Ass.wr.wb.
Kepada Bapak/Ibu sekalian...
 
Jika sempat, mohon berkenan membeli majalah Al-Waie edisi khusus ini. Semoga 
kita semua mendapatkan manfaat darinya.
 
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.
 
Dimas
Menuju Dunia Bebas Krisis (Laporan Khusus Konferensi Ekonomi Islam 
Internasional – Khourtum)

pengantar
Assalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.
Pembaca yang budiman, krisis ekonomi global yang mulai meletus di penghujung 
tahun 2008 lalu saat ini masih menjadi ‘ancaman mengerikan’ bagi masyarakat 
dunia. Di sisi lain, para pengambil kebijakan di negara-negara yang menderita 
krisis, khususnya negara-negara kapitalis besar seperti AS dan Uni Eropa, 
tampak telah gagal dalam mengatasi krisis tersebut. Kegagalan solusi yang 
ditawarkan—yang notabene masih berpijak pada dasar-dasar ekonomi 
kapitalis—semakin membuat warga dunia miris. Pasalnya, kegagalan solusi 
Kapitalisme ini semakin membuat warga dunia khawatir akan ancaman berupa 
pengangguran massal dan kemiskinan yang telah hadir di depan mata. 
Di tengah kekhawatiran tersebut, sayangnya, para pengambil kebijakan di 
negara-negara kapitalis tidak pernah secara jujur melihat, bahwa sesungguhnya 
ada sistem ekonomi lain di luar sistem ekonomi mainstream—yakni Kapitalisme dan 
Sosialisme—yang terbukti tangguh dan pernah berjaya selama berabad-abad lamanya 
dalam sejarah umat manusia. Itulah Sistem Ekonomi Islam.
Karena itu, awal tahun ini, tepatnya, tanggal 7 Muharram 1430 H/3 Januari 2009 
lalu telah diselenggarakan Konferensi Ekonomi Islam Internasional di Khartoum, 
Sudan. Konferensi dengan tema, “Menuju Dunia yang Aman dan Stabil di Bawah 
Naungan Sistem Ekonomi Islam,” ini diikuti oleh sejumlah pakar ekonomi, 
intelektual, dan politisi dari berbagai penjuru dunia. Tujuan dari konferensi 
yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir ini tidak lain dimaksudkan untuk 
membuka mata dunia, bahwa Sistem Ekonomi Islam layak menjadi alternatif 
satu-satunya untuk menggantikan sistem ekonomi kapitalis saat ini, yang 
terbukti memiliki banyak kelemahan dan berpotensi terus menciptakan krisis yang 
bersifat periodik. 
Untuk itu, al-Wa’ie edisi kali ini, sengaja menampilkan tema utama seputar 
hasil-hasil penting dari Konferensi tersebut, terutama menyangkut tawaran 
solusi Sistem Ekonomi Islam yang dipaparkan oleh sejumlah pembicara dalam 
konferensi tersebut.
Tidak lupa, redaksi sedikit-banyak mengangkat isu Pelestina, yang memang saat 
ini penting untuk diangkat sebagai isu umat Islam sedunia, bukan sekadar isu 
Arab apalagi isu masyarakat Palestina saja. Selamat membaca!
Wassalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.


      

Kirim email ke