KIta lihat saja dulu, husnudzon kita harus tetap dipertahankan, beliau pun belum baru beberapa hari menjadi Menteri. Tentu kita belum bisa menyimpulkan hal-hal yang saudara maksud dengan privatisasi BUMN. Terima Kasih --- A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Setelah berusaha menahan diri dan mencoba bersangka > baik, ternyata Sofyan Djalil yang menjadi Meneg BUMN > baru menegaskan bahwa dia akan mempercepat > Privatisasi > (PENJUALAN) BUMN-BUMN pada tahun ini. Ini saya lihat > di footer MetroTV pagi ini (Tanggal 9 Mei 2007) > > Sebagai tambahan, dari sisi seorang Muslim, pada > saat > BUMN dikuasai oleh negara, berarti pemerintahan yang > mayoritas dikuasai Muslim yang menguasainya. > Demikian > pula keuntungannya untuk rakyat yang mayoritas > Muslim. > > Tapi jika diserahkan ke swasta/asing, maka yang > menguasai dan menikmatinya adalah non Muslim. > Apalagi > investor Yahudi macam George Soros dengan Quantum > Fundnya memang sudah masuk ke "Pasar Indonesia". Tak > sepantasnya ummat Islam/ekonom Islam diam melihat > hal > ini. > > Sebelumnya saya memang melihat Sofyan Djalil adalah > orang pasar/neoliberalis yang pro privatisasi BUMN. > Hingga aneh juga melihat SP BUMN di media massa > terlihat mendukung dia dan menolak Sugiharto. > Padahal > aktivis SP BUMN yang saya kenal umumnya sangat > menentang privatisasi BUMN. > > Tapi itulah kepiawaian Sofyan Djalil dalam hal > politik > dan propaganda. Seperti ketika dia menghadapi > pendemo > kenaikan harga BBM. Sebagai jago propaganda dia bisa > mengatasinya. > > Sugiharto, mantan Meneg BUMN sebetulnya cukup bagus > prestasinya. Dengan konsep PROFITISASI BUMN (Membuat > BUMN untung) dia berhasil meningkatkan keuntungan > BUMN > dari rp 40 trilyun tahun 2004 jadi rp 54 trilyun > tahun > 2005. Setoran BUMN untuk RAKYAT (APBN) NAIK DARI RP > 54 > trilyun jadi rp 69 Trilyun (tahun 2006) > > Nah Sofyan Djalil menganut konsep yang berbeda. > Konsepnya JUAL BUMN (PRIVATISASI). Mungkin saat > menjual pemerintah dapat uang cukup banyak. Entah > nanti dikemanakan uang hasil penjualannya, yang > jelas > Golkar cukup gencar mendukungnya. > > Tapi setelah BUMN terjual tidak ada lagi uang > puluhan > trilyun rupiah per tahun untuk rakyat. Mungkin > setelah > Meneg BUMN Sofyan Djalil selesai menjabat, tidak > akan > lagi ada Meneg BUMN karena BUMN semua sudah dijual > ke > swasta/perusahaan asing. Tak ada lagi uang BUMN > untuk > rakyat. > > http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/berita-utama/3-menko-dipanggil-ke-ci\ > keas-3.html > Sugiharto juga percaya bahwa dia telah menunjukkan > kinerja terbaik. Ukuran keberhasilannya dapat > dilihat > dalam gelaran BUMN forum yang telah dilaksanakan > beberapa waktu lalu. Dia menggarisbawahi pernyataan > Presiden dalam acara tersebut. �Bayangkan > keuntungan > (BUMN) naik dari sekitar Rp40 triliun (pada 2004) > sampai Rp54 triliun dan setoran APBN naik dari Rp54 > triliun pada akhir 2004 jadi Rp69 triliun (pada > akhir > 2006),� kata dia. Keyakinan bahwa Presiden > akan > melakukan reshuffle berdasarkan kinerja juga > disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy > Numberi. �Nggak ada masalah. Kalau saya terus > kerja > saja,� kata dia di Denpasar,kemarin.(ali > ikhwan/susi/dian widiyanarko/- muhammad > ma�ruf/miftachul chusna) > > http://www.detikfinance.com/index.php/kanal.read/tahun/2007/bulan/05/tgl/05/time\ > /130637/idnews/776633/idkanal/4 > Sabtu, 05/05/2007 13:06 > Sofyan Dikhawatirkan Gencar Lakukan Privatisasi BUMN > Hendi Suhendratio - detikfinance > > Jakarta - Menkominfo Sofyan Djalil sudah dipastikan > mendapat pos baru. Meski belum dipastikan pos > barunya, > namun dikabarkan Sofyan akan menjabat sebagai Menneg > BUMN menggantikan Sugiharto. > > Jika memang benar, maka dikhawatirkan Sofyan akan > membawa gaya lama yakni gencar melakukan > privatisasi. > > "Jangan sampai nanti pak Sofyan di situ nanti untuk > menutup defisit malah kembali melakukan > privatisasi," > kata pengamat ekonomi Aviliani di sela-sela obrolan > tentang reshuffle di Mario's Place, Jakarta, Sabtu > (5/5/2007). > > Seperti diketahui, Sofyan merupakan staf ahli saat > Tanri Abeng menjabat sebagai Menteri Negara > Pendayagunaan BUMN. Pada masa itu, Tanri memang > cukup > getol melakukan privatisasi BUMN. > > "Zamannya pak Tanri kan banyak privatisasi. Nah, > privatisasi yang berlebihan pada akhirnya akan > merugikan BUMN," katanya. > > Aviliani menilai privatisasi BUMN justru akan > memberi > dampak merugikan pada sisi pajak. Dalam > pengamatannya, > Aviliani melihat bahwa BUMN yang diprivatisasi > pembayaran pajaknya justru menurun. Padahal BUMN > selama ini merupakan salah satu pembayar pajak > terbesar. > > "Yang diprivatisasi itu bayar pajaknya tidak nambah, > malah turun. Dan kita tahu yang paling banyak bayar > pajak itu BUMN," jelasnya. > > Aviliani melihat bahwa sebenarnya kinerja Sugiharto > cukup baik. Dengan demikian, jika Sugiharto diganti > oleh Sofyan, Aviliani melihat hal tersebut sebagai > keputusan politik semata. > > Ditambahkannya, jika memang Sofyan akan menjabat > sebagai Menneg BUMN dan ia menjalankan tugasnya > secara > profesional dalam artian tidak mengakomodir > keinginan > partai untuk menempatkan orang-orang tertentu, maka > nasib Sofyan akan sama dengan Sugiharto. > > "Kalau nggak mengakomodir partai, dia bisa > 'di-Sugi-kan'. Artinya, ya direshuffle lagi," > tegasnya. > > Hal senada disampaikan pengamat ekonomi Iman Sugema, > yang juga menilai bahwa dari sisi kinerja sebenarnya > Sugiharto tidak bermasalah. "Namun ini cuma masalah > bargain dan desakan politik," jelas Iman kepada > detikFinance. > > Iman juga memperkirakan tim ekonomi tidak akan > dirombak secara besar-besaran. "Presiden mungkin > hanya > mengganti menteri yang sakit saja," tambahnya. > (qom/djo) > > === > Ingin berdiskusi mengenai masalah ekonomi di > Indonesia? > Kirim email ke: > [EMAIL PROTECTED] > > > > ____________________________________________________________________________________ > Finding fabulous fares is fun. > Let Yahoo! FareChase search your favorite travel > sites to find flight and hotel bargains. > http://farechase.yahoo.com/promo-generic-14795097 > ____________________________________________________________________________________Pinpoint customers who are looking for what you sell. http://searchmarketing.yahoo.com/
