asuransi syariah:
pada intinya seperti tolong menolong, tapi caranya lebih kerenan dikit,,
jadi kita kaya nabung di perusahaan asuransinya, dari tabungan itu sebagian
dipake buat dana bersama (dana tabarru), dana ini kepake kl ada anggota
asuransi lain yang sakit /meninggal (tegantung belinya asuransi
kesehatan/kecelakaan/yang lainya)
nah kl ada anggota yg nggak ngeklaim(misalnya dia punya asuransi kesehatan,
tp sehat selalu walafiat), uang tabarru itu dibalikin,,,
perusahaan asuransinya dapet untung dari muter2in (investasi) duit yang
terkumpul dari para anggota itu...terus dia juga berhak ngutip dana wakalah
karena udah membantu mengelola dana kita itu,,,
recomended bung kl mau beli asuransi syariah, niatnya nolongin orang jg bisa
ko,,,
kl msih 30-an, beli yg unit link aja, jd sbagian investasi sebagian
asuransi,,,secara personal dan makro ekonomi akan lebih ekonomis,,,
and, gw bukan orang asuransi ko,,,tenang aja,,,ini pendapat independen.
Ponco T Widagdo.
---------------------------------
Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.