Biar ramai milis kita tercinta :D
PS: saya sendiri tidak tahu kompetensi beliau berdua dalam masalah TI

Tifatul dan Suharna Pendukung Open Source?


VIVAnews - Pergantian kabinet yang bakal segera terjadi, memunculkan
berbagai dinamika dan spekulasi di berbagai departemen, tak terkecuali
di Departemen Komunikasi dan Informatika, serta Kementrian Riset dan
Teknologi.

Pada perkembangannya, dua posisi menteri tadi, kemungkinan besar bakal
diisi oleh dua kader dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yakni
Tifatul Sembiring dan Suharna Surapranata.

Padahal, menurut Associate Director Business Development Sun
Microsystems Indonesia Harry Kaligis, PKS adalah partai yang selama
ini dikenal memiliki kedekatan dan pemihakan terhadap teknologi open
source.

"Saya tidak banyak mengetahui bagaimana track record Tifatul di bidang
telematika, tapi harapan saya, Pak Tifatul konsisten. Sebagai kader
PKS, partai yang selama ini dikenal dekat dengan teknologi open
source, bisa memajukan open source ke level yang lebih tinggi," ujar
Harry Kaligis kepada VIVAnews, Selasa 20 Oktober 2009.

Sun Microsystems sendiri dikenal sebagai perusahaan yang sangat
mendukung open source dengan membuka kode sumber dari beberapa
teknologinya sehingga bisa dikembangkan oleh setiap orang.

Selanjutnya, Harry berharap, di bawah kepemimpinan Tifatul, Depkominfo
bisa mensinkronkan program-program kerjanya dengan calon Menristek
Suharna dalam mendukung kemajuan open source. "Semoga Pak Tifatul dan
Pak Suharna bisa nyambung, mengkoordinasikan program-programnya yang
pro terhadap open source."

Harry menilai, selama ini semangat open source sudah cukup kental di
kalangan Kementrian Riset dan Teknologi. Namun, atmosfer itu belum
begitu terasa di Depkominfo. Dukungan Depkominfo terhadap open source
masih belum optimal, katanya.

Dari keterangan resmi yang dikeluarkan oleh PKS, baik Tifatul
Sembiring maupun Suharna Surapranata memang pernah terlibat aktif
dalam kepengurusan lembaga pendidikan Nurul Fikri.

Lembaga pendidikan komputer Nurul Fikri sendiri, selama ini lebih
memfokuskan diri pada pendidikan dan pelatihan di bidang open source
(perintis training Linux di Indonesia).

"Saya memang kenal dengan keduanya (Tifatul maupun Suharna). Secara
umum, saya tahu bahwa mereka punya komitmen terhadap teknologi open
source," ujar Rusmanto Maryanto, Direktur Lembaga Pendidikan &
Pengembangan Profesi Terpadu Nurul Fikri.

Di lain sisi, Microsoft Indonesia tak begitu mempermasalahkan latar
belakang dua calon menteri tersebut. Menurut Mona Monika, Public
Relations Manager Microsoft Indonesia, selama ini perusahaannya
memiliki tujuan yang jelas untuk mempersempit jurang digital di
Indonesia.

"Kita juga selalu berupaya untuk menjadi mitra pemerintah yang baik
untuk sama-sama meningkatkan perekonomian lokal di industri software,"
kata Monika. Oleh karenanya, ia optimistis Microsoft akan tetap bisa
bekerjasama dengan pemerintahan di kabinet yang baru.

Sumber: 
http://teknologi.vivanews.com/news/read/98562-tifatul_dan_suharna_pendukung_open_source_

Kirim email ke