mama vi2n , ryan aja ya yg gantiin uncle nya vi2n boleh ga^_^
Asiatex Secretary - asgsecr <[EMAIL PROTECTED]> on 23/08/2005 06:53:33 AM Please respond to [email protected] To: "'[email protected]'" <[email protected]> cc: (bcc: FinalAss'y-Material CD-ROM/MKI) Subject: RE: e-ketawa :-) Fwd: kisah sebuah meja kayu Hi anakku, kemana aja Mamah kangen nich........baik-baik aja kan??? Sudah punya pengganti uncle yang hilang belum nak??? Klw belum nanti Mamah cariin yah.... Cium manis dari MAMAH...Muach muach muach..... -----Original Message----- From: vi2n [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, August 23, 2005 12:23 PM To: [email protected] Subject: e-ketawa :-) Fwd: kisah sebuah meja kayu > > > > Subject: kisah sebuah meja kayu > > > > > > > > > > > > Meja Kayu > > > > > > > > Suatu ketika, ada seorang kakek yang harus tinggal dengan anaknya. > > Selain > > > > itu, tinggal pula menantu, dan anak mereka yang berusia 6 tahun. > Tangan > > > > orangtua ini begitu rapuh, dan sering bergerak tak menentu. > > > > Penglihatannya > > > > buram, dan cara berjalannya pun ringkih. Keluarga itu biasa makan > > bersama > > > > di ruang makan. Namun, sang orangtua yang pikun ini sering > mengacaukan > > > > segalanya. Tangannya yang bergetar dan mata yang rabun, membuatnya > > susah > > > > untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah. Saat > si > > > > kakek meraih gelas, segera saja susu itu tumpah membasahi taplak. > > > > > > > > Anak dan menantunya pun menjadi gusar. Mereka merasa direpotkan > dengan > > > > semua ini. "Kita harus lakukan sesuatu, " ujar sang suami. "Aku sudah > > > > bosan membereskan semuanya untuk pak tua ini." Lalu, kedua > suami-istri > > > > ini > > > > pun membuatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan. Disana, sang kakek > > > > akan > > > > duduk untuk makan sendirian, saat semuanya menyantap makanan. Karena > > > > sering memecahkan piring, keduanya juga memberikan mangkuk kayu untuk > > si > > > > kakek. > > > > > > > > Sering, saat keluarga itu sibuk dengan makan malam mereka, terdengar > > isak > > > > sedih dari sudut ruangan. Ada airmata yang tampak mengalir dari gurat > > > > keriput si kakek. Namun, kata yang keluar dari suami-istri ini selalu > > > > omelan agar ia tak menjatuhkan makanan lagi. Anak mereka yang berusia > 6 > > > > tahun memandangi semua dalam diam. > > > > > > > > Suatu malam, sebelum tidur, sang ayah memperhatikan anaknya yang > sedang > > > > memainkan mainan kayu. Dengan lembut ditanyalah anak itu. "Kamu > sedang > > > > membuat apa?". Anaknya menjawab, "Aku sedang membuat meja kayu buat > > ayah > > > > dan ibu untuk makan saatku besar nanti. Nanti, akan kuletakkan di > sudut > > > > itu, dekat tempat kakek biasa makan." Anak itu tersenyum dan > > melanjutkan > > > > pekerjaannya. > > > > > > > > Jawaban itu membuat kedua orangtuanya begitu sedih dan terpukul. > Mereka > > > > tak mampu berkata-kata lagi. Lalu, airmatapun mulai bergulir dari > kedua > > > > pipi mereka. Walau tak ada kata-kata yang terucap, kedua orangtua ini > > > > mengerti, ada sesuatu yang harus diperbaiki. Malam itu, mereka > menuntun > > > > tangan si kakek untuk kembali makan bersama di meja makan. Tak ada > lagi > > > > omelan yang keluar saat ada piring yang jatuh, makanan yang tumpah > atau > > > > taplak yang ternoda. Kini, mereka bisa makan bersama lagi di meja > > utama. > > > > > > > > ~Author Unknown > > > > > > > > *** > > > > > > > > Teman, anak-anak adalah persepsi dari kita. Mata mereka akan selalu > > > > mengamati, telinga mereka akan selalu menyimak, dan pikiran mereka > akan > > > > selalu mencerna setiap hal yang kita lakukan. Mereka ada peniru. Jika > > > > mereka melihat kita memperlakukan orang lain dengan sopan, hal itu > pula > > > > yang akan dilakukan oleh mereka saat dewasa kelak. Orangtua yang > bijak, > > > > akan selalu menyadari, setiap "bangunan jiwa" yang disusun, adalah > > > > pondasi > > > > yang kekal buat masa depan anak-anak. > > > > > > > > Mari, susunlah bangunan itu dengan bijak. Untuk anak-anak kita, untuk > > > > masa > > > > depan kita, untuk semuanya. Sebab, untuk mereka lah kita akan selalu > > > > belajar, bahwa berbuat baik pada orang lain, adalah sama halnya > dengan > > > > tabungan masa depan. > > > > > > > > Terima kasih telah membaca, hope you are well and please do take > care. > > > > > > > > > > > > > > > > > > sluurrrrrpppppppp ;-P~~~~~~~~~~~O)) Mau tebakan sama temannya? Ketik TTH Kirim ke 3911 - IM3, Mentari, Matrix, ProXL, Telkom Fleksi Rp. 1000,-/SMS Ketawa dot Com - http://ketawa.com/ CV Global Intermedia - http://www.g-im.com/ Yahoo! Groups Links sluurrrrrpppppppp ;-P~~~~~~~~~~~O)) Mau tebakan sama temannya? Ketik TTH Kirim ke 3911 - IM3, Mentari, Matrix, ProXL, Telkom Fleksi Rp. 1000,-/SMS Ketawa dot Com - http://ketawa.com/ CV Global Intermedia - http://www.g-im.com/ Yahoo! Groups Links ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/vbOolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> sluurrrrrpppppppp ;-P~~~~~~~~~~~O)) Mau tebakan sama temannya? Ketik TTH Kirim ke 3911 - IM3, Mentari, Matrix, ProXL, Telkom Fleksi Rp. 1000,-/SMS Ketawa dot Com - http://ketawa.com/ CV Global Intermedia - http://www.g-im.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/e-ketawa/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
