"Bermula Dari Sebuah
Hobi"
Ternyata sebuah hobi tidak hanya
membawa kesenangan bagi orang yang melakoninya, namun lebih dari itu ternyata
kalau ditekuni sebuah hobi bisa juga membawa keuntungan. Tengok saja usaha yang
telah dilakukan oleh H.Soewarso Pawaka dengan Warso Farm nya dengan kebun
duriannya yang besar dan lezat dan bisa digunakan sebagai proyek percontohan
ditempat lain.
Aslinya, Bapak Soewarso Pawaka
adalah seorang purnawirawan TNI yang hanya iseng-iseng saja ingin menyalurkan
hobi menanam pohon durian di kebunnya yang terletak di Desa Cihideung Kelurahan
Cipelang, Kecamatan Cijeruk - Kabupaten Bogor. Dari keisengan itu ternyata pohon
durian yang ditanam berbuah lebat dan mempunyai rasa yang lezat. Sejak saat
itulah niatan untuk mengembangkan kebun durian semakin kuat tertanam dalam hati
sanubari Pak Warso. Kebun seluas 14
hektare dikelola menjadi sebuah perkebunan dengan berbagai jenis tanaman
sekaligus juga tempat pembibitan berbagai varietas lainnya. Dari 14 hektare
tersebut hampir separonya ditanami dengan pohon durian yang sampai sekarang bisa
kita lihat hasilnya.
Kurang lebih 11
tahun sudah Warso Farm berdiri sejak pertama kali tempat ini dibuka untuk umum
pada tahun 1994.
Perkembangan yang pesat, sangat terlihat dalam pengelolaan
kebun durian ini. Dari mulai hanya beberapa pohon,
sekarang sudah menjadi ratusan pohon, kurang lebih pohon durian yang ada di
Warso Farm berjumlah 900 pohon. Dari 900 pohon tersebut terbagi dalam
beberapa jenis durian, yaitu : yaitu Duren Montong yang
berasal dari Kalimantan, Duren Cane yang berasal dari Thailand, Duren Simas yang
berasal dari Rancamaya, Duren Hepe yang berasal dari Bogor, Duren Petruk yang
berasal dari Jepara, Duren Bakul yang berasal dari Wonogiri, Duren Kanyo yang
berasal dari Thailand, Duren Lai yang berasal dari Kalimantan, Duren Sitokong,
Duren Sunan dan Duren Ajima.
Dari ke 19 jenis
Itupun juga masih tergantung
keadaaan cuaca, jika di bulan November-Desember anginnya terlalu kencang maka
buah yang dhasilkan pun bisa kurang dari 50 buah per pohon. Hal ini dikarenakan
proses pembuahan bunga-bunga yang merupakan cikal bakal buah durian banyak yang
rontok.. Atau juga karena hama penyakit lain seperti ulat penggerek, karat daun
juga menjadi momok tersendiri buat pohon durian. Tidak hanya mempengaruhi buah
yang dhasilkan, jika tidak ditangani sejak dini bisa membuat pohon durian mati.
Namun berkat pengalaman menangani kebun durian selama ini, Warso Farm sudah
mempunyai cara tersendiri untuk membasmi hama-hama tanaman tersebut.
Menanam pohon durian
bisa diibaratkan juga sebagai investasi jangka
panjang. Kenapa ? dimulai dari pembibitannya
yang memerlukan perawatan khusus agar kelak menghasilkan buah dengan kualitas
yang bagus. Setelah bji durian ditanam kedalam tanah selama 3 bulan kemudian
akan tumbuh benih sebesar pensil. Baru kemudian dilakukan okulasi dengan pohon induk durian montong
supaya lebih cepat berbuah. Setelah dilakukan okulasi,
kurang lebih 4 bulan lamanya kemudian ditanam dalam pot, baru setelah itu
dipindahkan dan ditanam ditanah. Dari sini kita mesti
menunggu paling cepat tiga tahun untuk melihat pohon-pohon yang kita tanam
menghasilkan buah. Kalau kita ingin mencoba menanam pohon durian dirumah
pihak pengelola menyediakan bibit-bibit unggul durian, dimana bibit durian
dengan umur 1 tahun dijual dengan harga Rp 75,000,-/
per pohon dan bibit durian yang sudah berumur dua tahun dijual dengan harga Rp
400,000,-./ per pohon.
Untuk sekedar
refreshing atau mencari suasanal lain kita bisa
mengunjungi tempat ini, yang letaknya tidak terlalu jauh dari Kota Bogor. Dari terminal bis
Baranangsiang
Karena terletak di daerah
perbukitan, udara disekitar perkebunan terasa sejuk. Apalagi ketika sudah
memasuki lokasi kebun dengan tanah yang berundak-undak, semakin menambah asyik
suasana saat berkunjung ke kebun durian ini. Ratusan pohon durian dengan
buahnya, ada yang masih kecil-kecil, ada juga yang siap panen. Lokasi perkebunan
terlihat rapi dan bersih sehingga tidak membuat bosan para pengunjung.
Hal ini menampakkan kalau
pengelola sangat memperhatikan kebersihan tempat ini. Kita bisa sepuas-puasnya
mengelilingi kebun durian, atau kalau ingin mencicipi durian montong yang lezat
bisa juga langsung beli ditempat dari pengelola. Walaupun menghasilkan buah yang
lumayan banyak khusunya untuk durian montong, belum tentu ketika kita berkunjung
kesana dapat merasakan kelezatan durian jenis ini yang langsung matang dari
pohon. Karena ketika durian montong jatuh dari pohon, biasanya sudah langsung
dipesan atau langsung dibeli oleh pengunjung yang saat itu datang. Jadi siapa
cepat dia dapat.
Pihak pengelola pun jeli melihat
peluang yang ada, karena semakin banyaknya pengunjung yang datang, maka
dibangunlah sebuah ruang pertemuan yang mempunyai kapasitas antara 100 - 150
orang, Balai Fatmi adalah ruang pertemuan yang terletak di depan lobbi utama.
Seperti kata Pak Yono,"Berbagai perusahaan ternama pernah menggunakan balai ini
untuk meeting,". Dengan keramahan petugas Warso Farm, lokasi kebun durian yang
luas dan bersih, keamanan pun cukup terjaga, bahkan pengunjung bebas masuk untuk
hari Sabtu-Minggu tanpa dipungut biaya tiket masuk, rasanya pantas kalau tempat
ini dijadikan salah satu alternatif wisata baik sendiri, keluarga ataupun
korporasi.
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]On Behalf Of wulan
Sent: Friday, December 30, 2005 2:17 PM
To: [email protected]
Subject: Re: e-ketawa :-) Photo SenyumWarso Farm yuks..
makan duren..
On 12/30/05, Adrian E. Jones <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Mau dianter kemana bunda... ?
* Segenap Kru e-Ketawa Mengucapkan *
SELAMAT NATAL DAN TAHUN BARU 2006
SEMOGA DAMAI DAN SEJAHTERA SELALU ADA PADA KITA SEMUA
Ketawa dot Com - http://ketawa.com/
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "e-ketawa" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
