Mas Yus,
(... sambil ngeliat datasheet ...) lho iya ya .. koq nggak ada. Maximun
rating nya juga nggak ada. Berarti mas Yus bisa pakai berapa saja, kalau
ICnya jebol, complain ke national saja, soalnya sudah nurut datasheet ...:-)
Imho .. nilai komponen pada "typical applications" itu -menurut saya- sudah
komposisi yang paling bagus, sehingga bisa menampilkan performance teknis
yang ciamik (seperti yang ada di datasheet). 
Semoga membantu,
Ananto
 
 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Yustinus
Sent: Tuesday, December 30, 2008 8:36 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [ELPOP-Audio] penentuan nilai R feedback & R ground (was: nilai
resistor dan capacitor yg umum dipakai.)


met pagi, pak Ananto,
 
makasih banget replynya.
 
2. Saya melihat di d/s LM1875. Pada typical applications dengan catu
simetris, maka R fb = 20k, R ground = 1k, C ground = 22uf. Sementara utk
Typical Single Supply Application, R fb = 200k, R ground = 10k, dan C ground
= 10uf. 
Tapi memang pada d/s LM3875 & LM3886, utk typical single supply application,
nilai R fb, R g dan C g, tetap, tapi ada penambahan rangkaian. 
 
3. Kalau nilai R ground ga diubah, hanya R fb-nya saja yang dikecilkan,
sehingga penguatannya berkurang. Untuk menghitung gain/penguatan, memang ada
di d/s-nya, dng rumus spt yg sdh diutarakan sebelumnya, tapi menentukan R fb
dan Rg tidak ada secara khusus sih, selain hanya peringatan spy jangan
men-set gain dibawah 10 karena ic akan tidak stabil, sedangkan rentangnya
berapa, atau berapa nilai minimum dan atau nilai maksimum utk R fb dan R g,
seingat saya tidak diberikan di d/s-nya.
 
salam,
yus
 

----- Original Message ----- 
From: Ananto <mailto:[email protected]>  
To: [email protected] 
Sent: Tuesday, December 30, 2008 6:46 PM
Subject: RE: [ELPOP-Audio] penentuan nilai R feedback & R ground (was: nilai
resistor dan capacitor yg umum dipakai.)




Pak Yus,
1. setahu saya, oscilloscope sendirian belum bisa untuk mengukur distorsi,
tapi kalau untuk melihat distorsi (mungkin) bisa. Misal kalau input sebuah
amplifier diberi sinyal sinus, outputnya bisa dilihat dari oscilloscope.
Kalau sinyal outputnya misal square wave, maka ketahuan kalau amplifier tsb.
menghasilkan distorsi (berapa persen, ya nggak ketauan). Untuk oscilloscope
yang berbasis PC yang sudah dilengkapi dengan FFT analyser (spt. spectrum
analyser), distorsi harmonis, distorsi fasa nya sudah bisa diukur.
2. ??? harusnya sih enggak cmiiw
3. Ya, kalau mau gain nya tetap.
Rfb semakin kecil semakin maknyus? dengan gain tetap? secara teori
seharusnya tidak ada pengaruh, dengan catatan nilainya masih dalam anjuran
di datasheet. Kalau gain nya dikecilkan, mungkin suaranya semangkin maknyus
karena bandwidthnya bertambah. Menghitung gain, menentukan Rfb dan Rg pasti
ada di datasheetnya, pak.
Salam,
Ananto
..
 
<http://geo.yahoo.com/serv?s=97359714/grpId=3945197/grpspId=1706058037/msgId
=5760/stime=1230657241/nc1=4025373/nc2=5202323/nc3=5579902> 


 

Kirim email ke