Mbeli roti berhadiah karet gelang kok malah protes ...



  -----Original Message-----
  From: Grace Julianty [SMTP:[EMAIL PROTECTED]
  Sent: Tuesday, November 14, 2006 11:08 AM
  To: merry; hoslab
  Subject: Fw: Beware, product Breadtalk tidak aman dan tidak layak untuk 
dikonsumsi!

  ----- Original Message ----- 
  From: "christine leo" <[EMAIL PROTECTED]>
  To: <Undisclosed-Recipient:;>
  Sent: Tuesday, November 14, 2006 10:53 AM
  Subject: Fw: Beware, product Breadtalk tidak aman dan tidak layak untuk
  dikonsumsi!

  >
  >
  > ----- Original Message ----- 
  > From: <[EMAIL PROTECTED]>
  > Sent: Tuesday, November 14, 2006 10:36 AM
  > Subject: FW: Beware, product Breadtalk tidak aman dan tidak layak untuk
  > dikonsumsi!
  >
  >
  >
  >
  >
  > Saya ingin sharing pengalaman saya dengan Breadtalk.
  >
  > Pada hari Sabtu, 4 November 2006, seperti biasa setiap weekend saya
  > selalu membeli roti Breadtalk.
  > Kebetulan hari itu saya sedang di Mangga Dua Square, maka saya membeli
  > roti di Breadtalk cabang Mangga Dua Square.
  >
  > Struk nomor 10611040028, nama kasir Dessy, jam 11:22:26.
  > Salah satu roti yang saya beli adalah whole meal toast (roti tawar
  > gandum) seharga Rp 14.000,-.
  > Kebetulan anak saya (1th) sedang senang senangnya makan roti tawar.
  >
  > Setelah beberapa slice dimakan, pada hari Senin, tgl 6 November 2006
  > pagi, saya melihat di slice roti berikutnya mencuat sebuah potongan
  > karet gelang warna kuning!
  > Wah kagetnya bukan main.
  > Kalau ada karet gelang mencuat dari dalam roti dan itu di slice yang di
  > tengah tengah, berarti logikanya karet gelang itu masuk di dalam adonan
  > roti.
  > Bila cara membuat roti (terus terang saya tidak tau cara membuat
  > roti) harus menggunakan pemanggangan atau pemanasan, berarti bisa saja
  > ada bagian dari karet gelang itu yang mencair dan tercampur dalam adonan
  > roti. Dan bisa saja itu tercampur di bagian roti yang sudah termakan
  > oleh anak saya!!!
  >
  > Saya yang berusaha untuk selalu memberikan makanan terbaik untuk anak
  > saya, salah satunya dengan memilih Breadtalk dalam urusan roti malah
  > ternyata harus menelan kemarahan dan kekecewaan yang amat sangat.
  >
  > Pada hari Senin itu juga, sekitar jam 12 siang saya menelpon hotline
  > Breadtalk (0815 8838386).
  > Keluhan saya ditampung dan katanya akan disampaikan ke manager Breadtalk
  > Mangga Dua Square.
  > Tak lama setelah itu, manager Breadtalk Mangga Dua Square (saya lupa
  > namanya, kalau tidak salah Bp Rudi) menelpon saya. Kembali saya
  > menceritakan semuanya.
  > Sang manager hanya menanyakan alamat saya, katanya mau melihat rotinya
  > (saya masih menyimpan rotinya sampai sekarang) namun katanya mau cek
  > dulu dan diskusi dengan atasannya dan berjanji akan mem- follow up ke
  > saya lagi. Tidak ada kata maaf yang terlontar dari mulutnya sama sekali.
  >
  > Namun janji tinggal janji. Sekarang hari Kamis, tgl 9 November 2006,
  > tidak ada pernah sekalipun follow up dari pihak Breadtalk ke saya.
  >
  > Oleh karena itu saya sampai pada kesimpulan bahwa:
  > 1. Breadtalk tidak menjamin kebersihan dan keamanan dari produk makanan
  > yang dijualnya.
  > 2. Breadtalk tidak mempunyai Quality Control dan supervisi yang baik.
  > 3. Breadtalk tidak peduli dengan keluhan pelanggannya (mungkin karena
  > merasa sudah punya nama besar).
  >
  > Dan yang pasti: Product Breadtalk tidak layak dan tidak aman untuk
  > dikonsumsi!
  > Apabila di roti yang saya beli ada karet gelang, siapa yang bisa
  > menjamin di roti yang lain tidak ada karet gelang atau mungkin kecoa
  > atau steples atau kotoran atau benda benda yang lain yang tidak layak
  > makan?
  > Kita kan tidak mungkin kalau beli roti harus dicek dan dibelah2 terlebih
  > dulu untuk lihat dalamnya ada apa??
  >
  > Tujuan saya sharing disini adalah agar saya saja yang menjadi korban
  > Breadtalk. Jangan sampai ada teman teman lain (apalagi anak anak
  > nya) yang menjadi korban lagi. Lebih baik beli roti di bakery yang lain
  > saja.
  >
  > Mohon bantuannya semua untuk menyebarluaskan email saya ini.
  > Terutama bila ada yang tahu bagaimana menyampaikan hal ini kepada
  > Depkes, badan POM, YLKI, dan Johnny Andrean.
  >
  > Untuk foto roti nya apabila ada yang memerlukan bisa saya kirimkan via
  > japri ([EMAIL PROTECTED]). Sengaja saya menggunakan email kantor
  > supaya semua yakin bahwa ini adalah kejadian nyata, bukan hoax semata.
  >
  > Terima kasih.
  >
  > Regards,
  > Arman Tjandrawidjaja
  >
  >
  >
  >
  > To: [EMAIL PROTECTED]@Internet
  > cc: (bcc: Endang Sugiarti/JKR/ID/Marsh/MMC)
  > From: [EMAIL PROTECTED]@Internet
  >
  >
  >
  >
  > To: Thio Satika/JKR/ID/Marsh/MMC, Susan M
  > Nainggolan/JKR/ID/Marsh/MMC,
  > Yuliana Wijaya/JKR/ID/Marsh/MMC, Yanfi
  > Girindrawangsa/JKR/ID/Marsh/MMC, Herlina Surya/JKR/ID/Marsh/MMC,
  > [EMAIL PROTECTED]@Internet @ MMC_CDS,
  > [EMAIL PROTECTED]@internet, [EMAIL PROTECTED] @
  > [EMAIL PROTECTED], Giri Purnomo/JKR/ID/Marsh/MMC, Joko
  > Utomo/JKR/ID/Marsh/MMC, Harris Dharmalendra/JKR/ID/Marsh/MMC
  > cc:
  > From: Endang Sugiarti/JKR/ID/Marsh/MMC
  >
  >
  >
  >
  >
  > **********************************************************************
  > This e-mail transmission and any attachments that accompany it may
  > contain information that is privileged, confidential or otherwise
  > exempt from disclosure under applicable law and is intended solely for
  > the use of the individual(s) to whom it was intended to be addressed. If
  > you have received this e-mail by mistake, or you are not the intended
  > recipient, any disclosure, dissemination, distribution, copying or
  > other use or retention of this communication or its substance is
  > prohibited. If you have received this communication in error, please
  > immediately reply to the author via e-mail that you received this
  > message by mistake and also permanently delete the original and all
  > copies of this e-mail and any attachments from your computer. Thank you.
  >
  > **********************************************************************
  >
  >
  >
  >
  >

  -- 
  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition.
  Version: 7.1.409 / Virus Database: 268.14.4/532 - Release Date: 11/13/2006



   

Kirim email ke