Luluhnya Karang Hati Lelaki

Oleh : Dede Farhan Aulawi

 

Lelaki....adalah lelaki....

Betapapun keras bagai karang...iapun tetap memiliki hati

Meski bukan hati paripurna yang terbungkus kafan suci

Suatu waktu tetap akan luluh oleh nurani

 

Betapapun gagahnya lelaki..., ia takluk oleh air mata wanita

Betapapun kerasnya lelaki..., ia tunduk oleh senyum manis wanita

Betapapun sulitnya lelaki..., ia luluh oleh perhatian dan ketulusan wanita Betapapun kuatnya lelaki...., ia lemah ketika bersimpuh di pangkuan bunda

 

Wahai sang surya yang menyinari pagi...

Pemberi kesegaran dan harapan di tengah sunyi

Jadilah engkau saksi bagi setiap lelaki

Karena lelaki tanpa wanita...bagai pagi gelap nan sunyi

 

Lelaki sering tenggelam dalam luasnya danau harapan

Tetapi lupa akan dupa penyangga perahu tua

Berkiprah dengan dayung - dayung alakadarnya

Menelusuri riak air nun jauh dari dermaga

Menuju harapan nan tak kunjung datang

Berlayar...berlabuh...berlayar...dan berlabuh kembali.... Itulah lelaki yang pantang menyerah... Menelusuri setiap jalan kehidupan dengan gagah... Bahkan sering berlari...terjatuh...terpelanting penuh dengan darah.... Dan sesekali tampak jelas luka - luka penuh nanah... Denyut derita dan rasa sakit tak pernah digubris... Bukan ia seolah tak menyayangi badannya.... Bukan ia tak peduli dengan kebutuhan istirahatnya.... Tapi karena dipundaknya penuh kerikil tanggung jawab Tuk mengibarkan bendera kebahagiaan...bagi kekasihnya Tuk mewujudkan impian dan harapan bagi orang yang dikasihinya... Dialah wanita yang sering dipujanya.... Dilah wanita yang selalu hadir dalam mimpinya.... Dialah wanita yang sering disebut dalam igauannya... Dialah wanita yang sering menentramkan hatinya.... Dialah wanita yang sering dirindu ketika jauh darinya.... Dialah wanita yang sering terpanjat dalam do'a - do'a malamnya....

 

Tataplah keriput garis matanya

Garis itu kan bersaksi tentang kesabaran...

Tentang perjuangan hidup, penderitaan dan pengorbanan serta maaf... Telusuri peta yang ada di wajahnya... Agar tak tersesat dalam membaca dan memberi penilaian Disanalah terletak sebuah kota bernama " keikhlasan " Setiap hari ia berjuang tak kenal henti... Berusaha menyusun kepingan kesabaran .. Dan mengumpulkan setiap bulir air mata menjadi " samudera maaf " Bagai drama kecil yang meluruhkan air mata pemirsa... Dengarlah dengan telinga batinmu..... Disanalah ada kepundan penuh kesunyian Berharap kehangatan yang enggan dipurnakan... Disanalah ia selalu menanti dengan kesetiaan....untukmu.... Ya...untukmu seorang...sebagai wanita terkasihnya... Satu harapku....semoga engkau bahagia slalu. Amien

 

 

 

 

__._,_.___

Milis e-ketawa : tempat orang2 keren yg NO SARU & NO SARA

peace yo..!!

Ketawa dot Com - http://ketawa.com/





YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke