"ANARKISME PERSAMPAHAN"

Kalau berita di bawah ini betul berarti memang "higher
education center of excellence" yang ada di Bandung
ternyata tidak mampu melakukan "public waste
management and technology dissemination" walaupun Pak
Harto sudah lengser 8 tahun yang lalu. Dulu di tahun
1998 para pentolan2 "higher education center of
excellence" berkaok2 bahwa kalau Pak Harto sudah
lengser pasti semuanya akan lebih baik. Nah, gue yakin
satu hal tahun 1998 nggak ada "anarkisme persampahan"
di Bandung seperti yang terjadi saat ini. Tapi memang
asik bahwa "mental srimulat" memang nyata2 ada di
dalam masyarakat dan bukan hanya visual illusion di TV
saja :D



Warga Bandung Mulai Buang Sampah di Trotoar 
Selasa, 23 Mei 2006 05:32 WIB 
 
Penulis: Sugeng

BANDUNG--MIOL: Penumpukan sampah di Kota Bandung sudah
mencapai 550 ribu meter kubik. Perusahaan Daerah (PD)
Kebersihan Kota Bandung hingga Senin (22/5), belum
bisa membuang sampah ke Kampung Pasir Bajing, Desa
Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut,
karena penolakan warga sekitar. Warga Bandung membuang
sampah sampai ke trotoar.

"Pengangkutan sampah ke Pasirbajing yang seharusnya
dilakukan mulai Selasa (23/5) gagal lagi, karena masih
perlu koordinasi dengan warga setempat. Tempat yang
diperlukan untuk menampung sampah tidak bisa di
Pasirbajing saja, karena daya tampungnya hanya 18 ribu
meter kubik, padahal sampah yang bertumpuk sudah
mencapai 550 ribu meter kubik," papar Wali Kota
Bandung, Dada Rosada, usai menghadiri HUT Kodam
Siliwangi di Bandung, Senin.

Karenanya, pihaknya akan terus mencari

lokasi lain, baik di Kabupaten Garut, Bandung,
Purwakarta maupun Sumedang. Untuk sementara, dalam
jangka pendek ini sampah akan diangkut ke dua lokasi
sementara yakni di Pasirluyu, Buah Batu dan di
Cikutra, Cibeunying Kidul, untuk beberapa hari ke
depan.

Dada memastikan, setiap kali ada lokasi baru ditolak
oleh warga, pihaknya tidak akan memaksakan diri.
Sekalipun, sebenarnya Pangdam Siliwangi sudah
menyatakan kesediaannya mengawal truk-truk sampah.

Sementara itu, Bupati Garut Agus Supriyadi
mengungkapkan, penolakan warganya, bukan berarti tidak
boleh Pasirbajing dipergunakan sebagai TPA. Pihaknya
masih terus melakukan pembicaraan bersama warga dan
pemilik tanah, di antaranya masalah kompensasi.

"Warga meminta kompensasi berbentuk bantuan air
bersih, juga dana pembangunan, yang nilainya hanya
mereka yang tahu. Kami juga sudah menyediakan lahan
lain di Cijapati seluas 105 hektare untuk digunakan,"
lanjutnya.

Agus menambahkan, lokasi di perbatasan Kabuapten
Bandung dan Garut itu adalah tanah milik Pemkab Garut.
Area ini sangat memungkinkan untuk dijadikan TPA,
namun perlu penataan infrastruktur.

Seorang warga Pasirbajing, Ajip, 30, mengungkapkan,
penolakan sudah dilakukan warga langsung kepada
Gubernur Jabar, Wali Kota Bandung dan Pangdam III
Siliwangi, ketika meninjau lokasi, Minggu (21/5).

Warga sudah sepakat akan menghadang setiap truk sampah
dari Bandung yang masuk ke wilayah itu, meski ada uang
untuk mereka. Penolakan akan dilakukan oleh ratusan
warga asal empat kampung di sekitar Pasirbajing, yakni
Kampung Urug, Warung Peuteuy, Leuweung Tiis dan
Pasirbajing. Mereka mengkhawatirkan kejadian longsor
sampah, seperti di TPA Leuwigajah Cimahi, 2005.

Selain itu, mereka mengkhawatirkan pencemaran air dan
udara di wilayahnya.

Sementara itu, di Kota Bandung penumpukan tidak hanya
terjadi di tempat pembuangan sementara (TPS). Warga
yang sampahnya sudah tidak diangkut lagi, membuang
sampah secara sembarangan di pinggir jalan, juga di
tengah trotoar jalan.

Beberapa TPS yang masih menyimpan ratusan meter kubik
sampah di antaranya di Jl. Puter, di Stasiun Bandung,
Jl. Cicadas, JL. Cicendo, juga di Jl. Tamansari.

Pembuangan sampah secara sembarangan dilakukan warga
di Jl. Dago, Jl. Cihampelas, Jl. Astanaanyar, juga di
beberapa jalan utama lain. (SG/EM/OL-02).


Milis e-ketawa : tempat orang2 keren yg NO SARU & NO SARA

peace yo..!!

Ketawa dot Com - http://ketawa.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/e-ketawa/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




Kirim email ke