Semuanya adalah pelajaran buat kita, dalam memilih pemimpin ke depannya nanti. Sewaktu pemilu 2004, sudah banyak gosip yang menyatakan sipakah SBY sebenarnya, sejak itu pula aku kurang suka, kenyataannya emang benar! Bukan janji yang kita pertama lihat, namun latar belakang, karakter, dan kepribadiannyalah yang pertama kali kita nilai. SBY memang antek-antek USA. Mulai sekarang kita kampanyekan untuk tidak memilih SBY-JK dalam pemilu 2009. Tolak SBY-JK!!!!
On Mon, 16 Jun 2008 13:13:41 +0700 "Ahmadi Agung" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > " PECAH NDASE " > > PEJABAT BERMENTAL BEJAD > > RAKYAT MELARAT & SEKARAT > > > > Salam > Agung AL-Pacitan > > > ________________________________ > >From: [email protected] > > " Zaman edan. Semua sekarang serba mahal. Yang murah >cuma janji para > pemimpin ". > > Demikian sebuah spanduk putih yang ditempel di belakang >terminal transit > Pasar Rumput yang berseberangan dengan Pasaraya Grande, >Jakarta . > Orang-orang yang hendak menunggu metromini di sana pasti >melihat dan > membaca spanduk ini. > > Suroto (34), tukang rokok yang tiap hari berjualan di >sekitar terminal > mengaku tidak tahu kapan tepatnya spanduk itu dipasang >di sana . " Tapi > isinya kan bener Mas, saya dan teman-teman di sini pun >setuju dengan itu > ", ujarnya kepada eramuslim yang tengah menunggu bus >(14/6). Suroto dan > banyak rekan-rekannya sesama pedagang asong mengaku jika >sekarang ini > hidupnya tambah sulit. "Dulu sudah susah Mas, tapi >sekarang kayanya kok > tambah susah saja. Uang itu gak ada nilainya lagi". > > Selama pemerintahan SBY-JK yang kini sudah mendekati >usia lima tahun, > kehidupan rakyat Indonesia memang kian melarat. Jurang >kesenjanagan > sosial antara rakyat banyak dengan para pejabat negara >dan aparatnya > kian dalam dan lebar. > > Tidak perlu data survey BPS atau survei-survei dari >lembaga survei > partikelir atau lembaga bayaran dari kelompok ini dan >itu, yang > mengatakan jika angka kemiskinan di Indonesia telah >menurun, tapi > kenyataan di lapangan sulit untuk dibantah jika >orang-orang miskin di > Indonesia ini kian lama kian meningkat drastis. > > Salah satu indikator tentang betapa frustasinya rakyat >kecil menghadapi > kehidupan yang makin sulit adalah tingginya angka bunuh >diri yang > terjadi. > > Menurut data dari Kepolisian Wilayah Banyumas saja, >dalam tempo empat > bulan sejak Januari hingga April 2008, rakyat miskin >yang melakukan > bunuh diri di wilayah yang kecil tersebut sudha mencapai >28 orang. > Kepala Kepolisian Wilayah (Kapolwil) Banyumas, Kombes >Pol Boy Salamudin, > menyatakan para pelaku biasanya menggunakan seutas tali >atau minum racun > serangga untuk mengakhiri hidupnya. Dan seluruh kasus >tersebut > disebabkan mereka tidak kuat menahan kemiskinan yang >kian melilit > hidupnya. ''Setelah kita data dan rekap semua kasus >bunuh diri yang > terjadi di jajaran Polwil Banyumas, ternyata semuanya >karena > kemiskinan'', ungkap Boy yang menambahkan data di tahun >2007 ada 59 > kasus bunuh diri terjadi di daerahnya. > > Kemiskinan di Indonesia sama sekali bukan diakibatkan >masyarakatnya > malas bekerja. Rakyat Indonesia adalah pekerja keras. >Namun walau sudah > bekerja keras, banting tulang atau jika perlu memeras >keringat dan > darah, tetap saja mereka miskin. Uang halal yang peroleh >tidak mampu > mengangkat kehidupan mereka keluar dari lubang >kemiskinan. > > Di lain sisi, kehidupan orang-orang yang tadinya biasa >saja, setelah > menjadi pejabat, kehidupannya berubah drastis. Yang >tadinya pengangguran > kini ke mana-mana naik mobil pribadi. Yang tadinya >biasanya pake kaos > dan sarungan tiap hari-terutama anggota DPR-sekarang ke >kamar mandi pun > pakai dasi dan jas. > > Kemiskinan di Indonesia disebabkan pengkhianatan para >pejabat negaranya > terhadap rakyatnya sendiri. Mendekati pemilu, seperti >sekarang ini, > mereka mengeluarkan ribuan janji muluk kepada rakyat, >namun setelah > berkuasa, janji itu mereka lupakan. > > Yang mereka kejar pertama kali adalah mengejar Break >Event Point mahar > politik yang sudah diserahkan kepada pihak-pihak >tertentu saat pemilu > atau pilkada. > > Yang kedua, menghimpun dana sebanyak-banyaknya agar >empat tahun ke depan > sudah punya modal yang sangat cukup agar bisa terpilih >lagi. > > Ketiga, mengutak-atik anggaran negara mencari celah agar >bisa > dimanfaatkan sebanyak-banyaknya demi kepentingan diri, >keluarga, partai, > dan kelompoknya sendiri. > > Untuk kesejahteraan rakyat ?. Itu nomor ke seratus juta. > > Di tahun 1990-an, Dr. Arief Budiman, Sosiolog yang kini >menetap di > Australia , menyatakan, "Dari sepuluh peraturan yang >dikeluarkan wakil > rakyat, maka sembilannya untuk kepentingan si pejabat". > > Hal ini sudah berlangsung puluhan tahun di bumi pertiwi >ini dan terus > menggila sampai sekarang. > > Lantas jika demikian faktanya, masih pentingkah kita >ikut pemilu ?. > > dikutip dari : > Rakyat Indonesia Kian Banyak Bunuh Diri.. Minggu, 15 >Juni 2008. > http://www.eramuslim.com/berita/nas/8615091654-rakyat-indonesia-kian-ban > yak-bunuh-diri.htm > <http://www.eramuslim.com/berita/nas/8615091654-rakyat-indonesia-kian-ba > nyak-bunuh-diri.htm> > > > > > ________________________________ > > kunjungi website rekaman suara tausiyah tasawuf > Tarekat Qodiriyah Wa Naqsyabandiyah > klik > http://www.SyaikhAchmadSyaechudin.org > <http://www.SyaikhAchmadSyaechudin.org> > > ________________________________ > > Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. >Download sekarang > juga. > http://id.toolbar.yahoo.com/ ><http://id.toolbar.yahoo.com/> > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ======================================================================================== Netkuis kini hadir kembali! Main, raih poin setinggi-tingginya, dan menangkan hadiahnya dengan total hadiah sebesar 10 JUTA Rupiah!! Kami tunggu aksimu di Netkuis EURO. Klik di http://netkuis.telkom.net/euro ======================================================================================= Kini telah hadir Protector, layanan keamanan online yang dapat digunakan langsung saat menjelajahi internet kapan saja dan di mana saja. Dapatkan secara GRATIS layanan Protector hingga 15 September 2008. Klik ke: http://protector.telkomspeedy.com
