalah gambaran mengenai apa yang terjadi didalam suatu
proses aborsi:
Pada kehamilan muda (dibawah 1 bulan)
Pada kehamilan muda, dimana usia janin masih sangat kecil, aborsi
dilakukan dengan cara menggunakan alat penghisap (suction). Sang anak
yang masih sangat lembut langsung terhisap dan hancur berantakan. Saat
dikeluarkan, dapat dilihat cairan merah berupa gumpalan-gumpalan darah
dari janin yang baru dibunuh tersebut.
Pada kehamilan lebih lanjut (1-3 bulan)
Pada tahap ini, dimana janin baru berusia sekitar beberapa minggu,
bagian-bagian tubuhnya mulai terbentuk. Aborsi dilakukan dengan cara
menusuk anak tersebut kemudian bagian-bagian tubuhnya dipotong-potong
dengan menggunakan
semacam tang khusus untuk aborsi (cunam abortus). Anak dalam kandungan
itu diraih dengan menggunakan tang tersebut, dengan cara menusuk bagian
manapun yang bisa tercapai. Bisa lambung, pinggang, bahu atau leher.
Kemudian setelah
ditusuk, dihancurkan bagian-bagian tubuhnya. Tulang-tulangnya di
remukkan dan seluruh bagian tubuhnya disobek-sobek menjadi bagian
kecil-kecil agar mudah dikeluarkan dari kandungan.
Dalam klinik aborsi, bisa dilihat potongan-potongan bayi yang
dihancurkan ini. Ada potongan tangan, potongan kaki, potongan kepala dan
bagian-bagian tubuh lain yang mungil. Anak tak berdosa yang masih
sedemikian kecil telah dibunuh dengan cara yang paling mengerikan.
Aborsi pada kehamilan lanjutan (3 sampai 6 bulan)
Pada tahap ini, bayi sudah semakin besar dan bagian-bagian tubuhnya
sudah terlihat jelas. Jantungnya sudah berdetak, tangannya sudah bisa
menggenggam. Tubuhnya sudah bisa merasakan sakit, karena jaringan
syarafnya sudah terbentuk
dengan baik.
Aborsi dilakukan dengan terlebih dahulu membunuh bayi ini sebelum
dikeluarkan. Pertama, diberikan suntikan maut (saline) yang langsung
dimasukkan kedalam ketuban bayi. Cairan ini akan membakar kulit bayi
tersebut secara perlahan-lahan, menyesakkan pernafasannya dan akhirnya
setelah menderita selama berjam-jam sampai satu hari bayi itu
akhirnya meninggal. Selama proses ini dilakukan, bayi akan berontak,
mencoba berteriak dan jantungnya berdetak
keras. Aborsi bukan saja merupakan pembunuhan, tetapi pembunuhan secara
amat keji. Setiap wanita harus sadar mengenai hal ini.
Aborsi pada kehamilan besar (6 sampai 9 bulan)
Pada tahap ini, bayi sudah sangat jelas terbentuk. Wajahnya sudah
kelihatan, termasuk mata, hidung, bibir dan telinganya yang mungil.
Jari-jarinya juga sudah menjadi lebih jelas dan otaknya sudah berfungsi
baik. Untuk kasus seperti ini, proses aborsi dilakukan dengan cara
mengeluarkan bayi tersebut hidup-hidup, kemudian dibunuh. Cara
membunuhnya mudah saja, biasanya langsung dilemparkan ke tempat sampah,
ditenggelamkan kedalam air atau dipukul kepalanya hingga pecah. Sehingga
tangisannya berhenti dan pekerjaan aborsi itu selesai. Selesai dengan
tuntas hanya saja darah bayi itu yang akan mengingatkan orang-orang yang
terlibat didalam aborsi ini bahwa pembunuhan keji
telah terjadi.
Semua proses ini seringkali tidak disadari oleh para wanita calon ibu
yang melakukan aborsi. Mereka merasa bahwa aborsi itu cepat dan tidak
sakit, mereka tidak sadar karena dibawah pengaruh obat bius. Mereka bisa
segera pulang tidak lama setelah aborsi dilakukan.
Benar, bagi sang wanita, proses aborsi cepat dan tidak sakit. Tapi bagi
bayi, itu adalah proses yang sangat mengerikan, menyakitkan, dan
benar-benar tidak manusiawi. Kematian bayi yang tidak berdosa itu tidak
disaksikan
oleh sang calon ibu. Seorang wanita yang kelak menjadi ibu yang
seharusnya memeluk dan menggendong bayinya, telah menjadi algojo bagi
anaknya sendiri.
