BISNIS PARA PANGERAN ARAB 

Sheikh Mohammed bin Rashid Al-Maktoum (Uni Emirat Arab)
Dubai International Capital (DIC), sebuah cabang dari Kerajaan 
Bisnis yang dikuasai oleh Sheikh Mohammed bin Rashid Al-Maktoum, 
telah menkonfirmasikan akan membeli klub Liga Premier Inggris, 
Liverpool FC seharga £450 Juta.
DIC sendiri baru dibentuk pada tahun 2004 sebagai Investment Group 
yang menurut orang dalam, kelompok ini akan ber-investasi di seluruh 
dunia dalam waktu 5 tahun ke depan sebesar £20 Milliar.
Siapa sih sebenarnya dibelakang DIC?
Sheikh Mohammed bin rashid Al-Mouktoum adalah Perdana Menteri 
sekaligus Wakil President United Arab Emirates, sang penguasa Dubai.
Kekayaan pribadinya diperkirakan sebesar £7 Milliar, tapi jika 
dihitung dengan kekayaan keluarga maka jumlahnya dipercaya mencapai 
dua kali lipat, yang membuat dia menjadi orang terkaya nomor 5 di 
dunia.
Sebelum membeli Liverpool, DIC sudah mempunyai tangan bisnis di 
United Kingdom, yaitu:
Tussaud Group, dibeli pada tahun 2005 sebesar £750 Juta. Tussaud 
adalah termasuk yang mengelola Museum Madamme Tussaud yang terkenal 
di Inggris, British Airways London Eye, Alton Towers, Chessington 
World of Adventures, Thorpe Park, Warwick Castle dan Heide Park di 
Jerman. 
Jaringan Hotel Travelodge, dibeli seharga £695 juta. 
Engineering Company di Doncasters, seharga £600 Juta. 
Membeli 2% saham di Perusahaan Mobil Milik Jerman-US; Daimler-
Chrysler seharga £500 Juta. 

Al Waleed (Pangeran Arab Saudi)
Beberapa bisnis yang dijalankannya : 
Azizia Commercial Investment Company, 20% 
AOL Time/Warner, approximately 1% 
Arab Palestinian Investment Company Ltd. (APIC), 4% 
Apple Computers Inc. 
Ballast Nedam Group, 3% 
Canary Wharf, London, 2% 
Citigroup, 4% 
Consulting Clinics Beirut, 40% 
Disneyland-Paris, 17.3% 
eBay.com, less than 1% 
Fairmont Hotels and Resorts, 4.9% 
Four Seasons Hotels & Resorts, 22% 
Four Seasons London, 100% 
Four Seasons at Nile Plaza Cairo, 50% 
George V Hotel, Paris, 100% 
Hewlett-Packard (HP), approximately 1% 
International Financial Advisors (IFA), 5% 
Kingdom Agriculture & Development Co. (KADCO), 50% 
Kingdom Centre, 32.5% 
Kingdom City , 38.9% 
Kingdom Holding Company, 100% 
Kingdom Hospital, 65% 
Kingdom Hotel Investment Group, 46.9% 
Kingdom Schools, 47% 
Kingdom Zephyr Africa Management Company (KZAM), 50% 
Kodak Corporation, 1% 
Kuwait Invest Holding, 5% 
Lebanese Broadcasting Center (LBC), 49% 
Motorola, approximately 1% 
Mövenpick Hotels and Resorts, 33.3% 
National Industrialization Company, 15% 
News Corporation, 3.75% 
Palestine Real-estate Investment Company (PADICO), 5% 
Pepsi Co., less than 1% 
Plaza Hotel, 10% 
Priceline.com, 5.4% 
Procter & Gamble, less than 1% 
Rotana Video & Audio Visual Co., 100% 
Saks Fifth Avenue , more than 2.3% 
Samba Financial Group, 5% 
Savola Group Company, 17.9% 
The Walt Disney Company, less than 1%
As of 2006, he was believed to be in talks with Robert Earl, founder 
of Planet Hollywood, about taking a controlling stake in the English 
Premier League's Everton Football Club

(Dari berbagai sumber : forbes, time, wikipedia, swa)
Para pangeran ini ternyata masih mempercayai orang-orang eropa dan 
amerika yang notabene musuh orang Islam. Ataukah karena negara-
negara Muslim cenderung tidak bisa dipercayai karena mental yang 
korup? 
Mohon pencerahannya ...


--- In [email protected], "Wido Q Supraha" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 10% Orang Kaya Kuasai 85% Aset Global          
> 
> Kamis, 07 Desember 2006 
> 
> Sekitar 85% aset global, hanya dikuasai 10% orang. Mereka adalah 
orang-orang
> super kaya di dunia. Amerika berada di posisi teratas disusul 
Jepang, dan
> Inggris
> 
>  
> 
> Hidayatullah.com--Lembaga riset Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 
menyatakan,
> sebanyak 10% warga terkaya di dunia ini menguasai 85% aset global.
> 
>  
> 
> Di antara negara-negara dengan perekonomian mapan, Amerika Serikat 
masih
> berada di posisi teratas, disusul Jepang, kemudian Inggris di 
tempat ketiga.
> Dalam laporan bertajuk "The World Distribution of Household Wealth
> (Distribusi Kesejahteraan Rumah Tangga Dunia)" itu, World 
Institute for
> Development Economics Research, Universitas PBB, memaparkan bahwa 
10% orang
> terkaya di dunia tersebut ditentukan memiliki aset minimal USD500 
ribu.
> 
>  
> 
> Porsi mereka tidak lebih 1% dari jumlah total penduduk dunia. 
Dalam hal ini,
> kekayaan didefinisikan sebagai nilai aset fisik dan finansial 
minus utang.
> Dengan penghitungan itu, didapati bahwa 1% lagi individu memiliki 
aset
> bersih USD2.200. Mereka masuk kategori separuh teratas penikmat 
kekayaan
> dunia.
> 
>  
> 
> Bila dikomparasi, jika 10% orang terkaya menguasai 85% aset dunia, 
maka 50%
> penduduk dunia yang menempati posisi separuh terbawah hanya 
menikmati 1%
> dari total aset dunia. Lembaga riset PBB itu mencatat, meskipun 
distribusi
> kekayaan belum merata, setidaknya telah tercipta upayaupaya menuju
> pemerataan itu.
> 
>  
> 
> "Kekayaan masih sangat terkonsentrasi di Amerika Utara, Eropa, dan
> negara-negara kaya di Asia-Pasifik. Warga di negaranegara itu 
menikmati 90%
> dari total kekayaan dunia," tulisnya. Di antara negara-negara yang 
masuk
> kategori berpendapatan tinggi itu bervariasi, mulai USD37 ribu per 
orang di
> Selandia Baru hingga USD86.369 di Jerman, serta USD109.418 di 
Belanda.
> 
>  
> 
> Di AS rata-ratanya adalah USD143.727 pada 2000 dan USD180.837 di 
Jepang.
> Total nilai kekayaan rumah tangga pada 2000 diperkirakan sekitar 
USD125
> triliun atau setara dengan tiga kali produksi global (USD20.500 
per orang).
> Di Indonesia, data pendapatan per kapita tercatat adalah USD1.400, 
India USD
> 1.100, Zimbabwe USD1.465. Yang terendah adalah Republik Demokratik 
Kongo
> dengan hanya USD180.
> 
>  
> 
> Dalam hal keseimbangan distribusi kekayaan, AS terbilang paling 
tidak
> seimbang dan Jepang masuk kategori terendah. Sedangkan Indonesia 
berada satu
> level dengan Inggris, Rusia, dan Pakistan. James Davies, profesor 
ekonomi di
> Universitas Western Ontario, salah seorang penyusun laporan itu, 
menyatakan,
> ketidakseimbangan dalam pendapatan tersebut selama 20 hingga 25 
tahun
> terakhir terus meningkat.
> 
>  
> 
> "Memang muncul sejumlah masalah di negara-negara berkembang, 
sehingga
> membuat orang-orang sulit mengumpulkan kekayaan yang sebetulnya 
sangat
> penting untuk menghadapi hidup yang terus menantang," paparnya. 
Jurang
> antara negara kaya dan miskin sejauh ini masih menjadi 
keprihatinan politisi
> dan ekonom global.
> 
>  
> 
> Mereka menilai perbedaan kekayaan itulah yang menjadi salah satu 
alasan
> penghambat pembangunan. Namun, demikian Davies, ada tanda-tanda 
harapan dari
> kebangkitan dan pertumbuhan pesat ekonomi China dan India. Di 
kedua negara
> ini, jumlah penduduk kaya terus bertambah. Tapi Anthony Shorrocks, 
direktur
> lembaga riset PBB tersebut, mencatat, meski pertumbuhan ekonominya 
sangat
> pesat, China belum bisa cepat masuk jajaran super-rich.
> 
>  
> 
> Sebab, rata-rata pertumbuhan ekonominya moderat dan masih cukup 
jauh dari
> standar internasional. Paling tidak butuh hingga satu dasawarsa 
lagi bagi
> China untuk memasukkan warganya dalam kategori kaya. Sementara 
itu, di
> negara-negara berkembang seperti Bangladesh, peningkatan dan 
pemerataan
> kesejahteraan dipacu dengan pendirian lembaga-lembaga pemberi 
kredit kecil.
> Di sisi lain, program pemerintah yang memungkinkan kaum miskin 
lebih dulu
> memiliki tanah juga memberikan jaminan pemerataan kesejahteraan.
> 
>  
> 
> Terkaya di Inggris
> 
>  
> 
> Raja baja Lakshmi Mittal mempertahankan posisi sebagai orang 
terkaya di
> Inggris. Pada daftar "Sunday Times Rich List 2006-2007" yang 
dirilis
> kemarin, kekayaan Mittal saat ini ditaksir senilai 13,2 miliar 
pounds
> (USD26,1 miliar).
> 
>  
> 
> Ekspansi bisnis Mittal, yang awal tahun ini mengakuisisi raksasa 
baja
> Arcelor di Luksemburg, tidak mengurangi kekayaan pengusaha 
berkebangsaan
> India tersebut. Posisi kedua ditempati taipan Rusia sekaligus bos 
klub sepak
> bola Chelsea, Roman Abramovich. Sepanjang tahun lalu kekayaan 
Abramovich
> ditaksir bertambah lebih dari 3 miliar pounds, sehingga tahun ini 
nilai
> totalnya sekitar 11 miliar pounds.
> 
>  
> 
> Tahun ini Abramovich telah mengucurkan tidak kurang 440 juta 
pounds untuk
> terus memoles kekuatan Chelsea agar lebih mampu berbicara di level
> persaingan sepak bola Eropa. Untuk menjadi yang terkaya di Inggris,
> Abramovich butuh 2,4 miliar pounds lagi. Mittal dan Abramovich jauh
> meninggalkan para pesaing, di antaranya mantan personel The 
Beatles Paul
> McCartney dengan nilai kekayaan "hanya" 825 juta pounds.
> 
>  
> 
> Kekayaan McCartney banyak berkurang akibat kasus perceraiannya 
dengan
> Heather Mills. McCartney harus mengeluarkan banyak kompensasi. 
Tahun ini
> daftar terkaya Sunday Times mencakup 5.000 orang dengan batas 
kekayaan
> minimal 5,5 juta pounds. Dengan kekayaan yang terus merosot, ingat 
penyusun
> daftar, McCartney tahun depan bisa saja terlempar dari daftar 100 
orang
> terkaya di Inggris.
> 
>  
> 
> Namun, batasan kekayaan minimal 5,5 juta pounds itu tidak 
menghalangi
> selebriti muda Daniel Radcliffe masuk daftar. Pada usianya kini, 
17 tahun,
> aktor Harry Potter tersebut telah mengumpulkan kekayaan senilai 14 
juta
> pounds. [sin/cha]
> 
>  
> 
> Source :
> <http://hidayatullah.com/index.php?
option=com_content&task=view&id=3941&Item
> id=66>
> http://hidayatullah.com/index.php?
option=com_content&task=view&id=3941&Itemi
> d=66
>


Kirim email ke