Daftar berita terlampir:
* Pemerintah Tetap Melarang Impor Aki Bekas
* TNKS Mau Diubah Jadi Tempat Latihan Militer
* Ornop Kecewa, Nabiel Setujui Proyek Ladia Galaska
* Penghijauan tidak Atasi Kondisi Laguna
* Lingkungan Rusak karena Manusia
* Soal 'Proper', KLH Dinilai tidak Transparan
* Kerusakan Lingkungan di Indonesia Teramat Parah
* Perusahaan Tambang di Indonesia tidak Melakukan 'Mainclosure'
* Kepedulian terhadap Lingkungan Perlu Terus Dibangun


Kliping tematik lainnya dapat diperoleh di
http://www.terranet.or.id/terramilis.php
http://www.terranet.or.id/berita.php

TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan
http://www.terranet.or.id
================================================================



Pemerintah Tetap Melarang Impor Aki Bekas
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=5212
JAKARTA (Media): Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) akan tetap melarang impor aki 
bekas. Untuk itu agar perusahaan pengolah aki bekas impor tetap beroperasi, disarankan 
menggunakan aki bekas produksi dalam negeri sebagai bahan baku.
(Media Indonesia, 2002-11-09)



TNKS Mau Diubah Jadi Tempat Latihan Militer
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=5204
JAKARTA (Media): Kodim 0417 Kerinci meminta kepada pengelola Taman Nasional Kerinci 
Seblat (TNKS) Jambi untuk memanfaatkan kawasan wisata Gunung 7 di antaranya untuk 
lokasi latihan militer. Namun, permintaan ini ditolak oleh pengelola TNKS.
(Media Indonesia, 2002-11-08)



Ornop Kecewa, Nabiel Setujui Proyek Ladia Galaska
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=5195
JAKARTA (Media): Sejumlah organisasi nonpemerintah (ornop) mengaku kecewa dengan 
langkah Menteri Lingkungan Hidup Nabiel Makarim yang menyetujui proyek jalan Ladia 
Galaska yang menembus ekosistem Hutan Leuser.
(Media Indonesia, 2002-11-07)



Penghijauan tidak Atasi Kondisi Laguna
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=5197
BANDUNG (Media): Kondisi kritis Laguna Segara Anakan di wilayah Cilacap, Jawa Tengah, 
tidak bisa diatasi dengan penghijauan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citanduy karena 
memerlukan waktu lama. Sementara kondisi laguna sudah sangat mengkhawatirkan, bahkan 
dipastikan akan tertutup dan punah jika hanya menunggu proses penghijauan.
(Media Indonesia, 2002-11-07)



Lingkungan Rusak karena Manusia
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=5198
KUDUS-Pencegahan dan penanggulangan pencemaran lingkungan pertanian harus didasari 
analisis sumber dan penyebab utama pencemaran. Dengan demikian, perlu identifikasi dan 
karakterisasi sumber dan penyebab pencemaran. 
(Suara Merdeka, 2002-11-07)



Soal 'Proper', KLH Dinilai tidak Transparan
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=5185
JAKARTA (Media): Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dinilai tidak transparan dalam 
program penilaian peringkat (proper) perusahaan pencemar lingkungan, sehingga 
dikhawatirkan hasilnya tidak objektif.
(Media Indonesia, 2002-11-05)



Kerusakan Lingkungan di Indonesia Teramat Parah
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=5188
Kebumen, Kompas - Kerusakan lingkungan di Indonesia saat ini sudah teramat parah dan 
terus menunjukkan kecenderungan yang terus meningkat. Perusakan dan penggundulan 
hutan, dan tekanan terhadap lingkungan oleh manusia mengakibatkan terjadinya bencana 
alam terutama banjir dan tanah longsor di berbagai daerah. 
(Kompas, 2002-11-05)



Perusahaan Tambang di Indonesia tidak Melakukan 'Mainclosure'
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=5180
JAKARTA (Media): Perusahaan tambang yang beroperasi di Indonesia tidak ada yang 
melakukan penutupan lubang tambang dan rehabilitasi (mainclosure) pascaoperasi 
sehingga membahayakan lingkungan.
(Media Indonesia, 2002-11-04)



Kepedulian terhadap Lingkungan Perlu Terus Dibangun
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=5184
satunet.com - Sekretaris Menteri Negara Lingkungan Hidup (Meneg-LH), Arif Yuwono 
menegaskan, kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup perlu terus dibangun.
(Satu Net, 2002-11-04)



_______________________________________________
Envorum mailing list
[EMAIL PROTECTED]
http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/envorum

Kirim email ke