Syariah Terbaik 2006 Versi Majalah Investor        
09/10/2006 22:07:26 WIB  

JAKARTA, investorindonesia.com
Bank Muamalat Indonesia dinobatkan menjadi bank
syariah terbaik 2006 versi Majalah Investor.
Sedangkan, untuk kategori asuransi jiwa, Asuransi
Takaful Sejahtera terpilih sebagai   asuransi jiwa
syariah terbaik 2006.
 
Pemeringkatan ini tidak hanya dilakukan pada bank dan
asuransi yang beroperasi penuh sebagai institusi
syariah. Investor juga memeringkat unit syariah yang
masih menempel di bank konvensional (Unit Usaha
Syariah/UUS) dan Cabang Asuransi Syariah. Selain itu,
pemeringkatan juga meliputi instrumen syariah, yaitu
obligasi syariah dan reksa dana syariah.
 
Pada unit usaha syariah, BNI menempati urutan teratas
untuk kategori UUS beraset di atas Rp 500 miliar. Bank
Bukopin memimpin di kategori UUS beraset antara Rp 100
– 500 miliar dan Bank DKI unggul di kategori UUS
beraset di bawah 100 miliar. 
 
Di kelompok asuransi jiwa cabang syariah, Asuransi
Jiwa Bumiputera 1912 berhasil tampil sebagai pemenang,
mengungguli tiga cabang syariah yang lolos dalam
pemeringkatan. Sedangkan, Asuransi Tri Pakarta menjadi
juara di kelompok asuransi umum cabang syariah beraset
di atas Rp 5 miliar dan Asuransi Tokio Marine
Indonesia unggul di kelompok asuransi umum cabang
syariah beraset di bawah Rp 5 miliar.
 
Adiwarman Karim, salah satu anggota tim juri ‘Investor
Syariah Award 2006’ menjelaskan, hasil pemeringkatan
institusi syariah terbaik itu menggunakan penilaian
kuantitatif dan kualitatif. Penilaian kuantitatif
berdasarkan pada kinerja keuangan, sedangkan penilaian
kualitatif berdasarkan pada angket yang dikirimkan ke
masing-masing institusi syariah. Angket itu meliputi
rutinitas rapat dewan pengawas syariah (RDS), adanya
notulen rapat dan adanya lembaga pendukung syariah.
“Porsi penilaian kuantitatif dan kualitatif
masing-masing 70 : 30,” kata Adiwarman.
                
Pertama Kali
 
Menurut Primus Dorimulu, pemimpin redaksi Majalah
Investor, pemeringkatan institusi dan instrumen
syariah ini merupakan hajatan pertama. “Investor
memang sudah biasa membuat pemeringkatan, seperti
pemeringkatan emiten, bank, asuransi, dll. Tapi, itu
hanya untuk perusahaan konvensional. Khusus bisnis
syariah, ini memang pemeringkatan pertama,” ujarnya
pada Diskusi dan Penganugerahan Investor Syariah Award
2006 di Four Seasons Hotel, Jakarta, Senin (9/10).
 
Dijelaskan, penilaian kinerja keuangan institusi
syariah sebagian besar mengacu pada penilaian
institusi konvensional, namun beberapa kriteria
disesuaikan dengan parameter syariah. Misalnya, pada
bank syariah, ada 16 kriteria yang digunakan untuk
penilaian kuantitatif, yaitu CAR, NPF (non performing
finance), ROA (return on asset), ROE (return on
equity), NIM (net interest margin), BOPO (biaya
operasional berbanding pendapatan operasional), FDR
(financing to deposit ratio), rasio simpanan wadiah
dan tabungan mudarabah terhadap dana pihak ketiga,
pertumbuhan pendapatan operasional, pertumbuhan laba
operasional, pertumbuhan pembiayaan, rasio utilisasi
pembiayaan, diversifikasi risiko pembiayaan dan return
ijarah.
 
Dalam pemeringkatan itu, digunakan data keuangan tahun
2004 dan 2005. Sebelum masuk proses pemeringkatan,
dilakukan seleksi awal dengan sejumlah kriteria. Pada
bank syariah misalnya, diterapkan 8 kriteria seleksi
awal, yaitu CAR minimum 8%, PPAP > 100%, laporan
keuangan 2005 tidak disclaimer, BMPK < 30%, GWM >5%,
PDN < 20%, beroperasi lebih dari 2 tahun, dan memiliki
data lengkap. Per Agustus 2006, ada 3 bank syariah dan
19 UUS. Dalam seleksi awal, ada 6 UUS yang tidak
lolos, sehingga hanya 13 UUS yang diperingkat.
 
Di industri asuransi, ada 3 asuransi yang beroperasi
penuh sebagai asuransi syariah, terdiri atas 2
asuransi jiwa dan 1 asuransi umum. Sementara itu,
cabang syariah ada 19, terdiri atas 7 asuransi jiwa
dan 12 asuransi umum. Pada kelompok asuransi, ada 4
asuransi jiwa cabang syariah dan   10 asuransi umum
cabang syariah yang diperingkat. 
 
Khusus untuk obligasi dan reksa dana, digunakan
perhitungan yang agak berbeda. Pada obligasi,
digunakan parameter YTM (year to maturity), RAR (risk
adjusted return), duration dan convexity. Data yang
digunakan adalah data harga obligasi mingguan selama
setahun (September 2005 – September 2006). Sedangkan,
pada reksa dana digunakan perhitungan RAR, dengan data
NAB (nilai aktiva bersih) mingguan selama setahun
(September 2005 – September 2006). 
 
Karena karakter yang berbeda, kategori reksa dana
syariah dibagi menjadi dua, yaitu reksa dana
pendapatan tetap dan reksa dana campuran. Dari hasil
pemeringkatan, Reksa Dana PNM Amanah Syariah tampil
sebagai reksa dana terbaik untuk kategori reksa dana
syariah pendapatan tetap. Danareksa Syariah Berimbang
muncul sebagai reksa dana terbaik untuk kategori reksa
dana campuran syariah. 
 
Untuk obligasi syariah, yang terpilih sebagai tiga
terbaik adalah obligasi PTPN VII Syariah Mudharabah
Tahun 2004, Bank Muamalat Syariah Subordinasi Tahun
2003 dan obligasi Berlina I Ijarah Tahun 2004. 
 
Penghargaan Khusus
 
Di samping sejumlah ‘award’ itu, Investor juga
memberikan penghargaan khusus pada tiga institusi
syariah, yaitu Asuransi Takaful Umum, Reasuransi
International Indonesia (ReIndo) dan Bank Jabar.
Asuransi Takaful Umum mendapat penghargaan khusus
sebagai pioner di asuransi umum, ReIndo memperoleh
penghargaan khusus sebagai pioner di reasuransi dan
Bank Jabar mendapat penghargaan khusus sebagai Unit
Usaha Syariah yang mencatat laba tertinggi pada
semester pertama 2006. (jnh)
 
 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 





===========================================================================
===========================================================================
===================KUNJUNGI HTTP://WWWW.EKONOMISYARIAH.NET=================
===========================================================================
===========================================================================
==========================##############===================================
===========================================================================
K E S E M P A T A N  T E R B A T A S :   5 PENDAFTAR PERTAMA

DITUTUP TANGGAL 8 OKTOBER 2006!!!!!!

>>PENGURUS PUSAT MES MENYEDIAKAN WEB-SITE OFFICIAL UNTUK SELURUH 
>>ASOSIASI/ORGANISASI EKONOMI SYARIAH DI INDONESIA DAN INDIVIDU PENGGIAT 
>>EKONOMI SYARIAH, DENGAN HARGA YANG SANGAT TERJANGKAU.  DAPAT DISKON KHUSUS 
>>BAGI MES-MES DAERAH (BAIK PENGURUS WILAYAH MAUPUN PENGURUS DAERAH)

>>CUKUP SEKALI DAFTAR, SELANJUTNYA KAMI YANG URUS.

>>KIRIMKAN EMAIL KOSONG KE [EMAIL PROTECTED] 

>>UNTUK MENDAPATKAN PROPOSAL PROGRAM TERSEBUT ATAU HUBUNGI SEKRETARIAT MES 
>>PUSAT 021-2511304, 0817820228 (IQBAL)


===========================================================================
============================##############=================================
===========================================================================
===========================================================================
===================KUNJUNGI HTTP://WWWW.EKONOMISYARIAH.NET=================
===========================================================================
=========================================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-syariah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-syariah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke