Senin dini hari (31/5) Israel kembali menunjukkan arogansinya di pentas
dunia. Kali ini, sasaran penyerangan tentara Israel adalah kapal
penumpang sipil yang membawa bala bantuan kemanusiaan dan dikawal oleh
ratusan relawan dari puluhan negara termasuk warga negara Indonesia.
Dalam penyerangan itu, sedikitnya 19 orang dikabarkan tewas dan puluhan
lainnya luka-luka, termasuk seorang warga negara Indonesia.

Penyerangan
kaum sipil tentara Israel ini merupakan sebentuk kejahatan kemanusiaan
yang nyata mengingat kapal yang digunakan, pihak yang diserang dan
korban yang berjatuhan adalah warga sipil. Tambahan pula, kapal Mavi
Marmara saat itu digunakan untuk mengangkut beragam bantuan kemanusiaan
bagi rakyat Gaza yang hidupnya terkurung dalam blokade Israel.

Aksi
kekejaman pihak Israel memang bukan kali pertama terjadi dan
dipertontonkan ke hadapan dunia. Januari tahun lalu, selama 22 hari
pihak Israel memborbardir kota Gaza dengan beragam serangan bersenjata
hingga menewaskan ribuan korban yang sebagian besar adalah penduduk
sipil termasuk perempuan dan anak-anak.

Seolah tak cukup
membunuh warga sipil, hak hidup masyarakat Palestina khususnya penduduk
Gaza juga dikebiri dengan dibangunnya blokade atas semua jalur masuk
bala bantuan Internasional. Praktis sejak berdirinya blokade tersebut
penduduk Gaza mengalami penderitaan seperti

kekurangan makanan,
obat-obatan, air bersih, termasuk kekurangan bahan bangunan untuk
membangun kembali tempat bernaung dan beraktivitas mereka sehari-hari
yang hancur dalam berbagai serangan tentara Israel.
Dan kini, kapal
yang membawa bantuan kemanusiaan dengan ratusan relawan yang berasal
dari puluhan negara telah diserang secara kejam oleh Israel hingga
konsep perdamaian dan penghargaan atas hak asasi kemanusiaan agaknya
semakin nyata telah hilang dari kamus pemerintah Israel.
MARI
SEBARKAN SEJUTA AKSI FACEBOOKER TOLAK ISRAEL DENGAN MEYEBARKAN LINK
DIBAWAH INI MELALUI FACEBOOK, EMAIL, MAILINGLIST, BLOG DLL. Kita
tunjukkan pada dunia kita cinta Palestina, cinta perdamaian dan cinta
kemerdekaan. "SALAM PEMBEBASAN ": 
http://www.facebook.com/#!/group.php?gid=127999563886544&ref=ts

 



  





Kirim email ke