bune ...
itu khan rencana gathering milist selanjutnya ....
kadung dah ....
posting ....................!!!!
 
 
Warso Farm

"Bermula Dari Sebuah Hobi"

Ternyata sebuah hobi tidak hanya membawa kesenangan bagi orang yang melakoninya, namun lebih dari itu ternyata kalau ditekuni sebuah hobi bisa juga membawa keuntungan. Tengok saja usaha yang telah dilakukan oleh H.Soewarso Pawaka dengan Warso Farm nya dengan kebun duriannya yang besar dan lezat dan bisa digunakan sebagai proyek percontohan ditempat lain.

Aslinya, Bapak Soewarso Pawaka adalah seorang purnawirawan TNI yang hanya iseng-iseng saja ingin menyalurkan hobi menanam pohon durian di kebunnya yang terletak di Desa Cihideung Kelurahan Cipelang, Kecamatan Cijeruk - Kabupaten Bogor. Dari keisengan itu ternyata pohon durian yang ditanam berbuah lebat dan mempunyai rasa yang lezat. Sejak saat itulah niatan untuk mengembangkan kebun durian semakin kuat tertanam dalam hati sanubari Pak Warso.  Kebun seluas 14 hektare dikelola menjadi sebuah perkebunan dengan berbagai jenis tanaman sekaligus juga tempat pembibitan berbagai varietas lainnya. Dari 14 hektare tersebut hampir separonya ditanami dengan pohon durian yang sampai sekarang bisa kita lihat hasilnya.

Kurang lebih 11 tahun sudah Warso Farm berdiri sejak pertama kali tempat ini dibuka untuk umum pada tahun 1994. Perkembangan yang pesat, sangat terlihat dalam pengelolaan kebun durian ini. Dari mulai hanya beberapa pohon, sekarang sudah menjadi ratusan pohon, kurang lebih pohon durian yang ada di Warso Farm berjumlah 900 pohon. Dari 900 pohon tersebut terbagi dalam beberapa jenis durian, yaitu : yaitu Duren Montong yang berasal dari Kalimantan, Duren Cane yang berasal dari Thailand, Duren Simas yang berasal dari Rancamaya, Duren Hepe yang berasal dari Bogor, Duren Petruk yang berasal dari Jepara, Duren Bakul yang berasal dari Wonogiri, Duren Kanyo yang berasal dari Thailand, Duren Lai yang berasal dari Kalimantan, Duren Sitokong, Duren Sunan dan Duren Ajima.

Dari ke 19 jenis duren tersebut yang paling lezat rasanya adalah durian montong."Rata-rata pengunjung yang datang kesini selalu menanyakan durian montong,"Kata Pak Yono salah seorang staff pegawai Warso Farm. Durian montong adalah durian dengan rasa yang paling manis dan lezat dibanding dengan jenis-jenis durianyang lain karena langsung jatuh dari pohon. Durian montong sendiri punya harga jual Rp 30,000,- sd Rp 35,000,- per kilogram. Sedangkan untuk masing-masing buah rata-rata mempunyai berat 4 kg. Jadi rata-rata harga jual per satu buah durian sekitar Rp 120,000,-,. Pohon-pohon tersebut sekali berbuah menghasilkan sekitar 15 buah per pohon pada saat tidak musim durian, dan menghasilkan buah sebanyak sekitar 50 buah per pohon pada saat musim durian. Musim durian biasanya jatuh pada bulan November-Desember. Jadi kalau datang ke lokasi ini sebaiknya pada bulan-bulan tersebut, bukan berarti di bulan lain tidak berbuah, tapi hanya berbuah lebih sedikit jika kita datang diluar bulan-bulan panen.

Itupun juga masih tergantung keadaaan cuaca, jika di bulan November-Desember anginnya terlalu kencang maka buah yang dhasilkan pun bisa kurang dari 50 buah per pohon. Hal ini dikarenakan proses pembuahan bunga-bunga yang merupakan cikal bakal buah durian banyak yang rontok.. Atau juga karena hama penyakit lain seperti ulat penggerek, karat daun juga menjadi momok tersendiri buat pohon durian. Tidak hanya mempengaruhi buah yang dhasilkan, jika tidak ditangani sejak dini bisa membuat pohon durian mati. Namun berkat pengalaman menangani kebun durian selama ini, Warso Farm sudah mempunyai cara tersendiri untuk membasmi hama-hama tanaman tersebut.

Menanam pohon durian bisa diibaratkan juga sebagai investasi jangka panjang. Kenapa ? dimulai dari pembibitannya yang memerlukan perawatan khusus agar kelak menghasilkan buah dengan kualitas yang bagus. Setelah bji durian ditanam kedalam tanah selama 3 bulan kemudian akan tumbuh benih sebesar pensil. Baru kemudian dilakukan okulasi dengan pohon induk durian montong supaya lebih cepat berbuah. Setelah dilakukan okulasi, kurang lebih 4 bulan lamanya kemudian ditanam dalam pot, baru setelah itu dipindahkan dan ditanam ditanah. Dari sini kita mesti menunggu paling cepat tiga tahun untuk melihat pohon-pohon yang kita tanam menghasilkan buah. Kalau kita ingin mencoba menanam pohon durian dirumah pihak pengelola menyediakan bibit-bibit unggul durian, dimana bibit durian dengan umur 1 tahun dijual dengan harga Rp 75,000,-/ per pohon dan bibit durian yang sudah berumur dua tahun dijual dengan harga Rp 400,000,-./ per pohon.

Untuk sekedar refreshing atau mencari suasanal lain kita bisa mengunjungi tempat ini, yang letaknya tidak terlalu jauh dari Kota Bogor. Dari terminal bis Baranangsiang Bogor ambil kearah Eka Lokasari Plaza-terus ikutin jalan kearah jembaan Cipaku. Tinggal beberapa kilometer lagi dari jembatan Cipaku anda akan mencapai lokasi Kebun Durian Warso Farm. Alternatif lain juga bisa dilakukan, kalau dari tol Jagorawi keluar pintu tol Ciawi yang kearah Sukabumi. Kemudian lurus terus sampai nanti ketem Pasar Caringin, lalu belok kanan ambil arah Maseng. Kurang lebih 7 km dari Maseng, tinggal ikutin jalan terus nanti akan ketemu Warso Farm.

Karena terletak di daerah perbukitan, udara disekitar perkebunan terasa sejuk. Apalagi ketika sudah memasuki lokasi kebun dengan tanah yang berundak-undak, semakin menambah asyik suasana saat berkunjung ke kebun durian ini. Ratusan pohon durian dengan buahnya, ada yang masih kecil-kecil, ada juga yang siap panen. Lokasi perkebunan terlihat rapi dan bersih sehingga tidak membuat bosan para pengunjung. Hal ini menampakkan kalau pengelola sangat memperhatikan kebersihan tempat ini. Kita bisa sepuas-puasnya mengelilingi kebun durian, atau kalau ingin mencicipi durian montong yang lezat bisa juga langsung beli ditempat dari pengelola. Walaupun menghasilkan buah yang lumayan banyak khusunya untuk durian montong, belum tentu ketika kita berkunjung kesana dapat merasakan kelezatan durian jenis ini yang langsung matang dari pohon. Karena ketika durian montong jatuh dari pohon, biasanya sudah langsung dipesan atau langsung dibeli oleh pengunjung yang saat itu datang. Jadi siapa cepat dia dapat.

Pihak pengelola pun jeli melihat peluang yang ada, karena semakin banyaknya pengunjung yang datang, maka dibangunlah sebuah ruang pertemuan yang mempunyai kapasitas antara 100 - 150 orang, Balai Fatmi adalah ruang pertemuan yang terletak di depan lobbi utama. Seperti kata Pak Yono,"Berbagai perusahaan ternama pernah menggunakan balai ini untuk meeting,". Dengan keramahan petugas Warso Farm, lokasi kebun durian yang luas dan bersih, keamanan pun cukup terjaga, bahkan pengunjung bebas masuk untuk hari Sabtu-Minggu tanpa dipungut biaya tiket masuk, rasanya pantas kalau tempat ini dijadikan salah satu alternatif wisata baik sendiri, keluarga ataupun korporasi.

 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]On Behalf Of wulan
Sent: Friday, December 30, 2005 2:17 PM
To: [email protected]
Subject: Re: e-ketawa :-) Photo Senyum

Warso Farm yuks..
 
makan duren..
 
On 12/30/05, Adrian E. Jones <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mau dianter kemana bunda... ?




* Segenap Kru e-Ketawa Mengucapkan *

SELAMAT NATAL DAN TAHUN BARU 2006
SEMOGA DAMAI DAN SEJAHTERA SELALU ADA PADA KITA SEMUA

Ketawa dot Com - http://ketawa.com/




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke