Mas Jojo,
Lha kalau pertanyaan anda sekitar GC, tanyakan saja kepada praktisi-nya atau 
ahlinya :
Pak Yustinus, Pak Dino, Pak Budiarto, Pak.... dan tentu saja Pak Alex LJ.
3886, saya belum tahu karakter dia. pada saat jebol langsng mati atu keluar 
tegangan setengah PSU pada output? kalau keluar tegangan separuh PSU di o.p, 
sebaiknya, just in case, pergunakan protektor (terutama kelau driver 
speaker-nya mahal)  
salam, dwa

  ----- Original Message ----- 
  From: jojo_okt25 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, November 19, 2008 9:20 AM
  Subject: [ELPOP-Audio] Re: Speaker Protector


  nanya pak.
  cara ngilangin dc offset tu gmna?
  terus apakah speaker protektor itu diperlukan?
  amp saya gainclone lm3886.
  kalo saya ga pake tu speaker protektor kalo amp nya jebol kena speaker
  nya yah?
  tq
  --- In [email protected], "Didik W. Adhi"
  <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > Wilujeng enjing murid .... -:)
  > 
  > Mengukur DC offset, sangat dianjurkan menggunakan DMM (Digital Multi
  Meter), beli merek KENT atau KRISBOW yang paling kecil sekitar 45rb
  namun kalau anda termasuk orang senang beli sekalian yang bagus dan
  bisa 'dikoleksi' (spt saya. he..he..) beli saja SANWA yang sekitar
  275rb (gak perlu FLUKE). Range : mV DC
  > 
  > Nuhun, sadaya ampli OCL kedah ngangge Speaker Protector.
  > OCL artina : Output Condenser Less. Kenapa ada OCL?
  > Dijaman dulu kala......semua ampli itu outputnya menggunakan OT (Out
  put Trafo).
  > Kemudian, dijaman moderen, OT ditinggalkan diganti dengan Capacitor
  Coupling. Nah diawal jaman ini (transisi meulai meninggalkan OT),
  dengan gagah orang mengatakan : Ampli urang teh teu ngangge Trafo,
  disebutna ampli tanpa trafo (= Output Tarnsformer Less). Nah lahirlah
  istilah ampli OTL; ampli moderen tanpa trafo yang digantikan dengan
  kapasitor output. 
  > Ampli OTL juga amana terhadap kelmungkinan tegangan DC nongol di
  speaker.
  > Nah ketika jamanmakin moderen, orang menciptakan lagi ampli yang
  tanpa penggandeng dalm hal ini tanpa kapasitor output yang bahasa
  Inggris-nya disebut : Output Condenser Less = OCL.
  > 
  > Berarti, ampli Cresendo masuk yang mana hayo...?
  > 
  > Akang kudu ngilangkeun DC offset, namun menghilangkan DC offset itu
  memang sulit, toleransi-nya sampai 50mV (secara umum); tetapi bagi
  saya, saya tentukan di aturan saya, DC offset maksimum itu +/- 10 mV maks.
  > MP50Di itu DC offsetnya +/-0,25mV.
  > 
  > salam, dwa
  > 
  > 
  > ----- Original Message ----- 
  > From: Hendry Dm 
  > To: [email protected] 
  > Sent: Tuesday, November 18, 2008 11:07 PM
  > Subject: Re: [ELPOP-Audio] Speaker Protector
  > 
  > 
  > 
  > Met malam Pak Guru.. :)
  > 
  > Saya juga baru tau dr postingan hari ini gimana cara ngukur DC
  offset..hehehe..just to make sure, caranya diukur di output amp ya pak
  (speaker terminal/binder) dan bagian signal-line input (rca) di short
  ke ground. Range multimeter (kl pake analog) di range "mV" ya Pak?
  > 
  > Punteun..
  > Pak Guru bilang kan semua amp OCL seharsusnya pake speaker
  protector, lamun Mini Crescendo tipe naon tah? Kudu make teu pak?
  Lamun teu kudu, kumaha cara nu epektip ngabunuh eta si "popop" atawa
  si "dudug"?
  > 
  > Haturnuhun..
  > 
  > Blessings,
  > 
  > -HDM-
  > 
  > 
  > 
  >
  ----------------------------------------------------------
  > From: Didik W. Adhi <[EMAIL PROTECTED]>
  > To: [email protected]
  > Sent: Tuesday, November 18, 2008 10:47:41 PM
  > Subject: Re: [ELPOP-Audio] Speaker Protector
  > 
  > 
  > Kang Hendry,
  > Speaker protector itu bekrja dengan 2 cara sekaligus :
  > - sebagai delayed on
  > - sekaligus sebagai sebagi pembatal hubungan ke speaker apabila
  terjadi DC 
  > offset (yang bisa di atur treshlod-nya mau berapa Volt, kalau
  saya, saya 
  > setel 100mV DC langsung cut off) juga pembatasl hubungan ke
  sepeaker apabila 
  > ada 'spike' sinyal musik yang ekstrem.
  > Semua ampli OCL seharusnya menyertakan speaker protector.
  > Tube amp tidak perlu alat ini karena dia pakai output trafo yang
  tidak 
  > memungkinkan adanya arus DC yang keluar menuju speaker (kecuali
  yang merakit 
  > sedang iseng)
  > Seharusnya, pada saat relay on, tidak ada suara apapun di speaker,
  kalau 
  > masih ada suara 'pop' / dug, berarti anda punya DC offset cukup
  tinggi yang 
  > saya prediksi lebih dari 50mV. Apa benar demikian?
  > salam, dwa
  > 
  > ----- Original Message ----- 
  > From: "Hendry Dm" <[EMAIL PROTECTED] .com>
  > To: <ELPOP-Audio@ yahoogroups. com>
  > Sent: Tuesday, November 18, 2008 5:38 PM
  > Subject: [ELPOP-Audio] Speaker Protector
  > 
  > Hello Bapaks/Rekans/ Ooms..maaf kalo pertanyaan saya re-post/sdh prnh 
  > dibahas.
  > 
  > Amp saya menggunakan modul yg katanya speaker protector stereo dan
  katanya 
  > juga menghilangkan
  > bunyi pop/dug saat On/Off, tp bbrp mggu lalu saya pelajari skema
  rangkaian 
  > sptnya krg layak disebut
  > sbg Speaker Protector dan lebih layak sbg Output Delay-er krn hanya 
  > berfungsi untnk connecting dan
  > dis-connecting bbrp saat stlh On/Off (2 Omron relays). Tidak ada
  koneksi 
  > dari amp ke protector yg mendeteksi over current, over voltage
  atau over 
  > heat.
  > Saya mau tanya, sebenarnya sampai dimana kebutuhan akan Speaker
  Protector 
  > pada amp?
  > Ada niat saya utk melepas modul ini krn bunyi pop/dug tetap
  terdengar pd 
  > saat relay bekerja, apa ada
  > yg punya info rangkaian yg bener2 sbg Speaker Protector with zero
  pop-noise? 
  > Mohon di share.. :)
  > Kalo emang speaker protector sgt diperlukan.. kok dr gbr2 yg saya
  lihat tidak 
  > ada Tube Amp yg pakai
  > sirkuit ini?
  > 
  > Terimakasih & Blessings,
  > 
  > -HDM-
  >



   

Kirim email ke