Selamat Tahun Baru rekan2 Pengawal e-Gov. Apa yang ditayangkan mungkin tidak perlu di analisa secara forensik, namun akan bermanfaat bila disiarkan rekaman dilengkapi dengan suasana awal kasus yang bisa menceritakan bagaimana Pohan bisa membuat George jadi terpancing meng "kepret" Pohan dengan kertas yang dipegang George. Dari tayangan tersebut saya yang mengenyam sekolah rakyat dan SMP di jaman dulu jadi teringan sekali terbiasa kena "Kepret" di muka yang dilakukan oleh Bu guru pakai kertas jawaban kalau dipanggil ke ruang guru gara gara hasil "ulangan" nya (istilah test waktu itu) jelek. Pad jaman dulu (50-60an) merupakan hal itu yang biasa terjadi sebagai luapan kemarahan, namun tidak pernah masuk istilah di "pukul" oleh karenanya waktu itu dikenal istilah di "kepret" , dan dapat dipasti tidak akan menyebabkan memar. (kalau hasil visumnya ada memar itu baru aneh).
Apa yang terjadi bagi mereka yang tahu tata hukum bisa diperkirakan sebagai upaya untuk bisa mempidanakan george, karena dari kondisi yang ada george mungkin sulit dipidanakan. Karena kalau kita lihat isi tulisan cuma cerita relasi antar pejabat, pimpinan perusahaan dan politikus , yang semuanya memang benar, namun karena relasi tersebut dikemas dengan analisa kemungkinan dan kejadian2 tertentu, maka dampaknya ke pembaca bisa mirip laporan infotainment yang dapat menimbulkan kesimpulan bermacam-macam tergantung siapa yang baca. Bagi yang sudah tahu bahwa relasi itu ada, ya sudah bukan hal aneh, karena relasi dan silaturachmi adalah dasar kerjasama dan tidak perlu dipermasalahkan, dan effek relasi kekuasaan bisa ditebak dan biasa terjadi dimana mana. Namun bagi yang baru tahu setelah baca tentang adanya relasi dan kemungkinan dampak relasi sesuai tulisam tersebut akan bisa merangsang keinginan mengusut lebih dalam, apa yang sebenarnya terjadi dibalik relasi tersebut, tentunya akan menimbulkan kemungkinan upaya pengusutan yang mungkin tidak diinginkan oleh person tertentu. Mengapa ada person tertentu yang takut disidik, karena umumnya dalam suatu relasi yang erat dengan kekuasaan, bisa dimanfaatkan oleh person tertentu yang punya relasi tersebut untuk mencari keuntungan bagi pribadi dengan alasan kelompok, yang semuanya sangan mungkin dilakukan tanpa harus diketahui orang atau lembaga yang menjadi pusat simpul relasi tersebut. Saya yakin probabilita besar PD maupun SBY tidak mengetahui semua kasus peyimpangan yang bisa terjadi akibat relasi kekuasaan tersebut, dan hal semacam ini sudah banyak terjadi sejak jaman dulu, bukan hanya di politik pemerintah , juga dilingkunan swasta. Sangat sering terjadi mereka yang sangar dekat dengan pejabat pembuat keputusan sangat berani membuat surat perintah atau pernyataan yang menyatakan seakan-akan atasan sudah setuju untuk dijalankan apa yang dia inginkan, dan akhirnya proses dijalankan tanpa konfirmasi ulang ke pada atasan yang disebut karena rasa percaya oleh pihak terkait, Hal seperti ini terbukti dari pernyataan pimpinan suatu lembaga yang membantah data keterangan anak buahnya yang di raikan pada kasus century, dimana ada pejabat yang menyebut bahwa proses dilaksanakan dengan perstujuan atasan, padahal semua dilakukan tanpa atasan tahu. Demikian komentar saya semoga bermanfaat, demi tidak memperkeruh suasana, agar kita dapat bekerja segera memperbaiki kehidupan berbangsa dan negara. Wassalam. Hari S.noegroho, HM wrote: > > Rekan2 seperjuangan se E-NKRI Yth. > > Di hari pertama tahun 2010 yang Insya Allah akan amat sangat Barokah > ini pekenankan saya memohon bantuan analisa pro-bono "pakar forensik > file YouTube" yang berkenan untuk mengkonfirmasikan apakah file2 > rekaman YouTube di link2 berikut ini asli atau aspal atau jadi2an????? > > http://www.youtube.com/watch?v=muG882vIsFI > <http://www.youtube.com/watch?v=muG882vIsFI> > > http://www.youtube.com/watch?v=tbf4cugXZrM > <http://www.youtube.com/watch?v=tbf4cugXZrM> > > http://www.youtube.com/watch?v=Q29_YQcWD9I > <http://www.youtube.com/watch?v=Q29_YQcWD9I> > > > Terima kasih sebesar2nya sebelumnya atas perhatian dan perkenannya. > > Salam E-NKRI! > > HM > > --- On Fri, 1/1/10, HM <[email protected] > <mailto:henkmahendra%40yahoo.com>> wrote: > > > From: HM <[email protected] <mailto:henkmahendra%40yahoo.com>> > > Subject: [QBmember] http://www.youtube.com/watch?v=muG882vIsFI > <http://www.youtube.com/watch?v=muG882vIsFI> Re: "Membongkar Gurita > Cikeas, Di Balik Skandal Bank Century": Ramadhan mengaku telah > dipukuldengan buku "Gurita Cikeas" oleh Aditjondro, sang penulis buku, > saat menghadiri acara diskusi dan peluncuran buku tersebut > > To: "QB-Milis" <[email protected] > <mailto:qbmember%40qbheadlines.com>> > > Date: Friday, January 1, 2010, 3:09 PM > > Pak Irsal, > > > > Lebih cepat untuk diakses di link YouTube berikut ini deh: > > > > > > http://www.youtube.com/watch?v=muG882vIsFI > <http://www.youtube.com/watch?v=muG882vIsFI> > > > > http://www.youtube.com/watch?v=tbf4cugXZrM > <http://www.youtube.com/watch?v=tbf4cugXZrM> > > > > http://www.youtube.com/watch?v=Q29_YQcWD9I > <http://www.youtube.com/watch?v=Q29_YQcWD9I> > > > > > > Terlihat jelas dalam tayangan video ini bagaimana > > dominannya EUFORIA PARANOID PRO "kekerasan dalam demokrasi" > > dalam acara peluncuran buku ini! > > > > Salam E-NKRI! > > > > HM > > > > > > Disclaimer : This e-mail and any attachments may contain > > confidential and privileged information. If you are not the > > intended recipient, please notify the sender immediately by > > return e-mail, delete this e-mail and destroy any copies. > > Any dissemination or use of this information by a person > > other than the intended recipient is unauthorized and may be > > illegal. > > > > > > --- On Fri, 1/1/10, [email protected] > <mailto:irsal.imran%40bitasys.com> > > <[email protected] <mailto:irsal.imran%40bitasys.com>> > > wrote: > > > > > From: [email protected] <mailto:irsal.imran%40bitasys.com> > > <[email protected] <mailto:irsal.imran%40bitasys.com>> > > > Subject: Re: [QBmember] "Membongkar Gurita Cikeas, Di > > Balik Skandal Bank Century": Ramadhan mengaku telah > > dipukuldengan buku "Gurita Cikeas" oleh Aditjondro, sang > > penulis buku, saat menghadiri acara diskusi dan peluncuran > > buku tersebut > > > To: "QB-Milis" <[email protected] > <mailto:qbmember%40qbheadlines.com>> > > > Date: Friday, January 1, 2010, 2:37 PM > > > Mungkin ada yg belum lihat > > > pemukulannya. > > > > > > > http://m.youtube.com/watch?desktop_uri=%2Fwatch%3Fv%3Dtbf4cugXZrM&v=tbf4cugXZrM&gl=CA > > <http://m.youtube.com/watch?desktop_uri=%2Fwatch%3Fv%3Dtbf4cugXZrM&v=tbf4cugXZrM&gl=CA> > > > > > > Salam, > > > > > > -Irsal > > > Coming up soon, http://www.dokterkita.net > <http://www.dokterkita.net> and http://www.kongkow.net > <http://www.kongkow.net> > > > > > > -----Original Message----- > > > From: HM <[email protected] <mailto:henkmahendra%40yahoo.com>> > > > Date: Thu, 31 Dec 2009 23:03:28 > > > To: <[email protected] <mailto:qbmember%40qbheadlines.com>> > > > Subject: [QBmember] "Membongkar Gurita Cikeas, > > > Di Balik Skandal Bank Century": Ramadhan > > > mengaku telah dipukul > > > dengan buku "Gurita Cikeas" oleh > > > Aditjondro, sang penulis buku, > > > saat menghadiri acara diskusi dan > > > peluncuran buku tersebut > > > > > > Kualitas IQ & EQ nya mana????? > > > > > > Banyak insiden2 potensial turunan buku "Membongkar > > Gurita > > > Cikeas, Di Balik Skandal Bank Century" George Junus > > > Aditjondro .. dibilang halusinasi ya tinggal buktikan > > memang > > > tidak berhalusinasi (kalau perlu surat psychiater > > yang > > > menyatakan bahwa empu penulis sehat mental discan dan > > > dipublikasikan online saja) .. Ngono wae kok repot2 > > seh .. > > > :D > > > > > > Salam E-NKRI yang PLURALIS & HUMANIS .. kata2 > > dibalas > > > kata2 bukan dengan "kekerasan fisik emosional" .. oleh > > dan > > > untuk siapa saja! > > > > > > HM > > > > > > >>>> > > > Polisi Segera Periksa Saksi Kasus Pemukulan Ramadhan > > Pohan > > > Kamis, 31 Desember 2009 | 14:44 WIB > > > > > > > > > TEMPO Interaktif, Jakarta -Polisi akan memanggil > > > saksi-saksi terkait laporan pemukulan terhadap > > Politikus > > > Partai Demokrat Ramadhan Pohan oleh penulis buku > > "Membongkar > > > Gurita Cikeas, Di Balik Skandal Bank Century" George > > Junus > > > Aditjondro. "Kami akan panggil saksi-saksi dan > > mengumpulkan > > > barang bukti," ujar Kapolres Jakarta Selatan, > > Komisaris > > > Besar Gatot Edy Pramono saat dihubungi Tempo, Kamis > > > (31/12). > > > > > > Ramadhan telah memberikan laporan dan keterangan > > mengenai > > > pemukulan terhadapnya Rabu (30/12) malam kemarin. > > "Sudah > > > selesai memberikan laporan, tapi kalau nanti ada yang > > belum > > > lengkap akan kami panggil kembali," ujar Gatot. > > > > > > Saat ini pihak kepolisian masih belum menetapkan > > status > > > tersangka terhadap Aditjondro atas laporan pemukulan > > > tersebut. "Karena masih dalam proses penyidikan dan > > > pemanggilan saksi serta pengumpulan barang bukti," > > ujar > > > Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta > > Selatan, > > > Komisaris Subandi. > > > > > > Dalam proses penyidikan itu, pihak penyidik akan > > memanggil > > > Aditjondro. "Pemanggilan terlapor (Aditjondro) adalah > > bagian > > > dari penyidikan," kata Subandi. Namun kapan > > Aditjondro > > > dipanggil Subandi masih belum bisa memastikan. > > > > > > Ramadhan mengaku telah dipukul dengan buku "Gurita > > Cikeas" > > > oleh Aditjondro, sang penulis buku, saat menghadiri > > acara > > > diskusi dan peluncuran buku tersebut. "Saya dipukul > > dengan > > > buku di mata kiri," ujar Ramadhan, Rabu (30/12) malam > > > kemarin. > > > > > > Menurut Ramadhan pemukulan tersebut dipicu oleh > > perbedaan > > > antara dirinya dengan Aditjondro mengenai isi buku > > tersebut. > > > Ramadhan mengaku bahwa dirinya datang ke Doekoen > > Caffee, > > > Pancoran, Jakarta Selatan, lokasi acara peluncuran > > buku atas > > > inisiatifnya sendiri. "Saya tidak diundang, posisi > > saya di > > > luar," katanya. Namun kemudian pihak panitia > > mempersilahkan > > > dia masuk dan memberi dia waktu bicara selama 5 menit. > > > > > > > > Ramadhan memanfaatkan kesempatan itu untuk membantah > > isi > > > buku. Ia mengatakan bahwa Aditjondro berhalusinasi > > dan > > > membayangkan seolah-olah ada dana talangan Bank > > Century yang > > > masuk ke "Jurnal Nasional" media yang dia pimpin. > > Tidak lama > > > setelah Ramadhan berbicara, Aditjondro yang duduk di > > kanan > > > Ramadhan, menepukkan buku ke bagian muka Ramadhan. > > > > > > Ramadhan langsung melaporkan kejadian tersebut ke > > Polda > > > Metro Jaya dan melakukan visum di Rumah Sakit > > Jakarta. > > > Namun, sore harinya, ia memindahkan laporannya ke > > kantor > > > Polres Jakarta Selatan. Ia melaporkan Aditjondro > > dengan > > > pasal 351 KUHP mengenai penganiayaan. > > > > > > Aditjondro mengakui bahwa dirinya sempat terpancing > > oleh > > > ucapan Ramadhan yang menuduhnya berhalusinasi. Namun > > > membantah telah memukul Ramadhan. "Tangan dan buku > > saya > > > tidak sampai menyentuhnya," katanya (Koran Tempo, > > 31/12). > > > > > > Agung Sedayu > > > > > > > > > > http://www.tempointeraktif.com/hg/kriminal/2009/12/31/brk,20091231-216645,id.html > > <http://www.tempointeraktif.com/hg/kriminal/2009/12/31/brk,20091231-216645,id.html> > > > > > > > > > Disclaimer : This e-mail and any attachments may > > contain > > > confidential and privileged information. If you are > > not the > > > intended recipient, please notify the sender > > immediately by > > > return e-mail, delete this e-mail and destroy any > > copies. > > > Any dissemination or use of this information by a > > person > > > other than the intended recipient is unauthorized and > > may be > > > illegal. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > _______________________________________________ > > > Untuk unsubscribe : kirim email kosong ke > [email protected] > <mailto:QBmember-request%40qbheadlines.com> > > > dengan subject "unsubscribe" > > > _______________________________________________ > > > Untuk unsubscribe : kirim email kosong ke > [email protected] > <mailto:QBmember-request%40qbheadlines.com> > > > dengan subject "unsubscribe" > > > > > _______________________________________________ > > Untuk unsubscribe : kirim email kosong ke > [email protected] > <mailto:QBmember-request%40qbheadlines.com> > > dengan subject "unsubscribe" > > > > Disclaimer : This e-mail and any attachments may contain confidential > and privileged information. If you are not the intended recipient, > please notify the sender immediately by return e-mail, delete this > e-mail and destroy any copies. Any dissemination or use of this > information by a person other than the intended recipient is > unauthorized and may be illegal. > > > ------------------------------------------------------------------------ > > > No virus found in this incoming message. > Checked by AVG - www.avg.com > Version: 9.0.725 / Virus Database: 270.14.123/2595 - Release Date: 12/31/09 > 15:52:00 > > ------------------------------------ http://www.egovindonesia.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/egov-indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/egov-indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
