Wah, bagus
sekali.
Di mana bisa mendapatkan bibit-bibitnya
?
Terutama buah Kepel dan
Bligo.
Misri Gozan
-----Original Message-----Salam hijau,
From: Avian W (IhdInAsSyIrOotOl mUstaqIim2) <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 17 Januari 1999 4:22
Subject: [envorum] Sekilas tentang buah lokal
Beberapa tahun belakangan pasar kita di banjiri dengan buah2an impor, mulai apel impor, kiwi, dsb. hal ini sebenarnya sungguh aneh bila mengingat negara kita banyak mempunyai buah-buahan lokal yang tidak kalah menariknya dengan buah impor...mengapa ini terjadi ???
Atau mungkin kita kurang mengenal buah2an dari negeri sendiri???
Ini ada sedikit info tentang beberapa jenis buah lokal :
, INA: Jambu air JAWA: Klampok, di Jateng dikenal sebagai jambu. sedang di jatim biasa disebut klampok. berbeda dengan jambu biji, jambu air berbentuk lonceng, hidup terutama di dataran panas.
- Eugenia javanica
Cynometra cauliflora Lim , JAWA: Nam-naman, termasuk tanaman langka, buahnya lonjong dan berbonggol-bonggol, daging buah melindungi biji yang besar, rasanya manis masam, bunga dan buah kelur dari mata kayu, kayunya sering untuk membuat gasing.
Stelechocarpus burahol, JAWA: Kepel, dinamakan kepel karena besarnya sekepalan tangan manusia. Buah yang tumbuh dari dahannya rasanya manis dan dapat langsung dimakan bila telah masak, buah kepel dapat membuat bau keringat menjadi wangi, bau nafas menjadi harum, bahkan bisa mengharumkan air seni.
Benincasa hispida, JAWA: Bligo, INA:Labu, dibandingkan dengan markisa, bligo mempunyai ukuran lebih besar dan lebih berat. Permukaan kulit buahnya ditutupi lapisan lilin putih. Bligo sering di tanam di pekarangan atau dibiarkan tumbuh menjalar di pagar. buah yang berair dapat dibuat manisan dan di sayur, sedangkan batangnya dapat dipakai sebagai obat luka.
Artocarpus comunis, JAWA:Sukun, bentuk bulat mirip nangka, buah sukun pernah dikenal sebagai buah roti dan di istimewakan oleh penjelajah eropa, karena rasanya yang seperti roti, sebaliknya di pulau Jawa kebanyakan di tanam di kampung-kampung. Selain buahnya yang dapat di masak sebagai makanan atau sayuran, kulit batangnya dapat dapat dijadikan minuman oleh wanita setelah nifas. Abu daunnya yang dicampur kunyit dan minyak kelapa dapat digunakan untuk penyakit kulitdll........ Ini hanya sedikiiiiiiiiiiiiit sekali dari buah lokal kita yang ternyata banyak sekali manfaatnya.....
Sumber : - Kelompok Studi Biologi Biologi/FMIPA Unibraw
- Yayasan Semesta Biru, Malang
Salam Lestari,
Avian Wicaksono
___________________________________________________________________ Mulai langganan envorum: "subscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED] Stop langganan envorum: "unsubscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED] Arsip envorum di http://www.egroups.com/list/envorum BARU!! Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected]
