sepenggal pengalaman saya dan teman teman pengguna bank syariah tentang 
positifnya bank Islam.

Di bank riba, kita tidak ditanya mau untuk apa uang yang dipinjam tsb, 
digunakan apapun halal - haram bukan urusan bank. asal kita siap bayar x% 
sebulan selesai sudah urusan bank.

Sehingga di bank Islam ada sebuah kepedulian terhadap nasib kita di akherat 
kelak, membantu kita dalam menjawab pertanyaan akherat "Min aina iktasabahu wa 
fiima shodaqohu"  harta kita  darimana dapatnya dan kemana kita belanjakan.

Saat krisis 1998, ketika bunga bank riba melonjak tak masuk akal, saya sudah 
jadi nasabah Bank Islam, saya merasa diuntungkan karena bagi hasil tidak ikut 
naik seperti pasar uang atau pasar bunga.
saya pinjem dengan akad jual beli, berapapun bunga di luar melonjak tinggi 
selangit, saya tetap hanya membayar sejumlah margin keuntungan bank Islam saja, 
tidak mencekik dan tidak tambah apapun.

Pendapat saya , 
Di bank riba, lebih mementingkan laba perusahaan , tidak mau tahu , apakah 
sektor riel berjalan atau tidak. Kalau bank lebih untung bila uang ditaruh di 
BI ngapain capek capek minjemin pengusaha, yang resiko nya dana macet meningkat 
(NPF naik).

35 tahun lebih kita dijejali oleh bunga, bunga, bunga, kapital, kapital dan 
kapital. Produk Islam harus murah bahkan kalau bisa gratis seperti pelayanan di 
takmir masjid, bank adalah urusan pasar, bank  Islam adalah urusan masjid, di 
pasar kita biasa maklum kalau ada yang mencekik, maklum, maklum.

begitu isi otak kita selama puluhan tahun, sehingga setiap ada produk bank 
pasti comparenya dengan bank riba.

----- Pesan Asli ----
Dari: dwi nugroho <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Senin, 14 Mei, 2007 12:42:36
Topik: Re: {ekonomi-syariah} SYARIAH KAH BANK SYARIAH ?









  


    
            
benar2 lintah darat bertopeng agama....... ......... .......

 

kata2 yang sangat keji. Meski kita tidak menyatakan bank syariah sekarang 
adalah belum 100% syariah janganlah antum berkata seperti itu. Ingetlah bahwa 
siksa paling berat di hari kiamat kebanyakan adalah karena lidah.

 

Antum perhatikan dulu, apa benar pendirian bank syariah itu karena motivasi 
lintah darat atau membantu umat untuk lepas dari sistem riba walaupun memang 
tidak bisa 100% murni syariah.

 

Saya termasuk berpendapat bahwa bank syariah sekarang adalah belum murni 
syariah tapi menghargai upaya mereka yang berjuang di bank syariah dan tetap 
memilih memanfaatkan "bank syariah" daripada bank konvensional.



----- Original Message ----
From: Rangga Lesmana <rangga_the_demon@ yahoo.com>
To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com
Sent: Sunday, May 13, 2007 11:53:00 AM
Subject: Re: {ekonomi-syariah} SYARIAH KAH BANK SYARIAH ?



Saya juga merasa terlalu dibodohi oleh segala sesuatu yang berbau syariah 
tersebut pak....saya punya pengalaman sewaktu mencari kredit untuk 
usaha...ternyata rate yang diberikan oleh hampir semua bank syariah sangat 
memberatkan ..dibandingkan dengan beberapa bank konvensional. ....jadi label 
syariah tersebut benar2dimanfaatkan untuk mengeruk keuntungan sebesar2nya. 
.....benar2 lintah darat bertopeng agama....... ......... .......

abu ammar <abuammar_pktti@ yahoo.com> wrote: 



Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarokatuh
Alhamdulillah wassholatu wassalamu ala Rasulillah wa
ala alihi washaohbihi wa man wa lah. Wa ba'du

Subhanallah, setelah membaca artikel dalam :

http://www.asysyari ah.com/syariah. php?menu= detil&id_ online=424

saya kembali mempertanyakan label "syariah" dalam bank
syariah.

Padahal jika dilihat dari share murobahah yang kisaran
70%. Berarti selama ini kita masih bermuamalah dengan
lembaga yang telah melakukan "sistem jual beli" yang
dilarang oleh islam ? Berarti pula kita bertaawun
dengan keharaman ?

Demikian pulakah dengan artikel :

http://www.asysyari ah.com/syariah. php?menu= detil&id_ online=423

Yang artinya tidak ada asuransi
 syariah, sebagaimana
yang dipraktekkan oleh berbagai lembaga asuransi
syariah. 

Permasalahan label syariah dengan produk-produknya
yang telah difatwakan oleh institusi resmi MUI,
menjadi pertanyaan besar. Jangan-jangan MUI salah
berfatwa nih.

Sebagaimana MUI memfatwakan bunga bank haram pada
oktober 2004. Apakah sebelum oktober 2004 bunga adalah
halal?

Wallahu a'lam setelah membaca kedua artikel tersebut,
sepertinya kedua artikel tersebut lah yang benar,
meskipun bertentangan dengan Fatwa MUI. Apalagi ukuran
kebenaran bukanlah dari fatwa MUI, tapi berdasarkan
Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan pemahaman yang benar.

Abu ammar
Hamba Allah yang haus akan hidayah dan ilmu yang benar

____________ _________ _________ _________ _________ __
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail. yahoo.com
 







Building a website is a piece of cake. 
Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.









      Got a little couch potato? 

Check out fun summer activities for kids.
    
  

    
    




<!--

#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a {
text-decoration:none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc {
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o {font-size:0;}
.MsoNormal {
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq {margin:4;}
-->








      
________________________________________________________ 
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
http://id.yahoo.com/

Kirim email ke