>Date: Thu, 14 Jan 1999 18:27:22 +0700
>From: "I.N.N. Suryadiputra" <[EMAIL PROTECTED]>
>
>Pak Sumarto yth,
>
>saya tertarik tentang phytoremediation ini.  Sedikit pertanyaan dan
>komentar dari saya:
>
>Pada perinsipnya pengolahan air limbah adalah hanya memindahkan bahan
>kontaminan dari satu bentuk (dan juga lokasinya) ke bentuk lain (dan juga
>ke lokasi lain).  Apakah itu merupakan metoda kimia, fisik maupun biologi
>(atau kombinasi dari semua ini)_
>
>Di Indonesia telah ada beberapa industri (terutama industri
>tekstil)mengolah air limbahnya dengan memakai kangkung (tentunya sebagai
>secondary treatment).   Walhasil.. cukup baik (bahan kontaminant
>ter'transfer' (mungkin ter konversi) ke dalam tubuh kangkung... menjadi
>biomasa kangkung).  Masalahnya... beberapa senyawa/unsur kimia berbahaya
>mungkin terakumulasi dalam tubuh kangkung.
>
>Juga teman saya, melakukan penelitian skala lab dengan menggunakan
>fitoplankton (Scenedesmus sp) untuk mengabsorpsi cadmium (Cd) dari air
>limbah (juga beberapa logam berat lainnya).  Air limbah mutunya jadi
>bagus... tapi bahan beracunnya pindah kedalam tubuh algae tsb... dalam
>beberapa hal si algaenya mengalami kerusakan sel .. lalu mati dan menumpuk
>di dasar kolam percobaan.
>
>kalau sudah demikian si algae dibuang kemana ya pak ??
>
>Contoh lain: sistem balong di Jabar dipakai sebagai toilet raksasa oleh
>penduduk.  Sebenarnya disini juga terjadi pengolahan limbah bh organik
>secara 'fitoremediasi' alami (yaitu oleh fitoplankton dan bakteri yang
>bekerja saling membutuhkan). Si fitoplankton mensuplai oksigen untuk
>degradasi bahan organik secara aerobik oleh si bakteri. Sedangkan hasil
>degradasi bahan organik oleh bakteri menyumbangkan mineral nutrient yang
>dibutuhkan fitoplankton untuk tumbuh.
>
>sekian dulu ya pak obrolan kita kali ini... ntar saya sambung lagi.
>
>Nyoman suryadiputra
>
>
>At 09:21 AM 1/14/99, you wrote:
>>>Return-Path: <[EMAIL PROTECTED]>
>>>Delivered-To: [EMAIL PROTECTED]
>>>Date: Wed, 13 Jan 1999 14:51:43 -0800
>>>From: Jojok Sumartojo <[EMAIL PROTECTED]>
>>>To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
>>>Subject: [envorum] Re: "Wetland Technology dan Ecoengineering"
>>>Sender: [EMAIL PROTECTED]
>>>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>>>
>>>Rekan-rekan peminat lahan basah,
>>>
>>>Menyambung komentar rekan-rekan Misri Gozan, Avian Wicaksono dll. tentang
>>lahan
>>>basah sebagai lahan penyaring limbah, memang teknologi ini adalah salah
satu
>>>teknologi yang sudah dikembangkan, a.l., di A.S.  Teknologi ini merupakan
>>bagian
>>>dari "Phytoremediation" suatu cara pemulihan/penyembuhan ("remediation")
>>dengan
>>>menggunakan tumbuh-tumbuhan sebagai penyerap limbah (terutama logam dan
>>senyawa
>>>organik). Macam-macam cara, ada yang memakai pohon (di A.S. salah satu
>>pohonnya
>>>adalah jenis "Poplar", saya tidak tahu di Indonesia macam pohon apa; ada
>juga
>>>yang menggunakan jenis "Linacea", ganggang, alang-alang dsb., terutama
>>untuk air
>>>terbuka ("open-water environment").
>>> [dipotong...]



___________________________________________________________________
Mulai langganan envorum: "subscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan envorum: "unsubscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected]

Kirim email ke