Kemaren sore jam 16.30 saya sedang menonton acara kontroversi  di TV7, ternyata disitu sedangmembahas ikan2 sekarang yang direndam formalin oleh para nelayan  kita, terutama nelayan muara angke.

Alasan mereka adalah supaya ikan mereka tetap terlihat  segar. Memang bentuk  ikannya jadi tidak berubah, tetapi departemen keiklanan, di TV telah  memperlihatkan bagaimana cara memilih ikan yang sudah diformalin atau  belom.

Ikan yang segar, matanya  merah (jangan hitam atau putih), baunya amis (kalo gak amis berartisudah direndam formalin),  dan dagingnya juga tidak benyek. Lalat juga tidak mau menempel pada ikan yang  diformalin. Bisa diperhatikan waktu mau membeli, kalau
disitu ada  lalat.

Sementara kemarin di TV,  kru TV7 menyamar menjadi nelayan yang ingin membeli formalin (semuanya memakai  kamera tersembunyi), ternyata mudah sekali mendapat formalin, untuk para  nelayan, ada yang memasoknya, dua botol aqua 600ml = Rp15.000,-.

Dan para nelayan menggunakan formalin itu semata2 karena  ingin pendapatanmereka berjalan terus.

Aaaaaaahhhhhh..... susahnya  jaman sekarang, kembali lagi ke pertanyaanbulan kemaren,  kita makan apa dong?

Ayam kena  flu burung, sapi (mad cow masih ada gak?), ikan diformalin,bahkan tahu-pun diformalin (ada di kompas bulan juni),  seafood lainnya kena merkuri, akhirnya kita tinggaltersisa buah dan sayur, itupun sudah banyak  menggunakan pupuk buatan yang
mengandung banyak kimia dan pestisida.

Ooooohh........  Indonesiaku..........


Ketawa dot Com - http://ketawa.com/



YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke