Mc Cormick; Ekonomi AS akan Pulih di Semester Kedua

Jumat, 25-04-2008

oleh: Iwan Cahyo Suryadi


Krisis Saham AS menguat dini hari tadi, didorong oleh saham-saham pada
sektor keuangan dan ritel serta reboundnya dollar AS. Merrill Lynch &
Co. menguat setelah mengatakan punya cukup modal untuk mempertahankan
devidennya. Target Corp dan Macy's Inc menguat setelah dollar AS
rebound terhadap euro dan harga minyak jatuh.

Indeks S&P 500 menguat 8,89 poin, atau 0,6%, menjadi 1.388,82. Indeks
Dow Jones menguat 85,73 poin, atau 0,7%, menjadi 12.848,95. Indeks
Nasdaq menguat 23,71 poin, atau 1%, menjadi 2.428,92. Penguatan sektor
keuangan dan ritel membuat indeks S&P pulih yang sempat jatuh 0,6%.
Saham dibuka melemah karena data new home sales yang turun tajam.

Pada laporan yang dirilis semalam, menunjukkan durable goods orders di
luar transportasi naik untuk bulan lalu dan dari Depnaker AS data
klaim bagi para pengangguran (jobless claims) turun di minggu lalu,
turun 33.000 menjadi 342.000, hal ini mengagetkan setelah para ekonom
memprediksi pengangguran akan naik 3.000. Sebagai bukti bahwa sektor
manufaktur dan ketenaga kerjaan mampu bertahan meski sektor perumahan
belum menunjukkan tanda perbaikan.

Minyak turun setelah dollar AS menguat karena spekulasi the Fed akan
berhenti memangkas suku bunganya dan sentiment bisnis Jerman dan
Perancis jatuh.

Seperti yang dikutip dari Reuters, Deputi Menteri Keuangan AS, David
McCormick, mengatakan bahwa ekonomi AS sedang menghadapi masa sulit.
Namun ia optimis pemulihan akan mulai terlihat pada semester kedua
tahun ini, dan akan terus berlanjut di tahun berikutnya.

Menyinggung inflasi, ia mengatakan bahwa inflasi di emerging markets
melonjak dalam beberapa bulan terakhir, didorong oleh kenaikan harga
minyak dan makanan, sebagai akibat meningkatnya daya beli, menipisnya
pasokan dan meningkatnya penggunaan bahan bakar nabati (biofuel). 

http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=7865&post=1

Kirim email ke