Raditya Sukmana(adit/momy)    Lecturer in Airlangga University Surabaya 
Indonesia    Phd Student International Islamic University Malaysia    
Coordinator Islamic Economic Forum for Indonesian Development (ISEFID) KL 
Chapter

--- On Fri, 8/5/09, irfan beik <[email protected]> wrote:
From: irfan beik <[email protected]>
Subject: [ipgss-iium] Berita Beasiswa Zakat UPZ-PPI Malaysia
To: "UPZ Malaysia" <[email protected]>, "UIA Community" 
<[email protected]>, "PG-UIA Indonesia" <[email protected]>, 
"Future Economists" <[email protected]>, "Sahabat UPZ" 
<[email protected]>
Date: Friday, 8 May, 2009, 7:25 AM











    
            
            


      
      http://www.padang- today.com/ ?today=news&id=6025 
UPZ BAZNAS Malaysia Bantu Mahasiswa Indonesia 
Muslim - 
Padang Today



Ketua UPZ BAZNAS Malaysia
Raditya Sukmana dan Ketua PPI
Malaysia Irfan Syauqi Beik.
[Foto: Istimewa/Dokumen
Padang-Today] 

Unit Pelayanan Zakat (UPZ) BAZNAS Malaysia kembali memberikan bantuan
beasiswa zakat kepada mahasiswa Indonesia sedang belajar di Malaysia
melalui PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) se-Malaysia. Sekitar ribuan
pelajar Indonesia terdiri dari berbagai daerah termasuk yang berasal
dari Padang, Sumatera Barat (Sumbar) belajar di Malaysia. Demikian
ungkap Ketua UPZ BAZNAS Malaysia Raditya Sukmana kepada
www.padang-today. com, Kamis (7/5) saat dihubungi. 


Dikatakannya, hingga saat ini, UPZ telah memberikan bantuan
beasiswa zakat dalam dua gelombang dengan total penerima berjumlah 37
orang. Hal itu merupakan realisasi atas penandatangan MoU antara UPZ
dan PPIM pertengahan Agustus 2008 lalu. 


"Kita merasa bersyukur atas kerjasama yang dilakukan selama ini,
karena PPIM sangat berperan di dalam membantu proses pendistribusian
zakat. Seleksi yang dilakukan sangat ketat dan bertahap tanpa ada
perbedaan satu sama lain. PPI sangat membantu kami dalam proses seleksi
awal,” kata Raditya. 


Ditambahkannya, dengan adanya proses seleksi awal oleh PPI di
setiap kampus, maka tugas UPZ menjadi lebih mudah, sebab, pengurus UPZ
memiliki keterbatasan sehingga tidak mampu menjangkau semua kampus yang
ada. Secara fikih dan secara UU, bantuan bagi mahasiswa telah memenuhi
syarat karena mahasiswa dapat dikategorikan ke dalam beberapa kelompok
ashnaf (penerima zakat), yaitu fakir, miskin, fi sabilillah (berjuang
di jalan Allah), atau gharimin (memiliki utang). Selain mahasiswa, UPZ
juga sangat concern dengan para TKI/TKW yang kurang mampu.

 

Sementara itu Ketua PPI Malaysia Irfan Syauqi Beik juga merasa
bersyukur dengan adanya komitmen kerjasama di antara kedua lembaga
tersebut. 


“Alhamdulillah hingga saat ini, total bantuan yang disalurkan
kepada mahasiswa via PPIM dan jaringan PPI cabangnya, telah mencapai
angka hampir RM 20 ribu, atau sekitar Rp 65 juta. Kita menargetkan agar
jumlah itu bisa mencapai angka RM 30 ribu, atau sekitar Rp 96

juta, dengan pembukaan beasiswa zakat Gelombang 3,” ungkap Irfan. 



Dikatakannya, pada gelombang kali ini PPIM mengusahakan ada
tambahan beasiswa bagi 20 orang mahasiswa, sehingga totalnya menjadi 60
orang. Ini bukti kepedulian dan komitmen PPIM untuk berusaha mencarikan
sumber yang dapat meningkatkan kesejahteraan mahasiswa. Khusus
gelombang ketiga ini, pendaftaran beasiswa zakat akan ditutup pada
tanggal 25 Mei 2009. Informasi selengkapnya dapat dilihat di website
resmi PPIM yaitu www.ppimalaysia. org. [*] 

Irfan Syauqi Beik     www.irfansb. blogdetik. com     Dept of Economics, Bogor 
Agricultural University, Indonesia  (www.ipb.ac. id)     PhD candidate in 
Islamic Economics,  Kulliyyah of Economics and Management Sciences,   
International Islamic University Malaysia  (www.enm.iiu. edu.my)  Mob. No. 
+6016 9784826 


      
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Get your new Email address!
Grab the Email name you&#39;ve always wanted before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

Kirim email ke