Weh..., sudah diborong semua oleh Pak Jim; saya nggak tahu lagi mau menambahkan apa, hehehe... Barangkali saya hanya menegaskah pendapat "driver mahal pun bukan jaminan untuk langsungjadibagus.com". Ada beberapa tipe driver, khususnya tweeter, yang dri pengalaman saya sulit sekali dicari G-spotnya berbarengan dengan mid-bass atau midrange.
Kedua, bukan bermaksud mematahkan semangat DIY, tetapi rasanya perlu pula berbagi info dan pengalaman selama ini bahwa membuat loudspeaker itu sesungguhnya jauh lebih sulit dibanding amplifier. Saran saya, preamp, power amp, atau integra amp, bisa di-DIY. Tetapi kalau LS sebaiknya membeli mana yang cocok setelah amp jelas. Lebih baik lagi bila "request total solution kepada calon provider". Ini cara saya akhir-akhir ini kepada teman-teman maupun pelanggan. Ingat, yang penting itu sebenarnya adalah pekerjaan "matching". Sayang, ini bukan pekerjaan mudah dan terkadang tidaklah murah. Peran audio konsultan sebenarnya sangat bermanfaat, apalagi bila Anda memiliki budget cukup dan baru memulai dari awal (bukan setelah tambal sulam baru Anda memanfaatkan jasa ini). Sejak tahun 80-an, terlalu banyak saya temukan rekan penghobi yang gagal dan atau kecewa, dengan tudingan perangkat. Pahamnya hanya beli, dan beli. Kalau tak cocok, ya beli lagi. Saat ini, duit memang gampang. Saat ini, saya suka kasihan kalau membiarkan mereka spent dan spent. Tetapi kalau "bandel" juga, ya saya biarkan saja, hehehe... Syukurlah, terutama dengan situasi sulit saat ini, makin banyak orang sadar tentang perlunya punya banyak teman, menghadiri acara-acara benchmarking untuk melatih telinga, mengenali karakter produk-produk, menggunakan jasa konsultan audio, dan terutama menyadari potensi dalam negeri, dlsb. Semoga berguna. Salam dari Cibubur, Alex www.langsungjadi.com ----- Original Message ----- From: Jimmy Auw To: [email protected] Sent: Friday, November 28, 2008 2:14 PM Subject: RE: [ELPOP-Audio] matching antara ampli SE tube dan speaker Sekedar sumbang saran Pak. kalo budget sangat terbatas, atau tidak ada hobi DIY (ada risiko buang duit dan risiko gagal), mending beli jadi aja. tapi kalo saya pribadi (karena memang semangat DIY) ya tentu saya seneng DIY hehehe. Driver-driver mahal tidak jaminan mudah dibuat jadi speaker.. dalam arti pemilihan komponen dan desain XO-nya sangat menentukan. ada driver mahal yang gampang dijadikan speaker, ada juga yang sudah karena saat dicampur (asumsi minimal 2 way) nanti suaranya jadi tidak pas. Kalo sekedar pasang, biasanya sangat mudah membuat speaker asal bunyi. tapi sebenarnya bunyi yang dihasilkan itu bisa jauh lebih lagi optimal kalo desainnya memang lebih benar. jadi intinya tuning-nya lah yang bakalan makan waktu. Kalo memang niat, nanti berguru aja suhu speaker macam Pak Malion, Pak Haryono, Pak Alex, dsb. jadi tidak perlu buang duit terlalu banyak akibat experimen yang gagal. Saya sendiri beberapa kali denger sound system mobil orang yang total harganya >80 jt tapi tweeternya mainkan piano aja sember. :( tapi secara usernya ga pernah denger piano (dengernya music ajeb2/disko/rnb) ya dia ga nyadar. enak2 aja sih buat denger musik2 ajeb2/rnb tersebut, tapi secara keseluruhan, system tersebut masih jauh dari "benar". Tube amplifier biasanya punya tap di Output Trafo-nya. ada 4 Ohm, 6 Ohm, 8 Ohm, etc. jadi tinggal masalah tap-nya aja. dipaksakan dari 4 ke 6 Ohm juga mestinya tidak terlalu masalah. walaupun mungkin ada ketidak sempurnaan nantinya. Thanks. From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of yogi_rizkian96 Sent: Friday, November 28, 2008 1:34 PM To: [email protected] Subject: [ELPOP-Audio] matching antara ampli SE tube dan speaker Dear miliser, Sepengetahuan saya, budget buat Home sebisa mungkin terbesar di speaker (ini apa bener apa salah mohon koreksi :P) Nah, setelah liat kiri liat kanan, kok lebih enak DIY sendiri untuk speaker, dgn pemilihan driver yg bagus sekalian; seperti scanspeak atau seas excel. Nah, scanspeak saya baca speknya 4ohm, sedangkan seas excel 6 ohm. Bagaimana pengaruhnya bila menggunakan ampli SE 300B/2a3 8ohm? Pengalaman saya di SS, bila ohm speaker 4ohm dan ampli 8ohm, maka ampli tersebut kerjanya enteng karena daya yang dihasilkan setengahnya bila menggunakan 8 ohm speaker. Tetapi saya baca beberapa artikel tentang Tabung seperti SE, ini ga berlaku. Apakah betul? Apakah perlakuan (jeroan) DIY pre-amp/amp akan berbeda tergantung driver speaker? 4ohm, 6ohm, 8ohm? Mohon pencerahannya
