----- Original Message -----
From: LPMA <[EMAIL PROTECTED]>
To: Shklist <[EMAIL PROTECTED]>; Rimbawan-Interaktif
<[EMAIL PROTECTED]>; LINGKUNGAN
<[EMAIL PROTECTED]>; Kearifantradisional
<[EMAIL PROTECTED]>; Intiphutan
<[EMAIL PROTECTED]>; Apksa <[EMAIL PROTECTED]>; AliansiMeratus
<[EMAIL PROTECTED]>; Adat List <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: Yayat Afianto <[EMAIL PROTECTED]>; Sulaiman Sembiring <[EMAIL PROTECTED]>;
Sudewi <[EMAIL PROTECTED]>; Sandra Moniaga <[EMAIL PROTECTED]>; Sawit Watch
<[EMAIL PROTECTED]>; Rikardo Simarmata <[EMAIL PROTECTED]>; NGO
Movement <[EMAIL PROTECTED]>; Nadi2001 <[EMAIL PROTECTED]>; Mering Ngo
<[EMAIL PROTECTED]>; Mai <[EMAIL PROTECTED]>; M Yayat Afianto
<[EMAIL PROTECTED]>; Kuleh <[EMAIL PROTECTED]>; Konsorsium
Pendukung Sistem Hutan Kerakyatan <[EMAIL PROTECTED]>; Kepala Biro Biro
Humas <[EMAIL PROTECTED]>; Jkpp <[EMAIL PROTECTED]>; JATAM
(Jaringan Advokasi Tambang) <[EMAIL PROTECTED]>; Huma <[EMAIL PROTECTED]>;
Hasanuddin <[EMAIL PROTECTED]>; Hasan <[EMAIL PROTECTED]>; Eliakim Sitorus
<[EMAIL PROTECTED]>; Cliff <[EMAIL PROTECTED]>; Chalid
<[EMAIL PROTECTED]>; Berry Nahdian Forqan
<[EMAIL PROTECTED]>; Amitri &l
Sent: Tuesday, February 25, 2003 9:47 AM
Subject: [AliansiMeratus] Pernyataan Sikap : Masyarakat Adat Dayak Meratus


>
> LPMA Borneo Selatan
> Jl. Cendana I RT. 16 No. 36
> Banjarmasin 70123
> Kalimantan Selatan - Indonesia
> Telp./Fax +62 511 300392
> Email : [EMAIL PROTECTED]
>
>
> Pernyataan Sikap LMMD KS
> Kabijakan yang Arogan Terhadap Masyarakat Adat Dayak Meratus
>
>
> Kami sebagai Lembaga Musyawarah  Masyarakat Dayak Kalimantan Selatan
> mengutuk kebijakan Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan Pemprop Kal-Sel yang
> tidak mau peduli dengan suara masyarakat Suku Dayak Meratus di Kawasan
> Pegunungan Maratus walaupun sudah kehabisan suaranya mereka menolak PT
> Scorpion Tambang Emas yang akan barcokol di kawasan  Meratus tepatnya di
> Desa Limbur dan Muara Urie, Haulan dan sakitarnya  akankah masyarakat
mampu
> bertahan mempartahankan tanah adat nya dengan raksasa besar yang sedang
> baliur madu dan di tunggang  jin kelaparan  harta tidak lain adalah itu
> orang Dayak sendiri yang gila  wanita, nama dan pangkat jabatan dsb
sehingga
> ia  lupa terhadap masa depannya sukunya  Adatnya, Agamanya , keluarganya
> yang sudah lama terjajah kurang lebih 2000 tahun silam di bawah kabijakan
> penindasan dan terpuruk.
> Masyarakat adat suku Dayak yang minoritas sehingga Dayak hidup di antara
> mati di tindas Bangsa nya sandiri di dalam kurun waktu yang cukup lama
> membuat Dayak menjadi bulan bulanan dan berbagai bentuk pembodohan
lainnya.
> Sampai sekarang ini barbagai starategi yang di mainkan untuk menghancurkan
> suku Dayak di bumi Meratus Kal sel sehingga Masyarakat Dayak merupakan
lahan
> yang empuk untuk di kacaukan agar mudah menguasai hutan pegunungan meratus
> yang kaya dengan isi sumbur daya alam, hutan, batu bara, emas, tanah,
bijih
> basi, minyak bumi, batu gamping , dan sarang burung walet semuanya barada
di
> kawasan suku Dayak maratus karena itu LMMD KS menyatakan pegunungan
maratus
> tidak dapat di tawar tawar lagi untuk diekploetasi oleh HPH kodeco maupun
PT
> Bina Banua, PT Antang Gunung Meratus, PT Arutmin, PT Thees Kontraktor
> Indonesia, PT KEL, PT Andika Swadaya, PT  Panamas, PT Sumpol, Koperasi
> apapun jua ,termasuk PT Scorpion dan PT. Alamunda, mereka tidak boleh
masuk
> ke wilayah pegunungan maratus mangingat hutan itu hutan Lindung dan hutan
> karamat suku Dayak  apabila di paksakan tidak lain yang akan terjadi
adalah
> parang saudara yang tak dapat di elakan lagi dan dasyat dari pada di
> Kalteng, karena itu jangan  pihak Pemkab suka bermain politik adudomba,
> strategi mengacak acak masyarakat adat, mempolitisir Hukum, menyiasati UU
> politik sehingga masyarakat Adat di buat kebingungan dan  menjadi  krisis
> kaparcayaan terhadap publik padahal  saat ini  negara kita sedang dalam
> transisi yang mudah terprovokasi  yang saya takutkan akan terjadi konflik
> baru lagi di kawasan  Kalimantan Selatan  khususnya di Kotabaru .
> Kami selaku pemuda Dayak yang mengharapkan keadilan publik yang sejati dan
> kebijakan  Ekonomi publik selalu ada keberpihakan kepada masyarakat Adat
> suku Dayak,  kaum petani, nelayan miskin kota dan kaum buruh .bukan
> sebaliknya dia barpihak pada kapitalisme sehingga menginjak nginjak hak
> masyarakat adat  di tiap wilayah tanah adat yang di serobut oleh
Perusahaan
> yang ada di kawasan pegunungan maratus selalu ada bremob dan pasukan
Gegana
> seolah olah mau perang besar di tiap perusahaan yang ada Aparat aparat
> nampaknya sangat arogansi menakut nakuti masyarakat pemilik lahan / tanah
> Adatnya agar di serahkan ke perusahaan tersebut tanpa ganti ruginya yang
> jelas terhadap tanah adat mareka dengan alasan hukum dan hak nagara serta
> HGU perusahaan dan juga UUD 45 pasal 33 yang selalu dijadikan pegangan
untuk
> menguasai masyarakat, sekali lagi saya mengharapkan  agar samua pengambil
> kabijakan dapat mengkaji ulang dan melibatkan masyarakat asli jangan orang
> Dayak yang sudah di imunisasi pengusaha alias  di sogok pangkat , jabatan
> wanita dsb sehingga mereka berpihak pada penguasa dan pengusaha yang
> akhirnya merugikan masyarakatnya sendiri.
>            Demikian pernyataan sikap ini kami buat untuk dapat
diperhatikan
> dan menjadi bahan pertimbangan setiap kebijakan yang berkenan dengan
> masyarakat adat Dayak Meratus khususnya dan masayarakat Kalimanatan
Selatan
> pada umumnya.
>
>
>
>
> Hantakan, 22 Februari 2003
> LMMD-KS
>
>
> ZONSON MASRI
> Ketua Presidium
>
> Tembusan :
> 1. Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI
> 2. DPR RI
> 3. Gubernur Kalimantan Selatan.
> 4. DPRD Tk I Kalimantan Selatan.
> 5. Bupati Kota Baru
> 6. DPRD Tk II Kota Baru
> 7. Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan.
> 8. Kapolda Kalimantan Selatan
> 9. Sekretariat AMAN Nasional
> 10. Komnas HAM Jakarta
> 11. Aliansi Meratus
> 12. Arsip
>
>
>
> ****Aliansi Meratus****
>
> To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
> Pengelola : Indok YCHI ; E-mail : [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
> Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
>
>



----------------------------------------------------------------------------
 Ikuti polling TELKOM Memo 166 di www.plasa.com dan menangkan hadiah masing-masing Rp 
250.000 tunai
 ----------------------------------------------------------------------------
_______________________________________________
Envorum mailing list
[EMAIL PROTECTED]
http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/envorum

Kirim email ke