Title: Nature
 
Terima kasih yah puisinya....
kena banget dihati.......
oh.........rasanya ingin nangis saja....
kenapa susah sekali melupakan orang yang kita sayangi.......
kenapa aku masih mengharapkan kedatangannya atau
ketemu dengannya.....
cinta memang kejammmmmmmmmmmmmmmmmm
hiks hiks.....hiksss

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]On Behalf Of Ratih
Sent: Tuesday, September 06, 2005 1:34 PM
To: [email protected]
Subject: e-ketawa :-) Merisik Khabar

Merisik Khabar

Terombang-ambing ku kehampaan
Pedih dilambung ombak kerinduan
Di dalam tidur di dalam jaga
Diburu oleh mimpi yang serupa
Mengapa aku jadi tak menentu
Karenamu...

Ku menyusuri jalan berliku
Membiarkan hari-hari berlalu
Tiada salam tiada pesan
Memaksa diri untuk melupakan
Namun wajahmu bermain di mata ku
Tiap waktu...

Malam ku suram, siang ku kelam
Ku kegelisahan, mencari-cari
Kemana pergi, warna hidup ini
Bertanyakan berita, merisik khabar
Mendengar cerita, melaluinya
Kau kuhampiri, tiap hari
Di dalam angan, di dalam mimpi
Bersama luka dihati

Mengapa aku jadi tak menentu
Karena mu...



Ketawa dot Com - http://ketawa.com/



YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke