Salah satu tim kemanusiaan dari Indonesia membangun sebuah pabrik roti di Gaza, 
Palestina. Pembangunan itu dimaksudkan untuk membantu masyarakat Gaza yang 
kesulitan bahan pangan karena situasi perang yang terus berlanjut.
 
Koordinator Tim Kemanusiaan Dompet Dhuafa (DD) Sunaryo Adhiatmoko menyatakan, 
pembangunan pabrik roti itu membutuhkan dana sebesar Rp 1 miliar. Pihaknya 
membantu penyediaan dana untuk pembangunan pabrik tersebut menggunakan dana 
bantuan masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui DD. Bantuan itu, bagian 
dari total Rp 2,5 miliar dana yang dialokasikan DD untuk warga Palestina di 
Gaza.
 
“Pembiayaan pembangunan ini disetujui setelah memetakan situasi di lapangan dan 
mendapat masukan dari masyarakat, ulama, dan tokoh-tokoh. Salah satu yang 
mereka sarankan, kami membangun pabrik roti. Karena memang merupakan kebutuhan 
mendesak, ya ini yang ditindaklanjuti,” ujar Sunaryo Adhiatmoko melalui telepon 
dari Jabaliya, Gaza Utara, Senin (3/1/2009). 
 
Disebutkan Sunaryo, agresi Israel ke Gaza menyebabkan kehidupan ekonomi 
masyarakat kecil di Gaza makin sulit. Serangan Isreal juga membuat sejumlah 
pusat pembuatan roti di Gaza hancur. Padahal, pusat pembuatan roti ini bagian 
penting dari suplai kebutuhan hidup warga Gaza. 
 
Pembangunan pabrik roti tersebut, merupakan salah satu cara mengatasi masalah 
ini. Dalam pelaksanaannya, DD bekerjasama dengan Islamic Society yang berpusat 
Jabaliya Nazla City, sebagai lembaga lokal yang akan menjalankan program 
tersebut. Penandatanganan kerjasama dilakukan, pada hari ini, sekaligus tanda 
dimulainya pembangunan pabrik tersebut.
 
“Kita perkirakan sebulan ke depan, pabrik ini akan selesai dibangun dan sudah 
bisa dioperasikan,” kata Sunaryo.

www.dompetdhuafa.or.id


      

Kirim email ke