http://www.radarsorong.com/detail.php?id=9051
13 Juni 2008 10:35:10 *Demo Wapres, 23 Mahasiswa Ditangkap* *MATARAM—Kedatangan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) di Mataram kemarin (12/6) disambut unjukrasa. Namun polisi bertindak cepat. Sebanyak 23 mahasiswa ditangkap. Mereka kemudian digelandang ke Polda NTB untuk menjalani pemeriksaan. Penangkapan mahasiswa ini berawal sekitar pukul 09.00 Wita. Ketika itu, empat mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) akan masuk ke pusat acara di Kantor Gubernur dengan membawa sejumlah poster dan spanduk berisi kecaman terhadap pemerintahan SBY-JK. Tapi, sebelum tiba di Kantor Gubernur, mereka dihadang dan dibubarkan polisi persis di depan Kantor Wali Kota Mataram. Saat itu, dua mahasiswa ditangkap, yakni Hijrah S. dan Mukhsin yang diamankan ke Polsek Mataram. Dua rekannya dilepas setelah dikejar polisi hingga halaman Kantor Wali Kota Mataram. * *Pukul 09.35 Wita sekitar 16 mahasiswa dari Front Mahasiswa Nasional (FMN) dan Front Perjuangan Rakyat (FPR) menggelar unjukrasa di depan pintu keluar Bandara Selaparang, Mataram. Namun belum sempat mereka orasi, aparat yang bersiaga langsung membubarkan aksi tersebut secara paksa. Saat itu massa baru saja memulai aksi dengan meneriakkan yel-yel sambil membentangkan spanduk bertuliskan ''SBY-JK rezim anti rakyat, cabut kenaikan harga BBM dan turunkan harga sembako''. ''Kami tidak tahu pasti, begitu kami meneriakkan yel-yel, polisi langsung datang dan menangkap kami,'' tutur Syaiful Watoni, salah seorang pengunjukrasa. * *Dalam pembubaran tersebut, beberapa mahasiswa mengalami luka ringan di bagian dada, lengan, dan perut. Akan tetapi, belum diketahui secara pasti penyebab luka-luka ini. Setelah pembubaran itu, 16 orang pengunjukrasa digelandang ke Polda NTB. Penangkapan berikutnya terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Dua orang anggota (KAMMI) yang sebelumnya sempat dikejar polisi, mengkoordinir puluhan mahasiswa lainnya untuk kembali bergerak ke kantor gubernur. * *Tetapi begitu tiba di perempatan Bank Indonesia Mataram, massa dihadang barikade petugas keamanan dari Polisi dan TNI. Massa yang berniat meneruskan perjalanan ke kantor gubernur terlibat aksi saling dorong dengan aparat. Aksi saling dorong ini berakhir ketika petugas membubarkan aksi ini secara paksa. Lima pengunjukrasa digelandang ke Polda NTB dan lainnya melarikan diri. Hingga pukul 13.30 Wita, total mahasiswa yang ditahan di Polda NTB berjumlah 23 orang, dengan rincian 16 orang dari FMN dan FPR dan tujuh dari KAMMI. * *Para pengunjukrasa ini sangat menyayangkan tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian dalam membubarkan aksi yang mereka gelar. Pasalnya, sejak jauh-jauh hari mereka telah memberitahukan kepada polisi tentang aksi yang akan mereka gelar. ''Kami sangat menyayangkan penangkapan ini. Kami sudah mengirimkan surat pemberitahuan tentang aksi ini sejak beberapa hari yang lalu. Apalagi kami juga terkena pukulan mereka,'' tutur Syawaludin, salah seorang pengunjukrasa saat diperiksa polisi kemarin (12/6). Setelah para pengunjukrasa ini ditahan, pukul 14.00 Wita sekitar 40 orang massa dari FMN, FPR dan KAMMI melakukan aksi unjukrasa ke Polda NTB.* *Mereka menuntut pembebasan rekan-rekan mereka yang ditahan. Para pengunjukrasa ini tidak dapat masuk karena terhalang barisan polisi. Mereka berjanji akan terus melakukan aksi hingga rekan-rekan mereka dibebaskan. Sementara itu terkait pembubaran demo secara paksa pihak Polda NTB beralasan pengunjukrasa tidak pernah memberikan pemberitahuan kepada polisi terkait aksi yang akan mereka gelar dan alasan pengamanan. ''Ini hanya bagian dari pengamanan VVIP dan mereka (pengunjukrasa, Red) tidak melakukan pemberitahuan sebelumnya terkait aksi mereka,'' tegas Kasubbid Publikasi Humas Polda NTB Hj Tribudi Pangastuti kepada koran ini kemarin (12/6). * *Sedangkan mengenai tuntutan para pengunjukrasa agar rekan-rekan mereka yang ditahan segera dibebaskan, Tribudi mengaku menunggu hasil pemeriksaan. ''Kita tunggu dulu hasil pemeriksaan tetapi mereka pasti akan dibebaskan,'' tuturnya. Hingga pukul 15.20 Wita kemarin para pengunjukrasa masih menggelar aksi di depan Polda NTB karena rekan-rekan mereka yang ditahan belum dibebaskan.(zul) * * * -- ********************************** Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist dari sumber terpercaya ************************************ [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Ingin bergabung ke milis ekonomi-nasional? Kirim email ke [EMAIL PROTECTED] http://capresindonesia.wordpress.com http://infoindonesia.wordpress.comYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
