that's right sir. I agree.
 
Sekarang, kita musti kudu meningkatkan komitmen diri untuk bekerja lebih baik, 
cerdas dan mau sukses dunia dan akhirat. Dan untuk itu, Islam telah 
memerintahkan agar kita menjadi pribadi yang kafa'ah dan menjunjung kejujuran, 
kecerdasan siyasi, ketaatan pada pimpinan, manajemen yang baik dan terkendali, 
berorganisasi dan merapatkan barisan.
 
Kita kudu mempersiapkan diri dengan ilmu untuk memperjuangkan perubahan ini dan 
melanjutkan peradaban Islam dengan seluruh sistem-sistemnya dalam kehidupan ini.
 
Wassalam
dims

--- On Tue, 3/3/09, A Nizami <[email protected]> wrote:


From: A Nizami <[email protected]>
Subject: Bls: [ekonomi-syariah] Re: PRIVATISASI: PENGUASA MENGKHIANATI RAKYAT
To: [email protected]
Date: Tuesday, March 3, 2009, 8:38 PM










BCA, Danamon, Lehman Brothers, Citigroup, Enron itu swasta tapi bangkrut.
Separoh dari Bank2 yang kolaps itu swasta dan akhirnya harus ditalangi oleh 
pemerintah tahun 1998 lewat BLBI/KLBI senilai Rp 600 trilyun.

Hapus asumsi swasta pasti untung dan BUMN pasti rugi. Lihat Temasek, BUMN 
Singapura yang justru profit. Lihat Citigroup, Enron yang swasta tapi bangkrut.

Buka wawasan....

===
Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490
ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
Informasi selengkapnya ada di:
http://www.media- islam.or. .id
Ingin belajar Islam?
Kirim email ke: syiar-islam- subscribe@ yahoogroups. com

--- Pada Sen, 2/3/09, ronald rulindo <rulind...@yahoo. com> menulis:


Dari: ronald rulindo <rulind...@yahoo. com>
Topik: [ekonomi-syariah] Re: PRIVATISASI: PENGUASA MENGKHIANATI RAKYAT
Kepada: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com
Tanggal: Senin, 2 Maret, 2009, 5:29 PM








Dilemanya ya itu, kalau ditangani pemerinta (BUMN) management nya ga maksimal, 
di privatisasi (cendrungnya) performancenya bagus, income meningkat, pajak 
semakin banyak (kalo bayar). Tapi perusahaan bukan milik kita. So pilih yang  
mana???




Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda? 
Buat Pingbox terbaru Anda sekarang!
















      

Kirim email ke