----- Original Message -----
Sent: Tuesday, September 06, 2005 4:41
PM
Subject: Re: e-ketawa :-) (Puisi of the
day) Perasaanku
Perasaan ku
Rasa itu kini telah hadir
bersemi subur bak kuntum di hari hujan
merekah seperti mawar di pagi hari
bertebar bak biji bijian terbuai oleh
angin
aku sang tunas berupaya tuk bangkit
menuju sang matahari , namun . .
. tampak
seraya bersembunyi di sebalik awan
engak tuk tampakkan diri, begitu letih
hingga ku tertahan tanpa sinar nya
membasuh ku
lahan ini pelahan juga mengering dan
panas
apakah pertanda ini telah kemarau
tapi aku ingin tumbuh dan berkembang
ku ingin madi sinarmu
ku ingin di beli sang bayu
namun kini ku hanya dengan segenap
persaan ku
menanti di antara ajal ku bila musim
telah berganti
----------------------------------------------------------------
Perasaan Ku
dalam kesedirian ku senyum mu hadir
bangkitkan rasa yang telah lama
pupus
gairahkan semangat yang telah lama
sirna
rasa itu kini membelenggu ku
membayangi di setiap alam sadarku
hingga terbawa di setiap mimpiku
hadirmu mengusik ku , menyiksaku
dan aku tak tahu ada apa dengan diriku
mengapa deru itu semakin menderu
dan gejolah ini semakin meriak
diri ini menatap mu dan membayang kan
mu
siapa diriku dan mengapa dirimu
era terus bergulir pupuk rasa ini
hingga tak mampu ku
membendungnya
kini persaan itu telah meluap
hari -hariku kini menantimu,
mengharap hadirmu dan sekedar senyum mu
dan . . . bisa bercengkrama
dengan mu
namun . . . tak ada rasa
itu terlontar
ketika hati ini telah bicara
seakan semua jadi mati dan kata itu
sirna
hanya tatapan ku dan rasa yang menderu
sesekalai kutatap mu hingga rasa
sinismu hadir
ku tahu kau tak suka akan kelakuan ku
namun . . . itu hanya ku
ingin tahu
mengapa ku dengan rasa ku yang selalu
membelengguku
namun tak kudapati itu
hanya nafsu ku yang sesekali bergejolak
kamu sangat seksi , sangat menarik
aura itu redup itu yang kudapati
ku ingin kau pakai topeng itu dan
kudapati tubuh mu
namun ku tahu rasa itu kan sirna bila
telah kurasa
dan semua telah berubah ohhh nafsu yang
selalu membelengguku
mengapa kau bersemi tatkala kuingin
sebuah cinta sejati
mampukan ku merubah rasa ini
dan biarbiarkan rasa liar ku bersemi