Utang cicilan (alm) Pak Kamaluddin sudah dibayarkan oleh Takaful
sehingga tidak ada lagi cicilan. Namun demikian ibu Ir. Tina Gustinar
juga ikut mempunyai cicilan yang asuransinya bukan di Takaful.
Sehingga hal ini bukan tanggung jawab Takaful dan cicilan terus
berlangsung.

untuk lebih lanjut bisa ke ibu cucu di 7991234/ 7992345 ext 1053
>
> terima kasih
--- In [email protected], Muhammad ANSHARY 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Assalaamu 'alaikum wr wb ikhwan/akhwat rahimakumullah,
> 
> Membaca artikel ini saya tertarik untuk mendengar Komentar or 
Tanggapan dari pihak yang mengerti kasus ini. Terus terang saya juga 
sedang memproses kredit pembangunan rumah dengan salah satu bank 
Syariah di Jakarta yang salah satu syaratnya adalah "mengcover" 
dengan asuransi jiwa.
> Mohon tanya juga tentang asuransi jiwa syariah?
> 
> Atas tanggapan dan komentarnya diucapkan terima kasih.
>  
> Jazakallahu khairan katsiro & wassalaamu 'alaikum wr wb, 
>  
> Muhammad Anshary 
> In Sydney, AUSTRALIA 
>  
> "Al Haqqu mir Rabbika falaa takuu nanna minal mumtarin" (Al-Qur'an 
Surah Albaqarah [2]:147) 
> Kebenaran/al-Haqq itu adalah dari Rabb-mu (Allah swt), sebab itu 
jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.
> (This is) the Truth from your Lord (Allah swt), so be you not one 
of those who doubt.
> 
> 
> 
> ----- Original Message ----
> From: Aak Surahman <[EMAIL PROTECTED]>
> To: ekonomi syariah <[email protected]>; 
[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Monday, October 9, 2006 11:37:42 AM
> Subject: {ekonomi-syariah} Janji syurga bank syariah jilid sekian
> 
> 
> Asswrwb.
>  
> Mohon bantuan teman-teman atas masalah yang dihadapi nasabah bank 
syariah di bawah ini. Slogan bank syariah "adil dan menentramkan" 
atau "Pertama murni syariah" ternyata tidak seindah yang digembar-
gemborkan. Berikut keluhan nyata yang disampaikan seorang nasabah 
kepada teman-teman dosen di kampus.
>  
> Ibu Ir. Tina Gustinar dan suaminya H. Kamaluddin Lc., keduanya 
dosen di universitas yang berbeda, berniat membeli rumah temannya H. 
Amiruddin di Bekasi. Karena tidak memiliki uang tunai dan memburu 
waktu, mereka direferensikan ke bank syariah mandiri cabang Bekasi. 
Mereka lalu mendatangi bank itu dan memohon kredit untuk membeli 
rumah tersebut. Singkat kata, mereka lalu menandatangani kontrak 
pembiayaan pembelian rumah pada tahun 2003 dan diharuskan menjadi 
peserta asuransi syariah agar salah satu diantara mereka (suami-
istri) meninggal, maka pembiayaan itu lunas. Tanpa ba-bi-bu dan 
dengan kepercayaan penuh kepada bank syariah yang menurut mereka 
tidak mungkin menipu, merekapun melakukan yang diperintahkan, menjadi 
peserta asuransi syariah dan membayar preminya tiap semester. Inilah 
pertama dalam hidupnya ia berhubungan dengan bank dan asuransi, yang 
syariah pula.
>  
> Pada tahun 2004 takdir Tuhan berbicara. Sang suami H. Kamaluddin Lc 
wafat. Sesuai janji yang didengar pada waktu berkontrak, Ibu Tina 
mengontak Bank Syariah Mandiri untuk memastikan bahwa pembiayaannya 
lunas. Hal itu ia lakukan mengingat ia memiliki 3 orang anak yang 
masih sekolah dan gajinya sebagai dosen hanya cukup untuk membiayai 
kehidupan sehari-hari. Apabila ia juga harus membayar cicilan rumah 
yang dulunya dibayar oleh suaminya, ia tidak sanggup.
>  
> Ternyata janji bank syariah juga cuma janji syurga. Bank Syariah 
Mandiri dengan pongahnya menganggap tidak terjadi apa-apa dengan 
keluarga itu dan meminta Ibu Tina untuk melanjutkan cicilan rumah 
seperti yang telah dibayar suaminya. Tentu saja Ibu Tina menolak 
dengan alasan ia pernah dijanjikan bahwa apabila salah seorang dari 
mereka meninggal maka pembiayaan lunas. BSM kemudian meminta agar 
diperlihatkan polis Takaful yang ia bayar bersama suaminya. Ibu Tina 
merasa aneh, karena kedua polis Takaful itu justru ditahan oleh BSM 
dan selama ini tidak pernah diberikan kepadanya, baik asli maupun 
copynya. Yang dipegang oleh Ibu Tina hanyalah perjanjian pembiayaan 
(kredit) Murabahah dengan margin 21 % p.a. (dapat berubah sesuai 
perjanjian).
>  
> Maka tarik menarik pun terjadi. BSM tetap menagih dan Ibu Tina 
bertahan tidak mau bayar, karena pertama ada janji yang ia dengar 
langsung dari pincab BSM saat itu, kedua karena dia tidak punya uang. 
Ia lalu berusaha kesana kemari untuk mencari pembuktian janji itu. 
Setahun kemudian ia baru BSM mengirimkan copy polis asuransi Takaful 
atas namanya sendiri. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa BSM 
melakukannya karena beberapa temannya di beberapa lembaga seperti 
Badan Arbitrase Syariah, DSN, dan BI ikut membantu mengontak direktur 
utamanya, Yuslam Fauzi, agar menyelesaikan masalah itu.  Tapi ia 
kurang puas, karena polis asuransi atas namanya itu justru malah 
memberatkannya. Ia lalu menuntut agar copy polis atas nama suaminya 
juga diberikan agar ia bisa melakukan klarifikasi kepada Takaful. Dua 
tahun telah berlalu tapi kondisinya masih sama: Suaminya telah wafat, 
ia dipaksa membayar cicilan kepada bank syariah yang katanya Adil dan 
Menentramkan (tapi bohong, menjebak dan
>  menyusahkan), padahal ia pernah dijanjikan akan dibebaskan dari 
cicilan apabila ia atau suaminya yang meninggal.
>  
> Setelah istikharah dan munajat kepada Allah SWT dan berharap kepada 
karuniaNya pada bulan Ramadhan ini kami para kolega Ibu Tina berniat 
membantu beliau untuk kesekian kalinya. Buat teman-teman yang ada di 
milis ini, kami mohonkan bantuan anda untuk memberikan jalan bagi 
beliau. Kepada bapak-bapak yang ada di DSN, BI dan BAS atau apalah 
namanya, mohon agar kasus seperti ini diperhatikan dan dituntaskan. 
Jangan sampai nama bank syariah cemar gara2 kelakuan satu atau dua 
bank. Sudah sering terdengar keluhan masyarakat tentang bank syariah 
yang " lebih yahudi dari yahudi sendiri..."
>  
> Wallahu A'lam
>  
> Aak Surahman 
> Dosen di salah satu PTS swasta 
> 
> 
> ----- Original Message ----
> From: addin alfatih <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Wednesday, October 4, 2006 1:05:17 AM
> Subject: Re: {ekonomi-syariah} pelatihan akuntansi syariah
> 
> 
> terima kasih atas informasi pelatihan akuntansi
> syariahnya.
> 
> --- hapid setia <neo_pentana@ yahoo.com> wrote:
> 
> > 
> > 
> > ------------ --------- --------- ---
> > Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com. Check
> > it out. 
> 
> ____________ _________ _________ _________ _________ __
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
> http://mail. yahoo.com
>






===========================================================================
===========================================================================
===================KUNJUNGI HTTP://WWWW.EKONOMISYARIAH.NET=================
===========================================================================
===========================================================================
==========================##############===================================
===========================================================================
K E S E M P A T A N  T E R B A T A S :   5 PENDAFTAR PERTAMA

DITUTUP TANGGAL 8 OKTOBER 2006!!!!!!

>>PENGURUS PUSAT MES MENYEDIAKAN WEB-SITE OFFICIAL UNTUK SELURUH 
>>ASOSIASI/ORGANISASI EKONOMI SYARIAH DI INDONESIA DAN INDIVIDU PENGGIAT 
>>EKONOMI SYARIAH, DENGAN HARGA YANG SANGAT TERJANGKAU.  DAPAT DISKON KHUSUS 
>>BAGI MES-MES DAERAH (BAIK PENGURUS WILAYAH MAUPUN PENGURUS DAERAH)

>>CUKUP SEKALI DAFTAR, SELANJUTNYA KAMI YANG URUS.

>>KIRIMKAN EMAIL KOSONG KE [EMAIL PROTECTED] 

>>UNTUK MENDAPATKAN PROPOSAL PROGRAM TERSEBUT ATAU HUBUNGI SEKRETARIAT MES 
>>PUSAT 021-2511304, 0817820228 (IQBAL)


===========================================================================
============================##############=================================
===========================================================================
===========================================================================
===================KUNJUNGI HTTP://WWWW.EKONOMISYARIAH.NET=================
===========================================================================
=========================================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-syariah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-syariah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke