On 14/01/2010 7:32, Ika wrote: Kalau masalah aturan pengelolaan jaringan, sebagian kecil ada dalam Panduan Umum Tata Kelola TIK Nasional, ada beberapa lagi panduan yang terpisah yang dikeluarkan DepKominfo, mungkin bisa hubungi Dit. e-Gov utk lengkapnya, semua itu sdh ada dasar hukumnya, spt SE Menteri/Dirjen.
> - trafic broadcast yg tll tinggi, Kira-kira sdh terdeteksi belum kenapa bisa ada broadcast yg terlalu tinggi ? Jangan-jangan sdh banyak yg jadi "botnet" tuh komputer disana. Mungkin bisa diceritain sedikit, spt apa jaringan yg ada dan dipakai utk aplikasi apa saja. Jangan-jangan memang salah disain, tidak sesuai dgn aplikasi yg mau lewat ... :) > - virus jaringan yang beragam, Wah ini sih masalah antivirus yang tidak ada/update, pakai yg gratis aja, banyak kok yg resmi gratis utk government (non-profit). Pasang satu antivirus update server supaya ngga rame-rame ke internet utk update saja. Selain itu ada masalah awaraness dari pengguna utk virus yg datang dari email/internet dan masalah penggunaan USB flashdisk (biasanya utk virus lokal). > - Pengalokasian IP Address (byk orang yang jg sk gonta-ganti ip address), Kira-kira kenapa ya kok mereka suka gonta-ganti IP ? Apa perlunya ya ? Jgn-jgn dipakai utk yg ngga penting spt download dari internet sharing, P2P, dll. Kayaknya gonta-ganti IP itu kebutuhan yg aneh deh ya ? > - Pengelolaan bandwidth, yang jk dibatasi, jg membatasi komunikasi LAN. > ya, antara lain spt tu Mungkin bisa diatur lebih tinggi lagi layernya ke level konten, jadi tidak dgn membatasi bandwith, tapi mengatur konten yang boleh lewat ... Oh ya, semakin besar jumlah dan jenis pengguna jaringan maka semakin rumit pula pengelolaan jaringan, apalagi kalau tambal sulam dgn berbagai merk dan spesifikasi yg berbeda. Kalau mau jaringan besar skala enterprise tapi mudah mengelolanya ya pakai solusi yang skala enterprise juga :) ... mohon maaf sebelumnya, tapi kalau bicara infrastruktur "Harga Tidak Bohong" ... :) Salam, CY
