Selamatkan 30% Investasi ke Emas
Irna Gustia - detikFinance



(Foto: Reuters)  Jakarta - Krisis finansial global diprediksi akan berlangsung 
lama. Investor
yang ingin mencegah penurunan investasinya di surat berharga bisa
melakukan diversifikasi sepertiga investasinya ke emas.

Meski
harga emas cenderung turun yang per 20 November 2008 ada di posisi US$
735,9 per troy ounce, namun emas bisa menjadi pelindung di saat
investasi di pasar modal penuh ketidakpastian. 

Jika harga emas
US$ 735,9 per troy ounce maka harga emas per gram menjadi US$ 23,66 (1
troy ounce = 31,1 gram) sehingga harga emas dalam rupiah menjadi
sekitar Rp 284 ribu per gram (kurs 12.000/US$).

"Memang harga
emas cenderung turun, tapi ini waktu yang tepat untuk mengamankan
investasi. Minimal 30% investasi bisa didiversifikasi ke emas," kata
Ketua Asosiasi Pedagang Emas dan Permata Indonesia (Apepi) Jeffrey
Thumewa dalam perbincangannya dengan detikFinance, Kamis (20/11/2008).

Jeffrey
menilai dengan melakukan diversifikasi ke emas maka nilai investasi
akan lebih solid apalagi situasi ekonomi dalam negeri juga ikut
tertular krisis seperti saat ini.

Diakui Jeffery, tren harga
emas saat ini sedang turun mengikuti harga minyak dunia. Namun
menurutnya meski harga emas turun sepanjang nilai dolar AS menguat
tidak akan ada penurunan nilai investasi.

"Kecuali harga emas turun dan dolar ikut turun maka nilai investasinya akan 
menurun," katanya.

Namun
dia optimistis penurunan harga emas tidak akan sedrastis harga minyak,
karena harga minyak lebih banyak unsur politisnya seperti kepentingan
negara-negara besar.

Jeffrey mengaku pelaku pasar di komoditas
emas memang sulit memprediksi sampai kapan situasi ekonomi akan pulih.
Namun untuk berjaga-jaga menghadapi kelesuan ekonomi yang akan
berkepanjangan ini, pembelian emas saat ini merupakan momentum yang
tepat.

"Kalau pun investasi emas jangan yang ada di pasar
berjangka, karena pasar global sedang susah lebih baik membeli dalam
bentuk fisik," saran Jeffrey.

Hingga saat ini menurut Jeffrey memang belum ada animo beli yang besar terhadap 
emas. Semua pemilik dana memilih wait and see melihat perkembangan situasi 
global.

"Tapi menurut saya justru saat ini adalah waktu yang tepat untuk investasi 
emas," katanya.

 

Bagaimana dengan Anda? 

(ir/ir)




________________________________
Dari: D O D I K <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [EMAIL PROTECTED]
Terkirim: Rabu, 19 November, 2008 09:11:45
Topik: [ekonomi-syariah] Lagi deflasi beli emas??


Akhir-akhir ini banyak yg menawarkan dinar (emas) sebagai alternatif investasi 
dengan iming2 bahwa harga emas stabil selama 14 abad misalnya 1 dinar emas =  1 
ekor kambing. Nilai yang sama pun terjadi pada hari ini. Namun, pada saat ini 
dimana terjadi deflasi global maka nilai emas akan turun, jadi kurang tepat 
apabila menggunakan emas sebagai hedging karena harga emas sejalan dengan 
harga2 komoditas seperti minyak yang sekarang cenderung turun.
 
Di lain pihak dirham (mata uang perak) jarang ditawarkan karena harganya 
(perak) sudah jatuh terlebih dahulu
 
The risk is yours
 
Disclaimer: ON 
 
salam  
    


      
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke