Salam,

Seminggu setelah lebaran di Jatim khususnya ada tradisi "kupatan". Menurut
orang2 tua (juga orang tua saya :-)) kupatan adalah sebuah ungkapan rasa
syukur kita kepada Allah SWT setelah kita melaksanakan puasa syawal selama
1minggu di awal bulan syawal.

Ketupat/Kupat dimana-mana selalu dibuat dari daun kelapa (janur). Ketika
kupatan tiba maka akan banyak sekali orang-orang berjualan janur, bahkan
sampai didatangkan oleh pedagang besar dengan truk-truk. Bisa dibayangkan
berapa banyak pohon kelapa yang harus kehilangan janurnya, padahal janur ini
akan mempengaruhi produktivitas dan kelangsungan hidup pohon kelapa. Namun
ternyata kita tidak pernah mendengar adanya kepunahan pohon kelapa, karena
pengambilan janur dilakukan pada pohon-pohon tertentu yang telah dipilih
sebelumnya...

Dari sini saya dapat menarik pelajaran, ternyata kearifan dalam memanfaatkan
sumberdaya alam benar-benar akan mampu menjaga kelestarian dari sumber daya
alam itu sendiri...ironisnya yang melakukan seperti malah orang-orang yang
sering kita anggap sebagai masyarakat tradisional yang terbelakang sedangkan
orang-orang yang mengaku telah memasuki kemodernan dunia malah cenderung
untuk mencari jalan pintas termudah untuk memperoleh hasil sebesar-besarnya
demi keuntungan manusia semata.

Ini hanya salah satu contoh dari lingkungan untuk kembali mengingatkan kita
untuk selalu arif dalam memanfaatkan sumberdaya alam...bukankah yang
tradisional tidak selalu terbelakang

Salam lestari,
Avian Wicaksono

"Selamat berlebaran ketupat"


___________________________________________________________________
Mulai langganan envorum: "subscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan envorum: "unsubscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip envorum di http://www.egroups.com/list/envorum

BARU!! Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected]

Kirim email ke