Daftar berita terlampir:
* Chrysler Raih Penghargaan Lingkungan
* Gubernur Kalteng Ancam Pembakar Hutan
* Pemerintah belum Serius Tangani soal Lingkungan
* Dunia Usaha Peduli Lingkungan
* Miniatur Hutan Kalimantan di Wina


Kliping tematik lainnya dapat diperoleh di
http://www.terranet.or.id/terramilis.php
http://www.terranet.or.id/berita.php

TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan
http://www.terranet.or.id
================================================================



Chrysler Raih Penghargaan Lingkungan
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4476
Yayasan penelitian dan pendidikan lingkungan (EREF) yang berkantor di Washington DC 
memberikan penghargaan "Environmentalist of the Year" kepada DaimlerChrysler, akhir 
Juni lalu. EREF secara rutin memberikan penghargaan baik kepada individual maupun 
organisasi sebagai penghargaan atas solusi lingkungan di masa datang. DaimlerChrysler 
berhak menerima penghargaan atas jasanya mengembangkan teknologi daur ulang terbaru. 
Teknologi tersebut mampu mengurangi sejumlah komponen tua yang harus dikubur dalam 
tanah. Teknologi yang disebut dengan CARE (concepts for advanced recycling and 
environmental) tersebut mampu menjadikan limbah menjadi produk sesuatu yang bernilai.
(Suara Pembaruan, 2002-07-09)



Gubernur Kalteng Ancam Pembakar Hutan
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4483
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Asmawi Agani memerintahkan kepada bupati dan wali 
kota di provinsi tersebut agar mengantisipasi kebakaran hutan yang kemungkinan terjadi 
pada musim kemarau ini. Dia juga mengancam akan menindak tegas pembakar hutan.

Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Nahson Taway, kemarin, mengatakan perintah tersebut 
disampaikan Gubernur kepada para bupati dan wali kota secara tertulis.
(Media Indonesia, 2002-07-09)



Pemerintah belum Serius Tangani soal Lingkungan
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4434
Praktisi hukum Desnawati berpendapat pemerintah hingga saat ini belum serius dalam 
menangani masalah kerusakan lingkungan, terbukti dengan masih banyaknya kasus-kasus 
perusakan lingkungan yang tidak diproses sesuai hukum yang berlaku.

''Padahal, berbagai produk perundang-undangan yang diterbitkan sudah bagus, tetapi 
tidak berjalan dengan baik,'' katanya kepada Antara di Padang, Minggu.
(Media Indonesia, 2002-07-08)



Dunia Usaha Peduli Lingkungan
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4480
Dalam rangkaian program dan kegiatan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 
Danone-Aqua, produsen air minum, dan Pasar Serba Ada (Paserba) Carrefour menyerahkan 
sumbangan dana kepada Wetlands of Indonesia, lembaga swadaya masyarakat (LSM) 
internasional di bidang pelestarian dan perlindungan lingkungan hidup, di Jakarta, 
pekan lalu.

Jumlah dana yang dihimpun dari berbagai kegiatan itu, mencapai Rp 15.831.000, dan 
diserahkan kepada Wetlands of Indonesia untuk digunakan dalam program pelestarian dan 
perlindungan Taman Nasional Berbak, Provinsi Jambi.
(Suara Pembaruan, 2002-07-08)



Miniatur Hutan Kalimantan di Wina
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4481
Sebuah rumah kaca seluas 1.000 meter persegi yang menampilkan miniatur hutan tropis 
asli Kalimantan berikut berbagai tumbuhan dan binatang langka yang hidup di habitat 
aslinya, diresmikan pembu-kaannya oleh Kepala Pemerintahan Austria, Kanselir Wolfgang 
Schussel.

Siaran pers KBRI Wina yang diterima Antara Brussel, Jumat sore (Sabtu WIB) 
menyebutkan, pada acara pembukaan rumah kaca yang diberi nama ''Wien Botschaft der 
Regenwalder'' (Rumah Duta Hutan Tropis) di Wina, Kamis (4/7) itu, dihadiri pula oleh 
Wakil Kepala
(Suara Pembaruan, 2002-07-08)



_______________________________________________
Envorum mailing list
[EMAIL PROTECTED]
http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/envorum

Kirim email ke