kebetulan saya adalah karyawan PT. MAA Life Assurance.. saya cuma mau menanggapi beberapa tanggapan dari teman-teman milis..sedikit meluruskanlah..
- Saat sudah dirubah ke syari'ah, justeru hampir sulit ditemukan front-officer yang mengenakan jilbab Saat ini telah banyak frontliner yang menggunakan jilbab. Hal ini memang membutuhkan proses karena akan menjadi tidak adil apabila MAA memberhentikan atau memindahkan karyawan yang berkinerja baik dengan alasan karena yang bersangkutan tidak mengenakan jilbab (bukankah Islam mengajarkan untuk saling menghormati/la tadzlimuuna walaa tudzlamuun (kita ga boleh dzalim kan sama orang lain)). MAA adalah perusahaan yang memberikan kesempatan yang adil kepada seluruh karyawannya untuk berkarir tanpa memandang asal-usul mereka. - Brosur ditarif dengan tinggi, sehingga menyulitkan marketer untuk menggunakan marketing-kit ini Hal ini sebenarnya telah dilakukan oleh perusahaan2 lain dengan tujuan efisiensi. Lagipula yang ditawarkan MAA kepada marketernya adalah bisnis bukan sekedar pekerjaan. Dengan dijualnya brosur, MAA berharap para marketernya adalah orang2 yang mempunyai komitmen tinggi untuk berkarir di bidang penjualan. Selain itu brosur MAA juga merangkap sbg SPA (Surat Perjanjian Asuransi) sehingga bukan hanya merupakan marketing kit tetapi menjadi alat untuk menjual. Sebagai informasi, harga brosur yang dijual MAA berkisar di angka Rp 1,000. - Berorientasi bisnis daripada syi'ar. Selain dengan beragam kebijakan yang mendukugnya, ruh syari'ah pun menjadi asing di asuransi MAA, hal ini bisa dilihat tidak adanya pengajian regular, dan sepinya musholla di waktu-waktu Allah memanggil MAA melakukan bisnis sekaligus syi'ar. (bukankah Rasul sendiri melakukan hal seperti ini?) Dalam melakukan bisnis, MAA menggunakan metode2 yang umum digunakan dalam bidang manajemen. MAA tidak membatasi metode apa yang akan digunakan untuk mengelola bisnisnya sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip syariah dan dapat diaplikasikan dengan optimal. MAA memiliki pengajian reguler tetapi untuk saat ini memang hanya terbatas untuk karyawan. MAA juga memiliki 2 musholla di 2 lantai yang berbeda sehingga memang jama'ah menjadi tersebar merata di 2 musholla tersebut pada waktu2 sholat. - Premi Asuransi Kesehatan baru saja dinaikkan, dan sepertinya mengarah akan ditutupnya produk kesehatan ini Kenaikan premi ini dilakukan karena kenaikan harga pelayanan dan pendukung medis. MAA tidak berencana menutup produk ini karena produk ini memberikan keuntungan yang cukup signifikan. Selain itu MAA juga tetap memberikan bagi hasil kepada nasabah2 yang memenuhi syarat2 yang telah ditetapkan dalam akad mudharobah. Ini membuktikan bahwa MAA akan tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada para nasabah asuransi kesehatannya. Terimakasih atas pendapat teman-teman milis dalam menanggapi perusahaan kami..InsyaAllah tanggapan teman-teman akan menjadi bahan buat kami untuk menuju yang lebih baik..amin.. Salam Ukhuwah..
