>> MENCURI TANPA KETAHUAN >> >> Pada zaman dahulu kala, seorang raja ingin menikahkan putrinya dengan >> seorang pria yang layak. Sang raja lalu mengadakan sayembara bagi para >> pria yang mampu mencuri sesuatu dari dalam istananya yang dijaga >> ketat, tanpa ketahuan oleh siapa pun. Pemenangnya berhak untuk >> menikahi putrinya. >> >> Dalam kurun waktu yang ditentukan, banyak pemuda mengikuti sayembara >> ini dan menunjukkan kebolehannya. Mereka mengerahkan berbagai >> kelihaian dan kesaktian untuk menerobos penjagaan ketat di istana. >> >> Pada hari penentuan, para peserta dikumpulkan. Pemuda pertama >> dipanggil menghadap raja dan ditanya hasilnya, ia menjawab, "Saya >> mencuri batu rubi ini dan tak seorang pun di istana yang >> mengetahuinya." Raja menjawab, "Bukan kamu pemenangnya." >> >> Pemuda kedua maju, "Semalam saya mengambil kereta kencana dan >> membawanya keluar gerbang, para penjaga saya buat terlelap semua, tak >> ada yang melihat saya." Raja mempersilakan peserta itu duduk kembali. >> >> Dengan percaya diri, peserta berikutnya menghadap, "Ampun Paduka, >> sayalah yang mengambil mahkota Paduka dari kamar Paduka, dan seluruh >> barisan pertahanan istana tak ada yang menyadarinya." Raja menggeleng. >> >> Semua orang jadi bingung, karena masih saja belum ada yang dinyatakan >> sebagai pemenang. Akhirnya, seorang pemuda menghadap dengan tangan >> kosong dan berkata, "Saya tidak mendapatkan apa pun." Raja >> menjawab, "Mengapa?" Pemuda tersebut menjawab, "Sungguh tidak mungkin >> kita bisa mencuri tanpa ketahuan oleh siapa pun, karena setidaknya >> selalu ada satu orang yang mengetahuinya, yaitu diri kita sendiri." >> Raja pun tertawa lebar dan menyambut sang menantu barunya. >> >> Betapa damai dan membahagiakannya dunia kita ini, jika setiap orang >> mengindahkan suara hatinya. Pada dasarnya nurani setiap orang adalah >> bersih adanya. Di dalam hati kita, setidaknya selalu ada rasa "malu" >> untuk berbuat buruk dan rasa "takut" akan akibat berbuat buruk. Suara >> hati yang bersih adalah penjaga dunia sejati. Masalahnya, apakah kita >> memelihara dan mengindahkan suara hati kita atau tidak? >> >> Jadi, mencuri itu boleh-boleh saja kok, asal "tidak ada" yang tahu! >> >> Be happy! >> >
Milis e-ketawa : tempat orang2 keren yg NO SARU & NO SARA peace yo..!! Ketawa dot Com - http://ketawa.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/e-ketawa/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
