|
Konsultasi: Istri Perawan
Terus
Oleh: dr. Sylvia Detri Elvira dari Klinik Edelweis,
RSCM.
Kasus:
"Mohon bantuanya untuk
permasalahan berikut: Saya seorang pria umur 30 tahun sudah
menikah sejak Desember 2003, istri saya umur 30 tahun dan
telah dikarunia seorang anak tanggal 14 November 2004. Yang
jadi permasalahan kami adalah sejak kami menikah sampai
dengan sekarang dalam berhubungan intim sepertinya penis
saya belum sampai masuk ke vagina istri saya. Bahkan sampai
sekarang susah sekali masuknya, meskipun anak kami tersebut
sudah lahir secara normal. Istri saya selalu kesakitan sejak
pertama kami berhubungan sampai dengan sekarang, seolah-olah
alot sekali untuk ditembus. Istri selalu merapatkan pahanya
jika dilakukan penetrasi dan gampang sekali hilang cairan
lendirnya. Istri sangat merasakan kepuasan jika hanya
kemaluanya bergesekan dengan kemaluan saya bahkan
kadang-kadang bisa orgasme. Yang jadi permasalahan saya
kurang puas dengan permainan ini. Saat ini kami jarang
berhubungan karena kami terpisah jauh, saya di Padang, istri
di Jakarta bertemu sebulan sekali. Mohon informasinya pula
bagaimana cara berkonsultasi langsung apakah ada cabang di
Padang?
Terimakasih."
(Ponco)
Jawaban:
Pak
Ponco yth, problem yang dialami istri Bapak banyak pula
dialami oleh para istri yang lain. Ini merupakan salah
satu bentuk disfungsi seksual pada perempuan, yang disebut
sebagai VAGINISMUS (kontraksi atau mengkerutnya otot vagina
1/3 bagianluar pada saat penetrasi penis). Kondisi ini bisa
diobati, jadi mohon jangan sampai lelah berupaya
ya.
Penyebabnya ada dua macam, yaitu penyebab organik
(tumor, infeksi,dll) yang rasanya tidak dialami oleh istri
Bapak karena sudah melahirkan dengan selamat
(alhamdulillah), yang kedua yaitu penyebab psikologik,
bisa berasal dari istri sendiri (kepribadiannya, ada riwayat
yang tidak menyenangkan tentang seks atau pandangan yang
keliru tentang seks) atau berasal dari hubungan suami-istri
dalam arti komunikasi, kesesuaian, kekompakan. Jadi kita
harus cari dulu, pada istri Bapak kira-kira yang mana
penyebabnya.
Tetapi, apa pun penyebabnya, ada
beberapa tahapan yang bisa dilakukan: 1. latihan relaksasi,
untuk mendapatkan kondisi relax, santai, alpha state (bisa
minta bantuan psikiater di Padang), yang harus dilatih
setiap hari dan saat sebelum hubungan seks. 2. sensate
focus, yaitu saling memeluk, cium dan meraba antara suami
dan istri, tanpa harus dilanjutkan dengan penetrasi. Ini
bisa dilakukan 2 minggu atau lebih, nanti dievaluasi
kembali. Kalau di Jakarta, kami bisa sediakan juga alat
bantu dilator yang ukurannya bervariasi untuk latihan
bertahap. 3. Kalau perlu baru diberikan
obat.
Demikian jawaban saya, semoga
bermanfaat.
Anda bisa berkonsultasi seputar problem
seksual wanita dengan dr. Sylvia Detri Elvira dari Klinik
Edelweis, RSCM. Kirimkan persoalan lengkap melalui e-mail
ke: [EMAIL PROTECTED] Kami akan memberikan solusinya
untuk Anda.
Sumber : Kompas |