Salam buat Pak A. Nizami, Terima kasih atas masukan dari Bapak, saya sudah ngintip ke sana dan baca artikelnya.. Nanti saya coba untuk mix match dengan yang ada... mudah2an bisa berkembang dengan baik.. Yang penting semakin banyak yang dapat menikmati dan terbantu dalam kegiatan ini.
Terima kasih banyak ya Pak, So, Yok, bantu yok!! Regards, Felix HM Tumangger ----- Original Message ---- From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Friday, April 25, 2008 4:09:52 PM Subject: Re: [linkers] Grameen di Leuwinanggung, Cimanggis - Mas Gianto dkk -- Re: [ekonomi-nasional] Bank Kaum Miskin - Kisah Yunus dan Grameen Bank Memerangi Kemiskinan Pak Felix, Meski pak Felix mungkin bukan Muslim, tak ada salahnya untuk mempelajari pola bagi hasil yang diterapkan oleh BMT. Coba lihat di: http://infoindonesi a.wordpress. com Dengan pola bagi hasil, jika rugi, peminjam tidak perlu takut bunga atau disita hartanya karena hasil baru dibagi kalau untung. Sebaliknya jika untung, hasilnya bagi BMT justru jauh lebih besar dari Bank Konvensional. Karena dalam bisnis kalau untung memang lebih besar dari bunga Bank. Sebagai contoh BMT teman saya asetnya membengkak dari Rp 100 juta jadi Rp 3 milyar. Sebetulnya di agama seperti Kristen konsep pinjaman non riba ini sepertinya ada. Tak heran jika menurut pakar Ekonomi Syari'ah, Antonio M Syafi'ie, kelompok Kristen berminat mengembangkan bank tanpa bunga seperti Bank Syari'ah. Tapi ini yang riel. Bukan kosmetik...: ) Wassalam ____________________________________________________________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ [Non-text portions of this message have been removed]
