*Bapak/Ibu moderator mohon bantuan dan dukungannya untuk studi SMS layanan publik ini, mohon bantuan teman-teman juga untuk mem-forward email ini ke mailing list2 layanan publik atau profesional IT lainnya, terima kasih banyak, mudah2an bermanfaat bagi kita semua.* Bapak/Ibu/Teman-teman sekalian,
Terima Kasih kami ucapkan untuk partisipasi Bapak/Ibu/teman-teman dalam survey pendahuluan kami tentang ‘motivasi/alasan apa yang mendorong seseorang memanfaatkan atau tidak memanfaatkan SMS layanan publik (SMS e-government)’ yang telah kami adakan pada bulan April – Juni 2009 dan berhasil melibatkan 159 respondents dari 25 negara. Sesuai janji kami sebelumnya, bersama ini kami informasikan bahwa *hasil survey dan laporan analisisnya sudah dapat Bapak/Ibu akses di** * http://smsegov.info/images/SurveyResult.pdf (*Ringkasan laporan dalam bahasa Indonesia kami tuliskan di bagian bawah email ini*). Kami menyadari banyak di antara Bapak/Ibu/teman-teman yang memiliki pengalaman langsung merancang, mengembangkan, dan menjalankan SMS e-government, oleh karena itu bersama ini *kami memohon komentar/feedbacks, saran, dan sharring pengetahuan terkait dengan hasil survey tersebut* yang dapat direply di mailing list ini atau langsung ke kami (Tony D Susanto) ke [email protected]. Apabila diperkenankan, nantinya kami akan meng-quote pendapat/masukan Bapak/Ibu dalam laporan Tesis PhD kami dengan menyertakan nama dan pengalaman/jabatan Bapak/Ibu. Menindak-lanjuti survey pendahuluan tersebut, *saat ini kami sedang menjalankan survey utama penelitian kami yang bertujuan mem-validasi faktor-faktor yang mendorong seseorang memakai SMS layanan publik* ( http://smsegov.info/formsurvey2_indo.html). Faktor-faktor yang diuji dalam survey ini bukan hanya berdasar temuan Survey sebelumnya, namun juga melibatkan faktor-faktor penerimaan SMS dan e-government yang telah ditemukan oleh peneliti-peneliti difusi teknologi, adopsi teknologi, uses dan gratifications, dan domestications. Dengan ini *kami mengundang Bapak/Ibu/teman-teman* yang pernah menerima atau memanfaatkan SMS layanan publik (seperti menerima SMS dari presiden SBY atau Kominfo, mengirimkan SMS keluhan/laporan ke pejabat negara atau polisi, meminta informasi publik via SMS contohnya layanan SMS informasi kendaraan bermotor, jadwal sidang, info obat dari depkes, atau membayar tagihan PLN/Telkom/PAM via SMS-Banking) *untuk berpartisipasi dalam survey ini*, cukup klik: http://smsegov.info/formsurvey2_indo.html Untuk mengisi survey ini rata-rata hanya membutuhkan 15 hingga 20 menit waktu anda. Partisipasi Bapak/Ibu/teman-teman dalam survey ini sangat berharga dan penting untuk memberikan masukan kepada pemerintah dan ilmu pengetahuan tentang bagaimana membangun dan menjalankan sistem SMS layanan publik yang sesuai keinginan masyarakat dan benar-benar dimanfaatkan masyarakat. Seluruh informasi pribadi akan kami jaga kerahasiaannya. Sebagai ungkapan terima kasih kami atas partisipasi Bapak/Ibu dalam survey utama kami ini, survey ini menyediakan: - *pulsa elektronik Rp 5.000,- (Limaribu rupiah)* yang akan dikirimkan ke handphone Bapak/Ibu yang mengisi lengkap survey, *atau* - penelitian ini akan *mendonasikan/men-shodaqohkan AU$ 1 atas nama Bapak/Ibu untuk korban gempa di Padang dan Haiti*, dan - kesempatan memenangkan *undian 3 buah handphone*, - *laporan survey juga akan kami kirimkan* via email bagi Bapak/Ibu yang berminat. Demikian, kami menunggu tanggapan dan partisipasi Bapak/Ibu/teman-teman. Terima kasih sekali lagi atas waktu dan bantuan anda, mudah-mudahan bermanfaat dan menjadi amal ibadah kita bersama, amiin. Hormat saya, *Tony D Susanto *Peneliti/PhD student Adopsi Teknologi dan e-government The Flinders University of South Australia Australian Leadership Award (ALA) Dosen Jurusan Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Indonesia Email: [email protected] Website Penelitian: http://smsegov.info Dapatkan info terbaru SMS e-government dunia di: http://news.smsegov.info * * Nb: mohon ijin Pak/Bu moderator ke depan kami akan posting Reminder Survey ini sekedar untuk mengajak teman-teman di milist kita ini. Terima Kasih banyak atas bantuan dan kesempatannya. *This research project has been approved by the **Flinders** **University**Social and Behavioural Research Ethics Committee. For more information regarding ethical approval of the project the Secretary of the Committee can be contacted by telephone on 8201 5962, by fax on 8201 2035 or by email *[email protected]*.* ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Ringkasan hasil survey pendahuluan (April - Juni 2009): *‘Motivasi/alasan apa yang mendorong seseorang memanfaatkan atau tidak memanfaatkan suatu layanan SMS layanan publik?’* (paper lengkap dapat diunduh di http://smsegov.info/images/SurveyResult.pdf ) Survey ini dilakukan dalam rangka mengungkap *motivasi masyarakat memanfaatkan layanan masyarakat yang disampaikan melalui media SMS* (*SMS e-government*). Penelitian ini mencoba melihat dan memahami faktor penerimaan suatu layanan SMS e-government dari persepsi masyarakat sebagai pengguna utama layanan. Survey ini telah dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2009 melalui metode web-based survey, paper-based questionnaire dan wawancara via telepon, dan berhasil mengumpulkan jawaban dari 159 orang dari 25 negara. Mayoritas responden dalam survey ini adalah laki-laki usia 31-40 tahun berkebangsaan Indonesia dan India. Dari hasil survey ini diperoleh kesimpulan: 1. Semakin populer (semakin banyak diketahui orang) suatu SMS e-government, semakin besar kemungkinan layanan SMS e-government tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat · Pengetahuan seseorang akan keberadaan suatu layanan SMS e-government adalah tahapan awal proses adopsi suatu layanan SMS e-government. · Temuan ini merekomendasikan organisasi pemerintah yang mengembangkan layanan SMS e-government untuk *menyediakan anggaran promosi dan melakukan promosi intensif* layanan SMS tersebut melalui *berbagai media * *massa*. 2. *Laki-laki usia 31-40 tahun* merupakan golongan masyarakat yang paling potensial memanfaatkan layanan SMS e-government. · Kelompok masyarakat ini direkomendasikan sebagai *target awal suatu layanan SMS e-government baru* agar dapat diterima secepat mungkin dan mempengaruhi kelompok masyarakat lainnya untuk juga ikut memanfaatkan. · Untuk layanan SMS e-government yang telah berjalan lama, pemerintah disarankan menaruh perhatian lebih pada kelompok masyarakat di luar kelompok ini untuk meningkatkan penerimaan layanan SMS e-government di semua kalangan masyarakat. 3. Rata-rata *satu dari tiga orang yang mengetahui* adanya layanan SMS e-government *tidak memanfaatkan* layanan tersebut. · Temuan ini menunjukkan bahwa pengetahuan seseorang akan adanya layanan SMS e-government belum cukup mempengaruhi orang tersebut untuk benar-benar memanfaatkan layanan tersebut. Terdapat faktor-faktor lain yang mempengaruhinya. 4. Survey ini menemukan terdapat *15 faktor persepsi* seseorang yang mempengaruhi orang tersebut untuk memanfaatkan atau tidak memanfaatkan suatu layanan SMS e-government (*kami urutkan dari faktor yang paling dominan*): a) *Persepsi kemudahan pemakaian **(Perceived easy of use)*: Untuk dapat diterima masyarakat, suatu layanan SMS e-government harus benar-benar didesain mudah digunakan siapa saja. Kesan kemudahan pemakaian ini harus intensif dipromosikan dan dibuktikan untuk menjawab tuntutan persepsi masyarakat ini. b) *Persepsi efisiensi waktu dan jarak* (*Perceived efficiency in time and distance*): Seberapa suatu layanan SMS e-government mampu meningkatkan efisiensi waktu dan usaha perjalanan seseorang untuk memperoleh layanan masyarakat? c) *Persepsi kelayakan biaya dan manfaat yang diperoleh* (*Perceived value for money*): Seberapa besar manfaat yang diperoleh seseorang dari suatu layanan SMS e-government sepadan atau melebihi biaya yang harus dia keluarkannya? d) *Persepsi kemanfaatan **(Perceived Usefulness)*: Seberapa besar kemanfaatan yang ditawarkan oleh suatu layanan SMS e-government? Apakah kemanfaatan itu benar-benar sesuai dan menjawab kebutuhan masyarakat? e) *Persepsi tanggapan **(perceived responsiveness)*: Seberapa tinggi tingkat keyakinan seseorang calon pengguna bahwa setiap SMS yang dikirimkan ke sistem SMS e-government akan benar-benar dibaca, diperhatikan, dan ditindak-lanjuti oleh pengambil keputusan secara cepat dan memuaskan? f) *Persepsi kenyamanan **(perceived convenience)*: Seberapa besar tingkat persepsi seorang calon pengguna bahwa layanan SMS e-government tersebut benar-benar dapat diakses kapan saja dan dimana saja? g) *Persepsi relevansi, kualitas, dan kepercayaan terhadap informasi yang disediakan* *(Perceived relevance, quality and reliability of the information)*: Seberapa yakin calon pengguna bahwa informasi yang dikirimkan oleh layanan SMS e-government tersebut sesuai dengan kebutuhan dia, selalu diperbaharui, akurat, dan dapat dipercaya?** h) *Kepercayaan pada teknologi SMS* (*trust of the SMS technology*): Seberapa tinggi tingkat kepercayaan calon pengguna layanan SMS e-government terhadap keamanan dan kehandalan media SMS? i) *Persepsi resiko terhadap kenyamanan pribadi* (*Perceived risk to user privacy)*: Seberapa yakin seorang calon pengguna bahwa layanan SMS e-government tersebut tidak akan mencatat data-data pribadinya, disalah-gunakan dan menimbulkan masalah bagi keamanan dan kenyamanan dirinya. j) *Persepsi kehandalan jaringan mobile phone dan sistem SMS e-government * *(Perceived reliability of the mobile network and the SMS-based system)*: Seberapa tinggi tingkat kepercayaan seorang calon pengguna bahwa jaringan operator handphone-nya benar-benar stabil dan dapat diandalkan untuk mengakses layanan SMS e-government, dan seberapa yakin dia bahwa sistem SMS e-government tersebut handal dan dapat diakses sewaktu-waktu?** k) *Kepercayaan terhadap pemerintah dan kualitas layanan publik-nya *(*Trust in government and perceived quality of public services*): Ternyata motivasi masyarakat untuk memanfaatkan suatu layanan SMS e-government juga dipengaruhi oleh kepercayaannya terhadap organisasi pemerintah penyedia layanan SMS tersebut dan kualitas layanan masyarakat yang telah disediakan organisasi itu selama ini.** l) *Persepsi resiko keuangan **(perceived financial risk)*: Seberapa yakin seorang calon pengguna bahwa menggunakan layanan SMS e-government tersebut tidak akan beresiko kehilangan uang atau kehilangan pulsa telepon yang tidak terduga?** m) *Persepsi ketersediaan alat dan infrastruktur* *(Perceived availability of device and infrastructure)*: Seberapa yakin seorang calon pengguna bahwa alat (handphone) dan infrastruktur untuk mengakses layanan SMS e-government tersebut tersedia untuknya?** n) *Persepsi kecocokan **(Perceived compatibility)*: Bagaimana persepsi calon pengguna bahwa layanan SMS e-government ini sesuai/cocok dengan model layanan masyarakat lainnya, sesuai dengan cara dia berkomunikasi, dan informasi/layanan yang disediakan memang cocok disampaikan melalui SMS? ** o) *Kemampuan menggunakan SMS **(Self Efficacy to use SMS)*: Kemungkinan seseorang memanfaatkan suatu layanan SMS e-government juga dipengaruhi kemampuan dia dalam membaca, menulis dan mengirim SMS.** · Agar benar-benar diterima dan dimanfaatkan masyarakat, sebuah sistem SMS layanan public harus didesain mampu mengakomodasi 15 tuntutan persepsi calon pengguna tersebut. Sebagai contoh: untuk meningkatkan persepsi kemanfaatan (*perceived usefulness*), pemerintah harus memastikan layanan yang ditawarkan oleh SMS e-government benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat misalnya dengan melakukan survey awal sebelum mendesain dan membangun suatu layanan SMS e-government; untuk meningkatkan persepsi tanggapan (*perceived responsiveness*), suatu organisasi pemerintah dapat men-setup sebuah sistem *reply* otomatis untuk setiap SMS yang masuk dan mem-*forward* SMS tersebut ke departemen/pengambil keputusan, menugaskan tim khusus untuk menangani dan menindaklanjuti setiap SMS yang masuk, dan menjaga kualitas dan kecepatan tanggapan layanan; untuk menurunkan persepsi resiko kenyamanan pribadi dan keuangan (*perceived risk to user privacy* dan *perceived financial risk*), pemerintah penyedia layanan SMS e-government dapat merumuskan suatu aturan jaminan keamanan data-data pribadi (*privacy statement*) yang menjamin kerahasiaan dan keamanan setiap pengirim SMS, men-set up suatu mekanisme verifikasi setiap transaksi keuangan dan mekanisme *refund* jika terdapat kesalahan transaksi via SMS. 5. Terdapat 6 kelompok sosial yang dapat secara efektif mempengaruhi seseorang memanfaatkan layanan SMS e-government: teman, keluarga, guru, pakar, public figure, dan pejabat pemerintah. Untuk meningkatkan efektifitas kampanye penggunaan layanan SMS e-government, survey ini merekomendasikan pemerintah untuk melibatkan lingkungan teman, keluarga, guru, pakar, *public figure*, atau pejabat pemerintah, baik sebagai model pengguna maupun sebagai agen perubahan. 6. Jenis layanan SMS e-government yang *paling banyak dimanfaatkan*adalah *Notifikasi SMS* (baca jenis-jenis layanan SMS e-government di http://smsegov.info/images/smsegov.pdf). Layanan Notifikasi SMS direkomendasikan sebagai jenis layanan awal bagi organisasi pemerintah yang baru memulai layanan SMS e-government. Demikian hasil sementara survey ini, lebih lengkap tentang penelitian ini dapat diakses di http://smsegov.info Sekali lagi, dengan sangat kami mengharap komentar/feedbacks dan masukan dari Bapak/Ibu sekalian di milis ini atau via email ke [email protected]
