Saya sangat tertarik dengan subject ini. Sayang sekali saya tidak sempat nonton.
Teten ----- Original Message ----- From: "Satrio Arismunandar" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Tuesday, March 09, 2004 12:15 PM Subject: [Envorum] [communitygallery] Soekarno Ditodong agar Tandatangani Supersemar? Lihat TransTV, 10-11 Maret 2004 > Press Release - Untuk Segera Diberitakan > > Program Hitam-Putih Supersemar - Trans TV: > Dua Jenderal "Menodong"Presiden Soekarno > agar Tandatangani "Supersemar"? > > JAKARTA (TransTV): > Program Hitam-Putih TransTV, pada 10 dan 11 Maret > 2004 tengah malam, akan menayangkan laporan khusus > tentang peristiwa nasional bersejarah, yang hingga > saat ini masih menjadi kontroversi. Yaitu, soal > keluarnya Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar), > yang telah memberi jalan bagi Letjen Soeharto untuk > secara bertahap mengikis dan menyisihkan kekuasaan > Presiden Soekarno, dan akhirnya menaikkan Soeharto ke > kursi Presiden. Ini menjadi awal era Orde Baru, > sebelum akhirnya digusur oleh gerakan reformasi Mei > 1998. > Kontroversi Supersemar antara lain tentang apakah Bung > Karno dipaksa untuk menandatangani dokumen, yang > praktis berarti alih kekuasaan tersebut. Soeharto > dengan piawai telah membubarkan PKI dan memecat, > menangkap dan memenjarakan tokoh-tokoh pendukung Bung > Karno, dengan Supersemar itu. > Dalam laporan khusus ini, TransTV mewawancarai Letda > Soekardjo Wilardjito, anggota Security DKP (Dinas > Kawal Pribadi) Presiden Soekarno, yang pada pukul > 01.00 dinihari, 11 Maret 1966, melihat pertemuan empat > jenderal dengan Presiden di Istana Bogor. Empat > jenderal itu adalah: Basuki Rachmat, Maraden > Panggabean, M. Yusuf dan Amirmachmud. Mereka meminta > Bung Karno menandatangani dokumen dalam map merah. > Soekarno sempat menyatakan keheranan, karena surat itu > berkop surat militer, bukan kop surat kepresidenan. > Tetapi, Basuki Rachmat mengatakan, "Untuk mengubah, > sudah tak ada waktu." > Lalu, "Panggabean cabut pistol. Belum sempat > ditodongkan, Pak Basuki Rachmat juga ikut cabut > pistol. Saya langsung cabut pistol juga. Saya > todongkan pada Jenderal. Tapi rupanya Presiden tidak > menghendaki pertumpahan darah dan melarang dengan > tangan kirinya," kata Wilardjito. > Panggabean adalah mantan Ketua DPA Jenderal (Purn) > Maraden Panggabean, yang saat itu menjabat Ketua Tim > Umum bentukan Soeharto. Nama Panggabean selama ini > memang tak tercantum dalam sejarah Supersemar. Selama > ini, sejarah "resmi" Supersemar hanya menyebutkan tiga > Jenderal -Basuki Rachmat, M. Yusuf, dan Amirmachmud-- > yang menghadap Presiden Soekarno pada 11 Maret 1966. > > Penodongan Soekarno Versi Wilardjito > > Semuanya berawal, saat Wilardjito mendapat giliran > dinas malam di Istana Bogor pada 10 Maret 1966. Hari > itu, Bung Karno tidur sekitar jam 24:00. Satu jam > kemudian, datanglah empat jenderal tersebut. > Wilardjito mengaku, dialah yang mengetuk pintu kamar > Presiden Soekarno untuk memberitahu kedatangan mereka. > Presiden kemudian menerima empat enderal tersebut di > ruang kerjanya. > "Presiden masih memakai piyama. Saya 3 meter di > belakang Presiden. Cuma yang saya lihat itu kok > kertasnya bukan kertas kepresidenan gitu lho. Itu kok > saya liat kopnya di kiri atas. Kok seperti kop MABAD > (Markas Besar TNI-AD) gitu," kata Wilardjito. > Namun kesaksian Soekardjo Wilardjito dibantah Pusjarah > TNI. Menurut Wakil Kepala Pusat Sejarah TNI Kolonel R. > Ridhani, Panggabean tak pernah datang ke Istana Bogor. > "Apalagi soal penodongan. Itu yang antara lain > dibantah Pak Jusuf. Nodong pake apa, katanya. Pistol > saja tidak bawa. Jangankan pistol, senjata kecil > apapun juga kita tidak bawa (menirukan Jenderal > (Purn.) M. Jusuf, red.). Semua jenderal-jenderal itu > adalah kesayangan Bung Karno. Tak mungkin berlaku > kurang ajar terhadap Bung Karno," kata Ridhani. > Tapi sejarahwan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia > (LIPI) Asvi Warman Adam punya pedapat lain soal cerita > Wilardjito. "Mungkin saja, kalau tanggalnya itu bukan > tanggal 11 Maret. Tanggal 10 Maret, mungkin saja ada > beberapa orang yang datang ke Istana Bogor. Karena > kalau tanggal 11, ada beberapa saksi lain yang > mengatakan hanya tiga orang jenderal. Tapi kalau > sebelumnya sudah ada upaya yang sama, itu menurut saya > sangat masuk akal," kata Asvi. > > Saksikan di TransTV, 10 dan 11 Maret 2004 > > Kesaksian Soekardjo Wilardjito dan saksi lain, > bantahan Kolonel R. Ridhani, pendapat Asvi Warman > Adam, serta penelusuran naskah asli Supersemar, dapat > Anda saksiksan lengkap dalam program Hitam Putih - > "Supersemar: Sukarela atau Kudeta?" yang ditayangkan > TransTV pada Selasa, 10 Maret pukul 23.30-24.00 WIB, > dan Rabu, 11 Maret 2004 jam 24:00 WIB (sesudah acara > dialog Kupas Tuntas). > Hitam Putih adalah program dokumenter Trans TV, yang > mengulas berbagai peristiwa bersejarah, yang dianggap > punya dampak penting dalam sejarah nasional. > Sebelumnya, Hitam Putih pernah mengangkat tema > Peristiwa G30S 1965, yang memakan banyak korban. Kali > ini, tema Supersemar dipilih karena banyak hal > kontroversial tentang Supersemar tersebut, dan dampak > keluarnya Supersemar, yang membalikkan kondisi politik > Indonesia, dan menjadi awal rezim Orde Baru. > Hitam Putih - "Supersemar: Sukarela atau Kudeta?" akan > dipandu langsung oleh Riza Primadi, yang sehari-hari > menjabat Direktur Pemberitaan TransTV. Executive > Producer: Iwan Sudirwan, Sulaeman Sakib. Producer: > Satrio Arismunandar. Producer Assistant/Cameraman: > Budi Afriyan. Reporter: Riza Primadi. Researcher: Ami > Melanrosa. *** (ponco/rio) > > > > __________________________________ > Do you Yahoo!? > Yahoo! Search - Find what you're looking for faster > http://search.yahoo.com > > > > > Yahoo! Groups Links > > <*> To visit your group on the web, go to: > http://groups.yahoo.com/group/communitygallery/ > > <*> To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: > http://docs.yahoo.com/info/terms/ > > > _______________________________________________ > Envorum mailing list > [EMAIL PROTECTED] > http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/envorum > > _______________________________________________ Envorum mailing list [EMAIL PROTECTED] http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/envorum
