Judul bukunya apa mas?

--- On Wed, 2/11/09, ali.hozi <[email protected]> wrote:
From: ali.hozi <[email protected]>
Subject: [ekonomi-syariah] Pengakuan Bandit Ekonomi John Perkins
To: [email protected]
Date: Wednesday, February 11, 2009, 12:18 PM











    
            Pengakuan Bandit Ekonomi John Perkins

Kejahatan Imperium AS terhadap Negara-negara Dunia Ketiga

                

Oleh : Alihozi

http://alihozi77. blogspot. com



Pada buku kedua Pengakuan Bandit Ekonomi John Perkins memberikan

ciri-ciri sebuah Negara imperium. Pertama, mengeksploitasi sumber daya

dari negara yang didominasi. Kedua, menguras sumberdaya dalam jumlah

yang tidak sebanding dengan jumlah penduduknya jika dibandingkan

dengan bangsa-bangsa lain. 



Ketiga, memiliki angkatan militer yang besar untuk memuluskan aksinya

bila upaya halus gagal.Keempat, menyebarkan bahasa, sastra, seni dan

berbagai aspek budaya ke seluruh tempat yang berada di bawah

pengaruhnya. Kelima, menarik pajak bukan dari warganya sendiri tetapi

juga dari orang-orang di negara lain. Keenam, mendorong penggunaan

mata uangnya sendiri di negara-negara yang berada di bawah kendalinya.



Dari ciri-ciri yang Perkins sebutkan diatas dia menyimpulkan bahwa AS

telah menjadi sebuah negara Imperium didunia ini, karena melalui

pemerintahannya dan korporatokrasi telah menebarkan kejahatan

keseluruh negara-negara dunia ketiga untuk menguasai  kekayaan sumber

daya alam khususnya negara-negara muslim seperti Indonesia dan

negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Irak.



Berikut contoh kejahatan Imperium AS yang diuraikan oleh Perkins yang

saya kaitkan dengan kejadian baru-baru ini " Mengapa AS sangat membela

Israel menyerang Palestina  walaupun telah ganti Presiden baru yaitu

Barrack Obama :

•       Sejak AS tidak lagi memakai cadangan emas sebagai backup penerbitan

mata uang dolarnya , AS berusaha menggantinya dengan cadangan minyak

yang dimiliki oleh negara-negara Timur Tengah. Caranya adalah memberi

dukungan penuh baik finansial maupun peralatan mileter kepada Israel

tahun 1967-1975 dalam perang melawan negara-negara Arab. Karena

setelah negara-negara Arab mengembargo minyak ke AS dan sekutunya maka

terjadi lonjakan harga minyak yang fantastis. 



Pasca terbunuhnya Raja Faisal, AS membuat kesepakatan dengan Raja Arab

Saudi berikutnya untuk memakai mata uang dolar AS sebagai standar

transaksi jual beli minyak bumi. Hal ini mendorong seluruh

negara-negara didunia termasuk Indonesia yang membutuhkan minyak bumi

harus menyediakan cadangan dolar AS. 



Jadi berdasarkan pengakuan Perkins ini berarti selama Imperium AS

masih ada  siapun Presidennya dan sampai kapanpun akan terus membela

Israel yang telah membunuh ribuan orang Palestina demi kejayaan

Imperiumnya tsb.



Sebenarnya masih banyak kejahatan Imperium AS melalui pemerintahannya

dan korporatrokasi seperti  di tanah air Indonesia tercinta ini, bagi

yang ingin mengetahuinya bisa membaca sendiri  buku kedua karya John

Perkins tsb yang sudah ada di seluruh toko – toko buku  di Jakarta. 



Ini bukan promosi buku, saya hanya ingin mengajak seluruh komponen

bangsa Indonesia dan seluruh ummat muslim di dunia untuk bersatu

melawan segala bentuk Imperialisme dari negara manapun termasuk AS,

kita tidak boleh mudah menjual asset-asset negara kita atau kekayaan

alam kita ke negara imperialis seperti AS. Kita harus meneruskan

perjuangan  Presiden RI  pertama yaitu Bung Karno yang telah berusaha

mempertahankan asset dan kekayaan alam kita agar tidak jatuh ketangan AS.



Wallahu a'alam

Salam 



Alihozi http://alihozi77. blogspot. com




 

      

    

           
  
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke