Mas Nizami

Ada pertanyaan dari beberapa rekan non-muslim yang tertarik mendukung
konsep2 BMT ini.  Apakah pendiri BMT harus Islam?  Saya pribadi sudah
lancang menjawab, tidak harus Islam lho.  Personally, berdasarkan penilaian
saya terhadap mereka, mereka2 ini justru jauh lebih islami daripada saya
yang cuma Islam-KTP ini, lho.

Mohon pencerahannya.

Bravo!!!
Imam

2008/4/25 Imam Soeseno <[EMAIL PROTECTED]>:

> Pak Nizami, hatur nuhun.
> Mas Mahendra, ini mendukung thesismu bahwa BMT prospek juga nih (dan gak
> terlalu dibebani modal minimum yang diatur2 BI hehehe; di Bogor dan
> sekitarnya, diharuskan bermodal minimum 2M, lihat Kompas 19-Jul-04: BI
> Segera Keluarkan Aturan Penambahan Modal 
> BPR<http://bankdesa.blogspot.com/2008/04/kompas-19-jul-04-bi-segera-keluarkan.html>
> ).
> Salam,
> Imam
>
> 2008/4/25 A Nizami <[EMAIL PROTECTED]>:
>
>   Banyak kita baca di media massa BMT yang merugi dan berguguran. Itu
> > selain karena pengurus kurang profesional dan amanah juga karena strategi
> > yang digunakan keliru. Misalnya pinjaman diberikan untuk pinjaman konsumtif
> > seperti kredit motor. Padahal harusnya untuk pinjaman produktif sehingga
> > bagi hasil bisa berjalan dan dinikmati.
> >
> > Berikut bagi pengalaman yang diberikan oleh pak Ediyus di Riau yang
> > berhasil mengembangkan BMT dari modal Rp 100 juta hingga menjadi Rp 3
> > milyar!
> >
> > BMT secara badan hukum harus berbentuk koperasi, dalam prakteknya BMT
> > di-awasi oleh PINBUK, sebagaimana juga koperasi pada umumnya, maka para
> > pendiri diperbolehkan mempunyai hak-hak khusus. Mungkin untuk kriteria
> > pendirian lebih baik bertanya langsung pada PINBUK, karena pada prinsipnya
> > PINBUK tsb sama setiap daerahnya.
> >
> > Dalam AD/ART, sebaiknya kita harus benar-benar membuat batasan tegas
> > agar BMT tsb benar-benar berjalan sesuai dengan Syari'ah, biasanya poin yang
> > sangat rentan adalah masalah bentuk-bentuk dan tatacara peminjaman, serta
> > kemana dana yang dipinjamkan tsb digunakan.
> >
> > Juga untuk mengantisipasi masuknya ide sekuler, maka pada AD/ART nya BMT
> > yang akan dirikan, sebaiknya dibuat dipasal tentang hak suara... yaitu hak
> > suara antara Anggota Istimewa dan Anggota Biasa... anggota Istimewa tadi
> > yaitu para pendiri dan atau yang memiliki dana yang besar di BMT, memiliki
> > hak suara lebih.... nah, jika ada anggota baru mau memasukan dana yang cukup
> > signifikan, maka perlu persetujuan Anggota Istimewa tadi... Dan jangan lupa
> > untuk menambahkan bahwa ide/usulan dari anggota, baru akan dijalankan
> > setelah mendapat legalisasi dari dewan syariah.... dewan syariah biasanya
> > terdiri dari alim ulama yang mengerti tentang bisnis Islami....
> >
> > Karena berbentuk koperasi, tentunya modal awal BMT tidaklah besar, maka
> > sebaiknya BMT didirikan disekitar pasar, karena sektor inilah yang paling
> > menunjang pertumbuhan BMT. Kita bisa memberikan pinjaman dengan sistem
> > mudharabah pada pedagang kecil, yang insya ALLAH bisa dihitung keuntungannya
> > harian, jadi mereka bisa setor harian. Lagi pula BMT juga bisa
> > mengeliminisir ijon atau rentenir. SubhanaLLAH, BMT Bina-Swadaya yang berada
> > di Duri-RIAU, yang tadinya hanya bermodal sekitar 100Juta, saat ini sudah
> > mengelola sekitar 3-milyar.
> >
> > Sebaiknya BMT diarahkan pada pinjaman produktif, ketimbang konsumtif,
> > banyak kegagalan terjadi ketika BMT tsb diawali dengan kegiatan konsumtif
> > seperti pendanaan pembelian barang (sepeda motor, HP, perabot, dll), karena
> > harta-harta yang dibelikan tsb kemungkinan besar tidak
> > menghasil nilai tambah dari segi ekonomi.
> >
> > Lain halnya dengan pinjaman produktif, pihak BMT bisa memberikan pasal,
> > untuk memberi-hak pada BMT untuk ikut campur-tangan dalam proses usaha, agar
> > usaha tadi tidak jatuh. Tentunya BMT harus mengeluarkan ekstra effort untuk
> > melakukan pembinaan mereka, namun hal tsb-lah nilai plus BMT, sehingga insya
> > ALLAH kedepannya BMT bisa mencetak pribadi-pribadi muslim yang mandiri yang
> > cekatan dalam berbisnis. Dan bisa mengangkat martabat mustahik menjadi
> > muzakki, insya ALLAH.
> >
> > Hmmm, mungkin segini dulu Akhi.... Afwan jika uraiannya kurang nyambung,
> > jika ada pertanyaan lanjutan silahkan, insya ALLAH jika ana bisa menjawab
> > akan ana jawab, jika tidak akan ana refer ke-teman yang lebih ahli.
> >
> > Wassalaammu'alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh,
> > Ediyus Hz
> >
> > Contoh Pola Bagi Hasil BMT dengan Pedagang/Pengusaha
> >
> > Pinjaman modal ke tukang sayur
> > Pinjaman Rp 100.000
> > Penjualan= Rp 150.000
> > Biaya bahan baku dan operasional: Rp 100.000 (komponen biaya
> > dimusyawarahkan antara pedagang dengan BMT)
> > Untung = Rp 50.000
> > Bagi hasil antara pedagang dengan BMT = 80:20
> > Pinjaman Rp 100.000 adalah modal yang harus dikembalikan selama 20 hari
> > sebesar Rp 5.000/hari. Selama belum lunas, Bagi hasil terus berlaku sebelum
> > peminjam dinyatakan default/tak mampu bayar (misalnya setahun). Bagi yang
> > pinjaman macet karena malas/curang tidak akan dapat pinjaman lagi.
> >
> > Jadi bagi hasilnya dari keuntungan Rp 50.000, pedagang dapat Rp 40.000
> > dan BMT dapat Rp 10.000.
> > Selain itu BMT dapat pengembalian modal Rp 5.000/hari hingga modalnya
> > kembali semua.
> >
> > Dalam 20 hari penerimaan BMT adalah Rp 15.000 x 20 = Rp 300.000
> >
> > Meski dalam kurang sebulan BMT mendapat lebih dari 300%, tapi ini bukan
> > rentenir. Ini bagi hasil. Jika merugi, maka diteliti kerugiannya apakah
> > karena force majeur atau hanya karena malas. Kerugian karena malas hanya
> > ditanggung oleh pedagang sendiri.
> >
> > Ini beda dengan Bank yang meski mungkin lebih kecil, tapi jika tidak
> > dilunasi, untung/rugi, maka pinjamannya akan terus berbunga sehingga seluruh
> > harta bisa disita.
> >
> > ===
> > Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS
> >
> > Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252
> >
> > Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari
> > Telkomsel
> > Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau
> > http://syiarislam.wordpress.com
> >
> > __________________________________________________________
> > Be a better friend, newshound, and
> > know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
> > http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
> >  
> >
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke