Assalamualaikum ikhwah fillah... Apalah arti sebuah nama? Jawabannya ada dua kemungkinan yang saling bertolak belakang antar keduanya; sebuah nama bisa punya arti dan bisa juga tidak punya arti sama sekali. Mengapa demikian? Karena setiap nama di belakangnya selalu ada sesuatu yang selalu menyertainya; yaitu kepribadian dari nama itu. Sehingga, ketika kepribadiannya tidak diketahui maka sebuah nama tak ada artinya. Sebaliknya, ketika kepribadiannya sudah diketahui maka sebuah nama menjadi berarti. Arti dari sebuah nama semakin bertambah seiring bertambahnya pengetahuan seseorang tentang kepribadian dari pemilik nama itu. Kepribadian sebuah nama dapat semakin bertambah lagi seiring dengan bertambahnya ikatan emosional antar si pemilik nama dengan si pengaku nama (yang mengakui arti subuah nama). Menanggapi topik tentang penamaan pada perbankan islam, menurut kami nama apa pun yang akan dipakai menjadi tidak ada artinya bagi orang yang tidak mengetahui ‘kepribadian’ dari nama itu. Dan ia sangat berarti bagi yang mengetahui ‘kepribadiannya’ dan lebih berarti lagi bagi yang merasa memiliki ikatan emosional dengannya. Menurut pendapat kami, dakwah ekonomi islam harus lebih mengutamakan bagaimana agar masyarakat memiliki ikatan emosional dengan ekonomi islam. Ikatan emosianal yang di maksud di sini adalah kecintaan. Bagaimana agar di masyarakat timbul rasa cinta pada perbankan syariah? Menurut kami itu bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Justru itu hal yang sangat mudah. Kuncinya tentu ada di CEO's perbankan syariah. Maukah kalian bersatu? Menjadikan indonesia sebagai mercusuar perbankan syariah dunia? Kami tunggu karya anda. Tapi, jika tidak, dan jika belum terlambat, biarkan kami the Indonesian young generation yang akan melakukannya. Impossible is nothing! Wassalamualaikum wr. wb.
