Dear Mas Budi..
Saya coba menjawab pertanyaan saudara,
1. Kenapa Bunga berbunga dikaitkan dengan Riba?
Jwb.
Jangankan berbunga bunga, cuma satu huruf pun alias bunga aja sudah riba
Mas Budi. Begini gampangnya, ada seorang bernama A memberikan pinjaman kepada
B, pinjaman tersebut sebesar 1 juta dengan bunga 10 %, nahh itu adalah praktek
riba tradisional, klo yang modern dan legal, A itu bukan orang tapi menjadi
Bank, dengan kasus sama memberikan pinjaman dengan bunga. sementara pengertian
Riba adalah tambahan dari pokok pinjaman.
2. Nah klo berbunga-bunga ?
Jwb
Kasus sama seperti no 1. pinjaman 1 juta dengan bunga 10% jadi si peminjam
total pengembalian sebesar 1.100.000 dibayar selama 11 bulan, nah berarti
setiap bulan mencicil 100rb. lalu dimana letaknya bunga berbunga, jika disalah
satu bulan cicilannya macet, contoh dibulan ke 2 maka ada denda yaitu dikenakan
5% dari jumlah cicilan yang tidak dibayar, klo dibulan ke 3 ga bayar juga denda
akan bertambah menjadi 7%, dan seterusnya. Nah itulah mekanisme bunga berbunga,
bunga di awal sebagai tambahan keuntungan pinjaman, lalu bunga selanjutnya
adalah denda karena tidak membayar cicilan. contoh konkret adalah kartu kredit
Wa'allahualam Bishawab
Heru Prasetyo - BRIS
________________________________
Dari: Budi R Pebriadi <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kam, 15 April, 2010 10:40:16
Judul: [ekonomi-syariah] Tanya : Bunga Berbunga??
Dear All,
saya masih kurang mengerti maksud dari bunga berbunga dari sistem perbankan
Konvensional yang dikaitkan dengan Riba?
mohon pencerahannya dari member milis ini untuk saya, karena sampai sekarang di
benak saya masih menjadi tanda tanya besar ttg hal tersebut.
sebelumnya saya ucapkan terimakasih.
--
Salam,
Budi R Pebriadi
Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang
Lebih Cepat hari ini! http://id.mail.yahoo.com