FYI, CD standar yang dipakai untuk mastering : Apogee atau Taiyo Yuden.
Sebenarnya sama saja sih, karena Apogee dibikin oleh Taiyo Yuden juga.
Cuman harga ecerannya lumayan mahal, sekitar 50rb.

Salam
Atok




________________________________
From: Jimmy Auw <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, January 18, 2009 11:09:33 PM
Subject: RE: [ELPOP-Audio] Re: Merk CD... tp bukan CD pakaian dalam lho...


Saya kurang tau Pak untuk Kodak Gold sekarang... saya masih ada sisa
beberapa buah lagi untuk pribadi... memang yang satu ini muahalnya minta
ampun... jaman dulu orang CD harga cuman 10.000 atau bahkan Rp 5000-an yang
blank, si Kodak ini bisa Rp 25.000 hehehe...

Tapi ya worthed ama kualitasnya. .. merek sebangsa Verbatim mah masih jauh
dah...

Saya belum pernah coba burn Plextor yang DVD dengan EAC ini Pak... tapi
semestinya sih tidak ada masalah ya?
Gak bisanya kenapa emangnya Pak? 

Thanks.

Sincerely,
Jimmy Auw. 

-----Original Message-----
From: ELPOP-Audio@ yahoogroups. com [mailto:ELPOP-Audio@ yahoogroups. com] On
Behalf Of Sutrisno
Sent: Sunday, January 18, 2009 10:39 PM
To: ELPOP-Audio@ yahoogroups. com
Subject: Re: [ELPOP-Audio] Re: Merk CD... tp bukan CD pakaian dalam lho...

Bung Jim,

Kodak Gold emang masih diproduksi? Sudah lama banget saya gak lihat ada 
di pasaran. Tolong infonya bisa dibeli dimana dan berapa harganya.
Mengenai writer saya setuju dengan anda, saya punya CDRW dan DVDRW 
Plextor, yg CDRW sudah sekitar 3 tahun lebih dan masih sehat walafiat 
sampai sekarang, sedangkan DVDRWnya baru dipakai 1 tahun sudah tidak 
bisa baca apalagi burn, padahal yg ini saya beli langsung di Jepang dan 
saya beli yg "made in Japan" karena ada versi "made in Taiwan" yg lebih 
murah sedikit. Selain itu, dari awal ini DVDRW tidak bisa dipakai burn 
CD audio dengan EAC padahal Plextor DVDRW termasuk hard ware yg 
kompatibel dengan EAC. Apakah barang yg beredar di Jepang berbeda dengan 
versi internasionalnya?

Salam,
Sutrisno

Jimmy Auw wrote:
>
> Sekedar saran,
>
> Mitos speed recording sebenarnya malah tidak relevan dengan CD-R yang 
> didesain untuk kecepatan tinggi. Speed yang terlalu rendah malah 
> membuat pit-pit dalam CD-R akan terbakar lebih lama dan membuat lubang 
> yang tidak akurat.
>
> Waktu jaman dulu memang betul, bakar dengan kecepatan rendah memang 
> bagus (karena CD-R hanya didesain untuk kecepatan 1-4x saja). Pada 
> jaman itu, saya bakar pake speed 6x sering gagal (maklum dulu norak, 
> baru punya mesin recorder SCSI Yamaha yang bisa bakar sampe 6x, tapi 
> medianya malah banyak yang belum support 6x).
>
> Kalo jaman sekarang, CD-R didesain untuk dibakar pada kecepatan 
> minimal 8-12x dan maximal bisa 24-48x. Dibakar 1x malah hasilnya tidak 
> optimal (dari yang saya pernah coba).
>
> Untuk daya tahan dan kualitas suara, saya prefer Kodak Gold keluaran 
> lama. Atau ada satu merek lagi dari luar (dulu sih gak ada di sini).
>
> Untuk mesin pembaca/pembakar, sampai saat ini tidak ada yang bisa 
> ngalahin Plextor (tapi sudah sangat jarang barangnya).
>
> Thanks.
>
> 

------------ --------- --------- ------

Yahoo! Groups Links

 


      

Kirim email ke