Terima kasih tanggapannya. Memang seperti yang ditulis mas Dody itulah
masalahnya. Karena inflasi serta devaluasi rupiah, membuat keuntungan itu
menjadi sedikit *semu*. Mungkin kita perlu buat laporan keuangan dengan mata
uang dinar, agar lebih adil. :-)

Btw, kalau zakat perdagangan sih tidak peduli laba-rugi, karena besarnya
adalah 2.5% dari stok (atau modal) akhir. Syaratnya, stok (atau modal) akhir
itu melebihi nishab.

Wassalaam,


Dian.

2008/11/30 dody gere <[EMAIL PROTECTED]>
Kalau menurut prinsip akutansi memang seperti mbak meutia bilang itu. Tapi
kan kebanyakan usaha kecil  nambah modal untuk tahun berikut nya dr
keuntungan tahun sekarang, karena tidak friendly dengan lembaga
keuangan.Jadi kalo mereka bayar pajak dan zakat dengan cara perhitungan spt
itu mungkin akan memberatkan..

wassalam..

--- On *Fri, 11/28/08, Meutia Inten <[EMAIL PROTECTED]>* wrote:
From: Meutia Inten <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [ekonomi-syariah] Masalah laba dan rugi.
To: [email protected]
Date: Friday, November 28, 2008, 8:15 AM


Mbak Dian,
sepengetahuan saya yang namanya
laba  adalah penjualan minus harga pokok penjualan.
Jadi secara sederhana, kalau hasil penjualan untuk tahun tersebut Rp.
500.000 dan harga pokoknya Rp. 400.000, berarti laba untuk tahun yang
bersangkutan ya, Rp. 100.000.
Masalah untuk tahun berikutnya harga pokok naik, perhitungannya nanti untuk
tahun berikutnya, karena biasanya harga jualnya juga akan naik.
Mudah-mudahan ada manfaatnya..


http://www.mymeutia .blogspot. com



--- On *Thu, 11/27/08, Dian Nugraha <dian.nugraha@ gmail.com>* wrote:
From: Dian Nugraha <dian.nugraha@ gmail.com>
Subject: [ekonomi-syariah] Masalah laba dan rugi.
To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com
Date: Thursday, November 27, 2008, 2:26 PM

Assalaamu `alaykum wr.wb.

Saya punya permasalahan menyangkut laba dan rugi, misalnya:

Awal tahun saya punya modal 400 ribu rupiah yang digunakan untuk membuat 10
pakaian jadi.
Dalam satu tahun ke-10 pakaian tersebut terjual seharga @ 50 ribu -> total
penjualan 500 ribu rupiah

Kemudian saya mendapati biaya untuk membuat pakaian di tahun berikutnya naik
15%.
Jadi di tahun berikutnya, modal yg diperlukan untuk membuat 10 pakaian
kembali menjadi 460 ribu.

Nah, sebenarnya laba yang benar dalam laporan keuangan saya itu
* 100 ribu (500.000 - 400.000); atau
* 40 ribu (500.000 - 460.000) saja?

Terima kasih atas pencerahannya.

Wassalaam,

Dian.

Kirim email ke