Bung Irpan Nasution,

Sebenarnya sederhana saja, Anda tentunya tahu bahwa dalam Al Qur'an ada ayat
yang menyatakan bahwa Allah tidak menciptakan manusia kecuali (semata-mata)
untuk mengabdi kepadaNya dan Allah telah mengangkat manusia sebagai Khalifah
di muka bumi, untuk itu Allah telah mempusakakan bumi dan seluruh isinya
kepada manusia untuk digunakan sebaik-baiknya bagi kemaslahatan ummat.
Dan karena itu manusia yang paling sempurna, Nabu Muhammad SAW, dinyatakan
sebagai pembawa rahmat untuk seluruh alam.

Jadi semua aktivitas kita : aktivitas saya dan aktivitas Anda, harus
ditujukan semata-mata untuk mengabdi kepada Allah SWT, yaitu dengan
sungguh-sungguh 1) menjalankan semua perintah-Nya, 2) menjauhi semua
larangan-Nya, dan 3) ikhlas menerima semua takdir-Nya.

Karena itu sebenarnya tidak ada yang 'konvensional', yang ada hanyalah yang
halal, yang haram, dan diantara keduanya ada hal yang syubhat. Dan Nabi
Muhammad SAW telah menegaskan bahwa "yang halal itu jelas dan yang haram itu
jelas" dan untuk yang syubhat Nabi Muhammad SAW telah menyuruh kita untuk
'menghindar dari yang syubhat' karena dikawatirkan bila kita masuk ke daerah
syubhat, kita akan terjerumus ke dalam yang haram.

Tegas, jelas, gamblang. Gunanya mengikuti ketentuan (syariah) Islam agar
kita bisa lebih dekat ke surga dan lebih jauh dari neraka.

Wassalam,

Mas E-Sya
2008/11/12 Irpan Nasution <[EMAIL PROTECTED]>

>   saya irpan umur 24 tahun (anggota baru), ingin tahu bagaimana sih
> semua orang di masyarakat ekonomi syariah ini mengaplikasikan
> perekonomian/kehidupan syariah dalam kehidupan sehari-hari? bagaimana
> hubungannya dengan keonvensional. dari sudut pandang kehidupan
> sehari-hari ya pak/bu..
>
> soalnya saya masih suka bingung cara memisahkannya dalam kehidupan
> sehari-hari saya. baik dalam pekerjaan maupun kegiatan di rumah.
>
> saya rasa ini akan membutuhkan jawaban yang panjang karena berkaitan
> dengan kehidupan, tapi saya akan sangat senang menerima balasan dari
> semua orang di sini baik secara bertahap ataupun sekaligus.
>
> terima kasih atas pencerahannya.
>
> 
>



-- 
Iwan P. Pontjowinoto
(62-811) 92 1954

ZAP Finance
Menara Karya 28th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-5 Kav. 1-2, Jakarta 12950
Telp      : (62-21) 5789 5505, Fax       : (62-21) 5789 5888
Website: www.zapfin.com

Kirim email ke